Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bahan-Bahan Utama Gultik ala Blok M, Lengkap dan Praktis

Kompas.com, 11 April 2026, 10:00 WIB
Bahan-Bahan Utama Gulai Tikungan Sumber Gambar: Freepik.com Bahan-Bahan Utama Gulai Tikungan
Rujukan artikel ini:
Inspirational Ideas for Home Cooking…
Pengarang: Junita
Penulis Nadia
|
Editor Novia Putri Anindhita

Siapa di sini penggemar kuliner malam di Jakarta? Pasti sudah tidak asing lagi dengan Gulai Tikungan (Gultik) ala Blok M.

Meski terlihat sederhana, rasa gultik yang otentik ternyata datang dari kombinasi bahan-bahan utama yang tepat, mulai dari pilihan daging, santan, hingga rempah yang bikin aromanya langsung menggoda.

Nah, sekarang kamu tidak perlu bingung karena semua bahan gultik sebenarnya mudah ditemukan dan cukup praktis untuk disiapkan di rumah.

Yuk, kenali bahan-bahan utama gulai tikungan ala Blok M agar hasil masakanmu makin autentik dan bikin nagih!

Bahan Utama yang Wajib Ada dalam Gultik

Kalau ingin membuat Gulai Tikungan (Gultik) ala Blok M yang rasanya otentik, kamu wajib memperhatikan bahan utamanya terlebih dahulu.

Sebab, kunci kenikmatan gultik bukan cuma dari bumbunya saja, tapi juga dari kombinasi bahan dasar yang membuat kuahnya gurih, dan dagingnya empuk saat disantap.

Dengan bahan yang tepat, rasa gultik buatan rumah bisa tetap enak seperti versi kaki lima legendaris.

Berikut bahan utama yang wajib kamu siapkan:

1. Daging Sapi

Daging sapi adalah bintang utama dalam gultik.

Biasanya, gultik khas Blok M memakai potongan kecil-kecil agar mudah dimakan dan cepat meresap bumbu.

Bagian daging yang paling cocok adalah sandung lamur atau sengkel karena menghasilkan rasa yang lebih gurih dan tekstur yang empuk.

2. Santan

Tanpa santan, gultik tidak akan punya cita rasa khas gulai yang gurih dan “medok”.

Kamu bisa memakai santan segar agar rasa lebih kuat, atau santan instan jika ingin lebih praktis.

3. Air Kaldu Rebusan Daging

Agar kuah gulai semakin sedap, gunakan air rebusan daging sebagai kaldu alami.

Kaldu ini akan membuat rasa gultik lebih kaya tanpa harus terlalu banyak tambahan penyedap.

4. Minyak untuk Menumis Bumbu

Minyak dibutuhkan untuk menumis bumbu halus sampai matang dan harum.

Proses tumis ini penting karena menentukan aroma gulai agar tidak langu dan lebih autentik.

5. Daun Aromatik dan Rempah Dasar

Meski bumbu halus berperan besar, gultik tetap butuh rempah pelengkap agar aromanya kuat dan khas gulai.

Biasanya terdiri dari daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas.

6. Garam dan Gula

Rasa gultik yang enak bukan cuma gurih, tapi juga punya sentuhan manis tipis di belakang.

Garam dan gula berfungsi menyeimbangkan rasa kuah agar lebih nikmat.

7. Bawang Goreng (Pelengkap Wajib)

Gultik ala Blok M hampir selalu disajikan dengan taburan bawang goreng melimpah.

Selain menambah aroma, bawang goreng juga bikin rasa gultik makin “naik level” saat disantap.

Daftar Bumbu dan Rempah Khas Gulai Tikungan

Ibarat bahan utama adalah fondasi, maka bumbu dan rempah adalah “nyawa” dari Gulai Tikungan (Gultik).

Inilah yang membuat kuahnya terasa gurih, aromanya harum semerbak, dan rasanya kaya lapisan: pedas, hangat, sedikit manis, tapi tetap medok khas gulai.

Gultik ala Blok M terkenal karena bumbunya kuat, jadi jangan ragu memakai rempah lengkap agar hasilnya makin otentik.

Berikut daftar bumbu dan rempah khas gulai tikungan yang wajib kamu siapkan:

1. Bumbu Halus (Wajib)

Bumbu halus ini menjadi dasar rasa utama gultik.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Biasanya dihaluskan dengan blender atau ulekan.

  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Kemiri (disangrai agar lebih gurih)
  • Kunyit (memberi warna kuning khas gulai)
  • Jahe (memberi rasa hangat)
  • Ketumbar (disangrai untuk aroma lebih keluar)
  • Cabai merah keriting (untuk warna dan rasa pedas)
  • Cabai rawit (opsional, kalau ingin lebih nendang)

2. Rempah Aromatik (Ciri Khas Gultik)

Rempah ini biasanya dimasukkan saat menumis bumbu agar kuahnya lebih wangi dan kaya rasa.

  • Serai (digeprek)
  • Daun salam
  • Daun jeruk
  • Lengkuas (digeprek)

3. Rempah Tambahan agar Lebih Medok (Opsional tapi Disarankan)

Kalau ingin rasa gultik lebih “berkarakter” seperti versi pedagang kaki lima, rempah-rempah ini bisa jadi tambahan.

  • Kayu manis
  • Kapulaga
  • Cengkeh
  • Jintan (sedikit saja agar tidak terlalu tajam)
  • Pala bubuk (sejumput untuk aroma khas)

4. Bumbu Penyedap Rasa

Bagian ini penting untuk membuat kuah gulai terasa lebih seimbang.

  • Garam
  • Gula pasir atau gula merah (sedikit untuk rasa lebih legit)
  • Kaldu bubuk (opsional)
  • Merica bubuk (untuk rasa hangat tambahan)

Tips Memilih Bahan agar Rasa Gultik Lebih Otentik

Meski resep gulai tikungan terlihat sederhana, rasa gultik yang benar-benar otentik sebenarnya sangat ditentukan dari kualitas bahan yang kamu pilih.

Pedagang gultik ala Blok M biasanya punya trik khusus dalam memilih daging, santan, hingga rempah supaya kuahnya gurih maksimal dan aromanya kuat.

Jadi, kalau kamu ingin hasil masakan lebih mirip versi aslinya, jangan asal pilih bahan, ya!

Berikut beberapa tips penting yang bisa kamu terapkan:

1. Pilih Bagian Daging yang Sedikit Berlemak

Gultik yang enak biasanya memakai daging sapi yang tidak terlalu kering.

Bagian seperti sandung lamur cocok banget karena ada lemak yang membuat kuah terasa lebih gurih dan “nempel” di lidah.

Kalau ingin lebih empuk, kamu juga bisa campur dengan sengkel.

2. Utamakan Santan Segar untuk Rasa Lebih Medok

Kalau ingin rasa gultik lebih kaya dan otentik, santan segar adalah pilihan terbaik karena aromanya lebih harum dan gurihnya lebih natural.

3. Gunakan Rempah yang Masih Segar

Rempah seperti serai, daun jeruk, lengkuas, jahe, dan kunyit sebaiknya dipilih yang masih segar.

Rempah segar akan menghasilkan aroma yang lebih kuat dan rasa gulai yang lebih “hidup” dibandingkan rempah yang sudah layu atau terlalu lama disimpan.

4. Sangrai Kemiri dan Ketumbar Sebelum Dihaluskan

Ini salah satu trik penting supaya rasa gultik makin mantap.

Kemiri dan ketumbar yang disangrai akan menghasilkan aroma lebih wangi, rasa lebih gurih, dan membuat kuah gulai terasa lebih kaya.

5. Pilih Cabai Merah Keriting untuk Warna yang Cantik

Cabai merah keriting bukan cuma memberi rasa pedas, tapi juga membantu menghasilkan warna kuah gulai yang lebih menggoda.

Kalau ingin lebih pedas, kamu bisa tambahkan cabai rawit secukupnya tanpa mengubah rasa dasarnya.

6. Hindari Bumbu Instan agar Rasa Tetap Autentik

Bumbu instan memang praktis, tapi biasanya rasa gulainya cenderung “flat”.

Kalau ingin hasil lebih mirip gultik Blok M, sebaiknya gunakan bumbu segar yang dihaluskan sendiri agar aromanya lebih kuat dan khas.

7. Jangan Lupa Bawang Goreng untuk Sentuhan Khas

Bawang goreng adalah pelengkap wajib gultik yang sering dianggap sepele.

Padahal, taburan bawang goreng bisa menambah aroma gurih dan membuat sensasi makan gultik jadi lebih autentik seperti di warung kaki lima.

Pada dasarnya, kunci kelezatan Gultik ala Blok M ada pada pemilihan bahan yang tepat, mulai dari daging sapi yang pas, santan yang gurih, hingga bumbu dan rempah lengkap yang membuat kuahnya harum dan kaya rasa.

Dengan bahan-bahan utama yang berkualitas, kamu bisa menciptakan gultik yang lebih otentik, medok, dan pastinya bikin nagih meski dibuat sendiri di rumah.

Kalau kamu ingin eksplor lebih banyak variasi masakan dengan rasa yang tidak kalah lezat dan resep yang praktis untuk dicoba, buku Inspirational Ideas For Home Cooking Ala Xander's Kitchen bisa kamu jadikan referensi andalan.

Buku ini merupakan panduan anti gagal yang mudah dipraktikkan, bahkan oleh para pemula karena bahan-bahan yang digunakan mudah didapat.

Resep-resepnya dibagi ke dalam beberapa kategori hidangan, seperti sop dan soto; nasi mi dan bihun; sayur; ikan dan daging; ayam; dan lainnya.

Total terdapat 115 resep dengan beragam bahan dan pilihan masakan yang cocok untuk keluarga.

Yuk, pesan dan dapatkan bukunya hanya di Gramedia.com dan Gramedia Digital untuk versi e-book!

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau