Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cari Tahu Kecocokan Kamu dan Dia Melalui Arti Perhitungan Weton Jawa

Kompas.com, 26 Juni 2023, 12:30 WIB
Arti Perhitungan Weton Jawa Sumber: pixabay.com/belajatiraihanfahrizi Arti Perhitungan Weton Jawa
Rujukan artikel ini:
Jejak Islam Dalam Kebudayaan Jawa
Pengarang: AHWAN FANANI
|
Editor Rahmad

Bagi masyarakat Jawa, pasti tidak asing lagi dengan istilah weton Jawa.

Weton jodoh ini dipercaya dapat memberikan gambaran kecocokan dari dua pasangan yang merencanakan pernikahan.

Mengingat pernikahan merupakan hal yang penting dan juga sakral, maka tidak heran kalau banyak masyarakat Jawa yang berpegang teguh pada perhitungan baik-buruk dan cocok atau tidaknya untuk kehidupan berumah tangga.

Nah, akhirnya banyak yang melakukan perhitungan weton Jawa untuk mengetahui kondisi pernikahan mereka bersama pasangan untuk ke depannya.

Penasaran makna dari hasil perhitungan weton Jawa? Yuk cari tahu di sini.

Makna Hasil Perhitungan Weton Jawa Untuk Pernikahan

1. Hasil hitungan 1, 9, 17, 25, dan 23: pegat atau cerai

Pasangan yang mendapatkan hasil hitungan weton Jawa pegat akan mendapatkan masalah ekonomi yang berujung kepada perceraian.

Hal ini disebabkan oleh faktor ekonomi, atau juga perselingkuhan yang kemungkinan besar bisa menyebabkan perceraian rumah tangga.

Pegat bukan hasil dari perhitungan yang baik, karena weton Jawa ini banyak dihindari oleh pasangan karena kemungkinan terburuknya yang akan dihadapi pada pernikahan ini adalah perceraian.

2. Hasil hitungan 2, 10, 18, 26, dan 34: ratu atau “diratukan”

Sesuai dengan namanya, maka hasil perhitungan weton Jawa ini memiliki makna pasangan tersebut akan hidup seperti layaknya seorang ratu atau “diratukan” dengan harta dan bisa hidup dengan harmonis.

Konon, pasangan dengan hasil weton Jawa ini memang sudah ditakdirkan untuk berjodoh, sehingga dihargai dan disegani oleh masyarakat.pasangan ini juga bisa membuat iri orang lain karena rumah tangga yang mereka bangun sangat damai.

3. Hasil hitungan 3, 11, 19, 27, dan 35: jodho atau jodoh

Hasil weton Jawa ini artinya pasangan tersebut bisa dipercaya dan mampu membangun rumah tangga yang harmonis sampai akhir hayat. Hasil ini menunjukkan kesamaan yang dimiliki oleh pasangan dan memang ditakdirkan berjodoh.

Bagi masyarakat Jawa, weton jodoh ini dipercaya mampu memberi gambaran kecocokan pada pasangan yang ingin menikah.

4. Hasil hitungan 4, 12, 20, 28, dan 38: tap atau masalah

Hasil hitungan ii, kehidupan awal rumah tangga yang dibina konon akan menemukan banyak masalah. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, pasangan tersebut bisa bertahan, dan rumah tangga yang dijalani akan baik-baik saja.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Masalah yang biasa dihadapi oleh pasangan ini biasanya karena faktor ekonomi. Tetapi, saat pasangan ini memiliki keturunan akan membuat kehidupannya lebih Bahagia.

5. Hasil hitungan 5, 13, 21, dan 29: tinari atau Bahagia

Pasangan dengan hasil ini diartikan akan hidup bahagia dengan kondisi keuangan yang berkecukupan.

Oleh sebab itu, bisa membawa hidup yang lebih bahagia. Pasangan ini juga diberi kemudahan dalam mencari rezeki.

6. Hasil hitungan 6, 14, 22, dan 30: padu atau pertengkaran

Hasil hitungan padu ini akan sering terjadi percekcokan atau pertengkaran. Ada kemungkinan juga pasangan dengan hasil ini akan berpisah. Tetapi, semuanya tergantung dengan bagaimana pasangan pengantin ini menghadapinya.

7. Hasil hitungan 7, 15, 23, dan 31: sujanan atau perselingkuhan

Dalam kehidupan rumah tangga dengan hasil sujana, pasangan ini akan menghadapi masalah perselingkuhan maupun pertengkaran.

Hal ini bisa disebabkan oleh pihak laki-laki yang berselingkuh atau perempuannya.

8. Hasil hitungan 8, 16, 24, dan 32: pesthi atau harmonis

Hasil hitungan weton Jawa ini artinya adalah Sakinah, mawadah, dan warohmah. Kehidupan rumah tangganya konon akan selalu damai, aman, dan juga tentram sampai tua.

Jika terjadi masalah, tetapi tidak merusak keharmonisan pada rumah tangga tersebut.

Hitungan ini menurut masyarakat Jawa yang agamis adalah yang terbaik, karena sebuah kebahagiaan yang tercipta bukan hanya didunia saja, tetapi juga sampai akhirat.

Nah, itulah makna dari setiap hasil weton Jawa yang dipercayai oleh kebanyakan masyarakat Jawa. Jejak kebudayaan Jawa juga bisa kamu temukan dalam buku Jejak Islam Dalam Kebudayaan Jawa karya Ahwan Fanani.

Buku ini berisi tentang jejak Islam dalam kebudayaan Jawa yang diperuntukkan untuk kamu sedang mencari sumber informasi tentang jejak Islam di dalam kebudayaan Jawa.

Buku ini menggambarkan tentang eksistensi nilai islam dalam kebudayaan Jawa serta bagaimana cipta, karsa, dan karya dari manusia Jawab isa dilihat sebagai khazanah yang bisa menggali kearifan lokal.

Melalui buku ini, pembaca bisa menapaki kekayaan khazanah nilai luruh agama yang ada pada kebudayaan Jawa. Buku ini bisa langsung kamu pesan dan beli melalui gramedia..com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

buku
PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

buku
Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

buku
Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

buku
Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

buku
Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

buku
Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

buku
5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

buku
7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

buku
Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

buku
Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

buku
Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

buku
Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

buku
How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

buku
Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

buku
7 Manfaat Business Plan sebelum Memulai Usaha

7 Manfaat Business Plan sebelum Memulai Usaha

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau