Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tubuh Cepat Lelah? Ini Cara agar Tidur Nyenyak dan Bangun Pagi

Kompas.com, 26 November 2021, 19:00 WIB
Sumber Gambar: Acharaporn Kamornboonyarush dari Pexels
Rujukan artikel ini:
Waspada Susah Tidur: Seluk Beluk…
Pengarang: Prof. Dr. Dr. Anies,…
Penulis Lika Purnama
|
Editor Almira Rahma Natasya

Tidur pada malam hari adalah kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan, sebab memiliki banyak pengaruh besar pada tubuh seperti hormon hingga kinerja otak.

Tubuh yang lesu dan merasa cepat lelah meskipun tidak banyak melakukan aktifitas, juga ternyata berhubungan dengan kualitas tidur yang buruk.

Padahal, tidur yang berkualitas dapat membuat manusia bisa memiliki kesehatan yang lebih baik.

Tidur yang berkualitas juga dapat membuat tubuh segar, bangun tepat waktu, dan hari-hari akan diawali dengan perasaan yang menyenangkan. Baca selengkapnya Cara Cepat Tidur.

5 Cara Tidur Nyenyak dan Cara Bangun Pagi

1. Matikan Lampu

Sebuah studi berjudul “Let There Be No Light” yang dilakukan oleh peneliti asal Sungkyunkwan University School of Medicine Seoul, Ryan Cho, menemukan bahwa tidur dengan lampu menyala dapat menurunkan kualitas tidur dan membuat tidur kurang nyenyak.

Hal ini dikarenakan cahaya lampu yang terus menyala sepanjang malam membuat otak terus terjaga dan tubuh tidak beristirahat maksimal.

Jika memiliki ketakutan tertentu terhadap kondisi gelap, gunakan lampu tidur yang lebih redup dan jauhkan dari kepala.

2. Latihan Relaksasi

Penelitian yang dilakukan oleh Mariyana pada Jurnal Kajian Ilmiah Problema Kesehatan membahas tentang relaksasi progresif untuk mengurangi kesulitan tidur.

Mariyana membuktikan bahwa dengan melakukan relaksasi progresif selama 20 menit efektif membuat kualitas tidur menjadi lebih baik.

Relaksasi progresif cukup sederhana hingga dapat kamu lakukan sendiri dengan melemaskan dan meregangkan otot.

Ada banyak tutorial yang tersebar di platform youtube untuk melakukan relaksasi ini.

Selain itu, mandi dengan air hangat sebelum tidur juga terbukti dapat membantu tubuh lebih rileks. Baca selengkapnya Cara Tidur yang Berkualitas.

3. Gunakan Alarm

Sejak dahulu, alarm adalah benda paling mutakhir yang terbukti mampu membuat seseorang terbangun tepat waktu.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Atur alarm pada ponsel menggunakan strategi 5 atau setiap 10 menit sekali. Misalkan kamu bertujuan untuk bangun pukul lima pagi, maka atur alarm dari jam 4.30, 4.50, dan pukul 5.00.

4. Pastikan Perut Terisi Cukup

Perut lapar dapat membuat kita kesulitan tidur, namun sebaliknya, kondisi perut yang terlalu penuh juga akan membuat kita merasa tidak nyaman.

Sebaiknya, hindari makan berat dalam waktu dua sampai tiga jam sebelum tidur serta ganti dengan makan camilan kecil yang sehat.

5. Hindari Alkohol, Kafein, dan Makanan Pedas

Ngemil sambil nonton film sebelum tidur memang jadi kegiatan menyenangkan untuk dilakukan, tetapi sebaiknya hindari alkohol dan kafein.

Kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan yang dapat membuat kita terjaga sepanjang malam.

Minuman beralkohol memiliki cara kerja hampir serupa yang dapat mengganggu tidur kita di malam hari.

Hindari pula makanan yang terlalu pedas sebab dapat membuat kita terbangun karena sakit perut di tengah malam.

Nah, itu dia 5 cara tidur nyenyak dan bangun pagi. Sebagai tambahan agar kualitas tidur semakin baik, coba baca buku Waspada Susah Tidur yang ditulis oleh Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Prof. Dr. dr. Anies, M.kes, Pkk, dan membahas mengenai seluk beluk gangguan tidur di segala usia.

Karena tidur adalah sebuah kebutuhan sekaligus cara utama seseorang untuk beristirahat baik fisik maupun pikiran, maka tidur sebaiknya memang harus berkualitas.

Buku ini membahas secara detail tentang apa yang menjadi penyebab seseorang mengalami kesulitan tidur sekaligus memberikan solusi untuk memperbaiki hal tersebut, sebab tidur yang berkualitas akan membuat tubuh menjadi segar dan bugar ketika terbangun.

Selain itu, buku lain yang juga membahas mengenai pentingnya tidur adalah buku Mengapa Kita Tidur: Mengungkap Keampuhan Tidur dan Bermimpi karya Matthew Walker.

Buku setebal 512 halaman ini menjelaskan tentang mengapa tidur itu penting berdasarkan penelitian dari Matther Walker selama 20 tahun.

Buku ini juga menjelaskan bahwa penyakit-penyakit yang paling banyak diderita seperti Alzheimer, kanker, obesitas, dan diabetes ternyata memiliki hubungan dengan kurangnya tidur.

Jangan khawatir, sebab meskipun berangkat dari penelitian dan data-data ilmiah, kedua buku ini memiliki tata bahasa yang tidak rumit dimengerti.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

7 Cara Mengurangi Screen Time untuk Meningkatkan Produktivitas

buku
Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

Gacha Artinya Apa? Simak Istilah, Sejarah, dan Sistemnya dalam Game

buku
PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

PeopleMath Tawarkan Perspektif Baru tentang Produktivitas Kerja

buku
Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

Apa itu Gharar? Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Transaksi Digital

buku
Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

buku
Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

buku
Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

buku
Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

buku
5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

buku
7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

buku
Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

buku
Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

buku
Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

buku
Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

buku
How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

buku
Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau