Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Apa Itu Akuntansi Perusahaan Dagang

Kompas.com, 17 Mei 2022, 07:54 WIB
Apa Itu Akuntansi Perusahaan Dagang Sumber Foto : Pixabay Apa Itu Akuntansi Perusahaan Dagang
Rujukan artikel ini:
Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang, Dan…
Pengarang: SIGIT HERMAWAN, DKK
|
Editor Ratih Widiastuty

Setiap bisnis yang dijalankan secara perorangan atau dasar kerja sama pastinya akan berusaha untuk terus mendapatkan keuntungan.

Pada umumnya, bisnis yang sudah cukup besar akan berbentuk perusahaan yang akan menjual produk-produk yang berkualitas. Semakin bagus kualitas produk, maka konsumen akan semakin senang, sehingga keuntungan bisa saja terus mengalami peningkatan.

Namun, pada kenyataannya, untuk membuat perusahaan dagang terus mengalami kemajuan bukan hanya dilakukan dengan meningkatkan kualitas produk saja, tetapi juga harus memerhatikan kondisi keuangan perusahaan.

Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena tanpa adanya keuangan perusahaan, maka perusahaan dagang akan sulit beroperasi dan produk-produk pun sulit untuk diproduksi.

Semakin jarang memproduksi, maka besar kemungkinan konsumen perlahan-lahan akan menghilang dan pindah ke kompetitor. Jadi ketika ingin membangun suatu usaha agar menjadi perusahaan , maka harus memperhatikan kondisi keuangan.

Dalam memperhatikan kondisi keuangan agar tetap seimbang pasti menggunakan ilmu akuntansi. Selain itu, biasanya penggunaan akuntansi ini dilakukan periode tertentu saja, sehingga menghadirkan siklus akuntansi perusahaan dagang. Lalu, apa itu siklus perusahaan dagang?

Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

Siklus akuntansi perusahaan dagang ini sangatlah penting karena akan menunjukkan laporan keuangan suatu perusahaan dalam periode tertentu. Dengan laporan keuangan itu, pimpinan perusahaan akan mengetahui apakah kondisi keuangan masih dalam keadaan baik dan stabil atau dalam keadaan yang sedang rugi.


Jika, pihak perusahaan mengetahui sedang dalam keadaan yang rugi, maka pimpinan perusahaan akan mengevaluasi kegiatan operasional perusahaan. Dengan adanya evaluasi tersebut akan terlihat hal-hal apa saja yang harus ditingkatkan lagi, baik itu dari segi pemasaran, segi kualitas produk, dan sebagainya.

Siklus akuntansi perusahaan dagang ini memang selalu identik dengan laporan keuangan perusahaan, tetapi pada dasarnya sumber-sumber laporan keuangan tersebut berasal dari transaksi-transaksi yang telah dilakukan. Misalnya, adanya perbaikan mesin produksi, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan sebagainya.

Penyusunan Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

Supaya lebih mudah dalam memahami siklus akuntansi perusahaan dagang, maka kamu bisa simak penyusunannya di bawah ini.

1. Melakukan Pencatatan Semua Transaksi Di Jurnal Umum

Dalam langkah pertama ini, hal-hal yang dimasukkan ke dalam jurnal umum adalah semua transaksi yang telah dilakukan perusahaan dagang dalam periode tertentu.

2. Melakukan Pencatatan Di Akun Buku Besar

Kedua, membuat pencatatan terhadap semua transaksi yang ada di dalam jurnal umum, kemudian dimasukkan ke dalam akun buku besar. Akun buku besar ini akan mengelompokkan perubahan debet dan kredit.

3. Menyusun Neraca Saldo Yang Belum Dilakukan Penyesuaian

Dalam langkah ketiga ini yang dimaksud dengan neraca saldo yang belum disesuaikan adalah memasukkan semua daftar akun perusahaan dagang yang nantinya muncul pada laporang keuangan sebelum dimasukkan ke jurnal penyesuaian pada akhir tahun.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

4. Membuat Jurnal Penyesuaian

Membuat jurnal penyesuaian menjadi langkah keempat dari siklus akuntansi perusahaan dagang. Dengan langkah ini, perusahaan dagang bisa melakukan penyesuaian terhadap semua transaksi yang terjadi pada periode tertentu.

5. Membuat Neraca Saldo Yang Sudah Disesuaikan

Setelah membuat jurnal penyesuaian, maka langkah kelima adalah membuat neraca saldo yang sudah disesuaikan. Pada langkah ini, saldonya diambil dari akun buku besar serta neraca saldo yang belum dilakukan penyesuaian.

6. Membuat Laporan Keuangan Perusahaan

Langkah keenam, membuat laporan keuangan perusahaan dagang, mulai dari laporan laba, laporan rugi, laporan arus kas, dan laporan ditahan.

7. Menyusun Jurnal Penutup

Menyusun jurnal penutup akan memudahkan akuntan dalam menyelesaikan siklus akuntansi perusahaan dagang. Selain itu, akan lebih mudah dalam melakukan pemindahan saldo ke akun permanen.

8. Menyusun Neraca Saldo Penutupan Atau Tutup Buku

Menyusun neraca saldo penutupan atau tutup buku berisi tentang semua akun permanen perusahaan dagang yang masih mempunyai saldo setelah dilakukan entri penutupan disusun.

9. Menyusun Jurnal Pembalik Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

Langkah terakhir dari siklus akuntansi perusahaan dagang adalah menyusun jurnal pembalik siklus akuntansi perusahaan dagang. Adapun tujuan dari penyusunan ini adalah melakukan verifikasi bahwa semua akun sudah ditutup dengan benar.

Pengertian Akuntansi Perusahaan Dagang

Jadi, secara sederhana siklus akuntansi perusahaan dapat diartikan sebagai suatu aktivitas perusahaan, mulai dari membeli, menyimpan, hingga menjual yang dicatat dalam laporan keuangan perusahaan. Sama dengan namanya, maka perusahaan dagang akan selalu identik dengan suatu penjualan yang berasal dari barang dagangan.

Oleh sebab itu, untuk mengembangkan perusahaan dagang harus memerhatikan modal usaha dan produksi penjualan. Dengan kata lain, modal utama dari perusahaan dagang adalah harga pokok dari barang dagangan yang terjual. Semakin banyak barang dagangan yang terjual, maka keuntungan bisa semakin besar.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa perusahaan dagang ini memiliki tujuan utama yaitu mencari dan memperoleh laba dari hasil penjualan sebanyak mungkin. Selain itu, setiap produk yang akan diperdagangkan kualitasnya harus terus dijaga agar tidak kalah saing dengan kompetitor.

Setiap pembuatan akuntansi perusahaan dagang akan selalu berkaitan dengan keuangan serta siklus akuntansi dari perusahaan dagang itu sendiri. Oleh karena itu, untuk membuat laporan keuangan dan baik harus dibarengi dengan langkah-langkah yang tepat juga.

Terlebih lagi, saat ini sudah banyak sekali software atau aplikasi yang dapat menunjang pembuatan laporan keuangan perusahaan dagang, sehingga akan lebih mudah.

Dalam membuat laporan keuangan perusahaan dagang, sebaiknya dilakukan oleh akuntan yang sudah ahli agar terjadinya kesalahan penyusunan laporan keuangan dapat diminimalisir. Demikian, pembahasan tentang siklus akuntansi perusahaan dagang dan perusahaan dagang, semoga pembahasan kali bermanfaat di kemudian hari.

Penjelasan mengenai Akuntasi Perusahaan Dagang dapat kamu temui di Buku Akuntasi Perusahaan Dagang, Jasa dan Manufaktur yang tersedia di Gramedia.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, borong semua buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Perbedaan Buying Time dan Delaying dalam Pengambilan Keputusan

Perbedaan Buying Time dan Delaying dalam Pengambilan Keputusan

buku
Peran Wall Street dalam Ekonomi Dunia dan Pengaruhnya terhadap Pasar Global

Peran Wall Street dalam Ekonomi Dunia dan Pengaruhnya terhadap Pasar Global

buku
Cara Menyeimbangkan Peran Ibu dan Ayah dalam Rumah Tangga

Cara Menyeimbangkan Peran Ibu dan Ayah dalam Rumah Tangga

buku
Unlocking Knowledge: Bahasa Inggris dan Akses Pengetahuan

Unlocking Knowledge: Bahasa Inggris dan Akses Pengetahuan

buku
Bebas dari Beban Ganda, Ini Kunci Berhenti Jadi Generasi Sandwich

Bebas dari Beban Ganda, Ini Kunci Berhenti Jadi Generasi Sandwich

buku
Skill yang Dibutuhkan Software Engineer dan Programmer: Lebih dari Sekadar Mengetik Kode!

Skill yang Dibutuhkan Software Engineer dan Programmer: Lebih dari Sekadar Mengetik Kode!

buku
Prosedur Pemeriksaan Fisik Red Line Bea Cukai dan Tahapan SPJM

Prosedur Pemeriksaan Fisik Red Line Bea Cukai dan Tahapan SPJM

buku
Proses Verifikasi Dokumen Bea Cukai: Tahapan, Fungsi, dan Faktor yang Memengaruhi

Proses Verifikasi Dokumen Bea Cukai: Tahapan, Fungsi, dan Faktor yang Memengaruhi

buku
Berapa Lama Barang Tertahan di Bea Cukai Red Line dan Cara Mempercepat Prosesnya

Berapa Lama Barang Tertahan di Bea Cukai Red Line dan Cara Mempercepat Prosesnya

buku
Mengenal Organisasi Semi Militer: Peran dan Fungsinya di Indonesia

Mengenal Organisasi Semi Militer: Peran dan Fungsinya di Indonesia

buku
Arti Yellow Line Bea Cukai dan Prosedur Pemeriksaan Dokumen Impor

Arti Yellow Line Bea Cukai dan Prosedur Pemeriksaan Dokumen Impor

buku
6 Cara Membersihkan Lumpur Vulkanik dari Rumah, Jangan Sampai Salah! 

6 Cara Membersihkan Lumpur Vulkanik dari Rumah, Jangan Sampai Salah! 

buku
Kenapa Paket Kena Red Line Bea Cukai? Berikut Penjelasannya

Kenapa Paket Kena Red Line Bea Cukai? Berikut Penjelasannya

buku
Pusat Keuangan Amerika Serikat di Mana? Ini Penjelasan Lengkapnya

Pusat Keuangan Amerika Serikat di Mana? Ini Penjelasan Lengkapnya

buku
7 Tips Menerapkan Integritas di Dunia Kerja

7 Tips Menerapkan Integritas di Dunia Kerja

buku
Berapa Biaya Kos Mahasiswa di Jepang per Bulan? Ini Rincian Lengkapnya 

Berapa Biaya Kos Mahasiswa di Jepang per Bulan? Ini Rincian Lengkapnya 

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau