Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tips Menjaga Kesehatan Sistem Pernapasan Paling Efektif Untukmu!

Kompas.com, 14 Juli 2023, 10:30 WIB
tips menjaga kesehatan sistem pernapasan Sumber: pixabay/Mohamed_hassan tips menjaga kesehatan sistem pernapasan
Rujukan artikel ini:
Penatalaksanaan Terapi Penyakit Sistem Pernafasan
Pengarang: Zullies Ikawati
|
Editor Rahmad

Menghirup udara yang segar di pagi hari merupakan nikmat yang tidak ternilai, bukan?

Akanya, cara memelihara organ sistem pernapasan sangat penting untuk kita pahami. Apalagi paru-paru memiliki peranan yang sama pentingnya dengan jantung, persendian, dan juga organ tubuh lainnya yang menua seiring dengan perjalanan waktu.

Paru-paru juga bisa menjadi kurang fleksibel dan tidak sekuat sebelumnya, sehingga kita bisa kesulitan bernapas jika tidak merawat pernapasan dengan baik.

Makanya, dengan kita membiasakan hidup sehat, misalnya dengan memelihara organ pernapasan, maka kamu bisa lebih menjaga kesehatan paru-paru kamu dan mampu menjaganya secara optimal, bahkan sampai usia lanjut.

Berikut cara memelihara organ sistem pernapasan manusia yang bisa kamu praktekkan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari.

Tips MenjagaKesehatan Sistem Pernapasan Manusia

1. Berolahraga secara rutin

Berolahraga secara teratur bisa menjadi cara memelihara organ sistem pernapasan.

Sama halnya dengan fungsi olahraga yang bisa membuat tubuh kamu menjadi bugar, olahraga juga bisa membuat kamu menjadi tetap sehat.

Ketika kamu berolahraga, maka jantung kamu akan berdetak lebih cepat dan paru-paru juga bekerja dengan lebih keras. Maka, tubuh kamu akan membutuhkan lebih banyak lagi oksigen untuk mengisi otot.

Dengan begitu, paru-paru kamu akan meningkatkan aktivitasnya untuk mengirimkan oksigen, sambal mengeluarkan karbondioksida tambahan. Jenis olahraga yang disarankan adalah aerobic.

2. Berhenti merokok

Pasti banyak yang sudah tahu kalau merokok bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru. Tetapi, itu bukan satu-satunya penyakit yang bisa ditimbulkan dari rokok.

Tidak peduli berapa usia kamu atau berapa lama kamu menjadi seorang perokok, tetapi berhenti merokok bisa menjadi salah satu cara untuk memelihara organ sistem pernapasan dengan tepat. Termasuk menjaga orang lain di sekitar kamu yang ikut terganggu.

3. Mengonsumsi makanan bergizi

Memperbanyak makan makanan bernutrisi yang bisa menjaga organ sistem pernapasan bisa menjadi salah satu cara efektif.

Kamu bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin, vitamin C, vitamin E, Zinc, Kalium, Selenium, dan juga Magnesium.

4. Hindari paparan polutan

Paparan polutan yang ada di udara bisa merusak paru-paru dan mampu mempercepat penuaan. Ketika masih usia muda dan kuat, paru-paru secara alami bisa dengan mudah menahan racun tersebut.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Akan tetapi, saat usia bertambah, maka organ pernapasan bisa kehilangan sebagian dari resistensi itu menjadi lebih rentan dengan penyakit.

Nah, cara yang bisa kamu lakukan untuk menghindari polutan adalah dengan cara menghindari olahraga dekat lalu lintas, karena kamu bisa menghirup asap knalpot.

Lalu, jadikan rumah kamu sebagai zona bebas rokok. Bersihkan juga furniture kamu setidaknya seminggu sekali.

5. Rutin membersihkan karpet

Cara memelihara sistem pernapasan yang selanjutnya adalah bisa kita mulai dengan kondisi di sekitar. Sebaiknya, kamu menyedot karpet setidaknya tiga kali dalam seminggu dan membersihkannya dengan uap setiap tahunnya.

Karena, karpet biasanya menjebak jamur, kotoran kecoa, debu, kotoran,dan juga tungau yang bisa masuk ke dalam paru-paru.

Bahkan, bahan kimia yang digunakan untuk memasang dan membuat karpet juga bisa menyebabkan masalah pada paru-paru kita.

Kalau lingkungan kamu terlalu banyak debu, maka kamu bisa mempertimbangkan lantai permukaan keras seperti ubin yang bisa lebih mudah untuk dibersihkan.

6. Melakukan pernapasan dalam

Kalau kamu seperti kebanyakan orang, mengambil napas pendek di area dada. Itu hanya menggunakan Sebagian kecil dari paru-paru kita saja. Pernapasan dalam bisa membantu kita dalam membersihkan paru-paru dan uga menciptakan pertukaran oksigen secara penuh.

Cara memelihara sistem pernapasan dengan Teknik nafas dalam adalah dengan duduk tenang di suatu tempat, lalu Tarik nafas perlahan dengan hidung. Lalu, buang napas setidaknya dua kali lebih lama melalui mulut.

Lakukan cara di atas supaya kamu bisa merawat kesehatan sistem pernapasan kamu.

Untuk memahami penyakit yang mungkin saja bisa menyerang sistem pernapasan dan bagaimana cara menanganinya dengan terapi, bisa kamu baca melalui buku Penatalaksanaan Terapi Penyakit Sistem Pernafasan karya Zullies Ikawati.

Buku ini ditujukan sebagai referensi bagi para apoteker praktisi ataupun kalangan akademisi sebagai sumber literatur, baik untuk penelitian maupun kegiatan belajar mengajar.

Ruang lingkup kajian yang ada di dalam buku ini meliputi beberapa penyakit seperti rhinitis alergi, bronchitis, batuk, asma, PPOK, dan juga cystic fibrosis.

Kamu bisa langsung pesan dan beli buku ini melalui gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Aturan Perjalanan Mudik Menggunakan Kendaraan Pribadi yang Perlu Kamu Ketahui

Aturan Perjalanan Mudik Menggunakan Kendaraan Pribadi yang Perlu Kamu Ketahui

buku
Mengenal Kekuatan Militer Indonesia dan Peran TNI dalam Menjaga Kedaulatan Negara

Mengenal Kekuatan Militer Indonesia dan Peran TNI dalam Menjaga Kedaulatan Negara

buku
Cara Membuat Gulai Tikungan Otentik ala Blok M, Gurih dan Bikin Nagih

Cara Membuat Gulai Tikungan Otentik ala Blok M, Gurih dan Bikin Nagih

buku
Cara Membuat Abstrak yang Baik untuk Publikasi Jurnal Ilmiah

Cara Membuat Abstrak yang Baik untuk Publikasi Jurnal Ilmiah

buku
Perbedaan Pilates dan Yoga: Mana yang Lebih Cocok untuk Tubuh dan Gaya Hidupmu?

Perbedaan Pilates dan Yoga: Mana yang Lebih Cocok untuk Tubuh dan Gaya Hidupmu?

buku
13 Rekomendasi Tempat Makan di Central Park 2026

13 Rekomendasi Tempat Makan di Central Park 2026

buku
Menelusuri Jejak Sejarah Perang Banten 1888

Menelusuri Jejak Sejarah Perang Banten 1888

buku
10 Inspirasi Pose Photobooth Grup yang Seru & Estetik

10 Inspirasi Pose Photobooth Grup yang Seru & Estetik

buku
Baju Olahraga yang Nyaman untuk Pilates agar Latihan  Terasa Maksimal

Baju Olahraga yang Nyaman untuk Pilates agar Latihan  Terasa Maksimal

buku
Perbedaan Gultik dengan Gulai Biasa: Ini Ciri Khas yang Banyak Orang Belum Tahu

Perbedaan Gultik dengan Gulai Biasa: Ini Ciri Khas yang Banyak Orang Belum Tahu

buku
Seri Komik AKASHA: Sang Pembedah Kebenaran dan Pemberi Hukuman di Tengah Keadilan yang Retak

Seri Komik AKASHA: Sang Pembedah Kebenaran dan Pemberi Hukuman di Tengah Keadilan yang Retak

buku
ABC Dinosaurs: Petualangan Prasejarah Mengenal Huruf A-Z

ABC Dinosaurs: Petualangan Prasejarah Mengenal Huruf A-Z

buku
Rekomendasi Makanan di Pujasera Blok M Square

Rekomendasi Makanan di Pujasera Blok M Square

buku
Melihat Dunia Kamen Rider Lebih Dalam: Dari Kota Misterius hingga Organisasi Rahasia

Melihat Dunia Kamen Rider Lebih Dalam: Dari Kota Misterius hingga Organisasi Rahasia

buku
7 Kesalahan Pemula Saat Pilates yang Sering Dianggap Sepele

7 Kesalahan Pemula Saat Pilates yang Sering Dianggap Sepele

buku
Bahan-Bahan Utama Gultik ala Blok M, Lengkap dan Praktis

Bahan-Bahan Utama Gultik ala Blok M, Lengkap dan Praktis

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau