Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Apa Itu Psikologi dan Berbagai Cabang Keilmuannya

Kompas.com, 21 Maret 2022, 09:00 WIB
Sumber Gambar: Pexels.com
Rujukan artikel ini:
Meditations
Pengarang: MARCUS AURELIUS
Penulis Lika Purnama
|
Editor Ratih Widiastuty

Menurut American Psychological Asociation, psikologi adalah studi ilmiah yang mempelajari pikiran dan perilaku manusia.

Secara sederhana, keilmuan psikologi mempelajari cara manusia berpikir dan bagaimana itu dapat berpengaruh pada perilaku manusia.

Praktik psikologi melibatkan pengetahuan psikologis untuk melakukan serangkaian penelitian ilmiah mengenai kondisi mental, emosional, perilaku, hingga kondisi sosial di setiap lini kehidupan.

Penelitian psikologi juga dapat mencakup pengaruh biologis, tekanan sosial, dan faktor lingkungan yang memengaruhi cara orang berpikir, bertindak, dan merasa.

Latar Belakang Psikologi sebagai Disliplin Ilmu Pengetahuan

Kata psikologi berasal dari bahasa yunani, yaitu “psychÄ“” yang artinya hidup atau jiwa, dan “logos” yang berarti ilmu.

Sejarah aliran keilmuan psikologi modern berawal dari tahun 1879 saat Wilhelm Wundt di Jerman mendirikan laboratorium eksperimental psikologi di Universitas Leipzig, karena itulah Wilhelm Wundt dikenal sebagai Bapak Psikologi.

Keilmuan psikologi semakin berkembang di berbagai belahan dunia.

Pada tahun 1890, American Psychological Association (APA) didirikan, di bawah kepemimpinan G. Stanley Hall.

Setelah itu, barulah muncul tokoh-tokoh hebat seperti Ivan Pavlov dengan penelitiannya tentang conditional learning, juga Sigmund Freud dengan psikoanalisisnya.

Sejak itu perkembangan keilmuan psikologi semakin meluas dengan kehadiran konsep humanistik, hingga teori kognitif pada tahun 1970.

Cabang Keilmuan Psikologi

1. Klinis

Psikologi klinis berfokus pada asesmen, diagnosis, dan pengobatan untuk menangani gangguan kejiwaan.

Psikologi klinis dapat membantu kita untuk memahami, mencegah, dan meringankan tekanan atau disfungsi yang disebabkan secara psikologis.

Di Indonesia, seorang psikolog klinis diberikan lisensi oleh Himpunan Psikologi Indonesia berupa Surat Izin Praktek Psikolog.

2. Industri dan Organisasi

Diantara banyak cabang keilmuan psikologi, PIO adalah salah satu yang cukup populer.

Psikologi industri dan organisasi menggunakan penelitian psikologi untuk berfokus pada lingkup pekerjaan misalnya proses rekrutmen, hingga evaluasi kinerja karyawan di setiap perusahaan.

Orang yang berada dalam lingkup PIO bertugas untuk menemukan cara yang efektif dalam mengelola karyawan.

Data dan informasi yang ditemukan nantinya dapat berfungsi untuk membantu meningkatkan efektivitas, efisiensi, kepuasan kerja, dan retensi karyawan.

3. Pendidikan

Psikologi pendidikan berfokus untuk melakukan penelitian tentang bagaimana orang belajar dan apa metode pembelajaran paling tepat yang dapat diterapkan pada individu maupun kelompok.

Banyak yang menggunakan psikologi pendidikan untuk fokus dan mengidentifikasi pendidikan dan perkembangan anak sejak dini.

Sehingga dapat membantu menemukan solusi bagi anak yang mengalami kesulitan dalam belajar, atau penyesuaian sosial.

Sebaliknya, psikologi pendidikan juga memungkinkan untuk mengidentifikasi anak-anak berbakat (gifted) sehingga bisa mendapatkan metode belajar yang sesuai.

4. Perkembangan

Psikologi perkembangan adalah suatu bidang yang fokus penelitiannya ada pada pertumbuhan dan perkembangan manusia sepanjang umur.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Orang-orang yang terlibat di dalamnya mengkaji secara ilmiah tentang perubahan psikologis sistematis yang dialami seseorang selama rentang hidup mulai dari bayi hingga lanjut usia.

Pembahasannya sangat luas yang meliputi keterampilan motorik, pemecahan masalah, moral, perkembangan bahasa, emosi, kepribadian, konsep diri, dan pembentukan identitas.

Pada beberapa universitas di Indonesia, psikologi perkembangan terkadang dikaitkan dengan psikologi pendidikan karena dua cabang keilmuan ini sering tidak terpisahkan.

5. Sosial

Salah satu bagian paling menarik adalah psikologi sosial, sebab keilmuan ini mengkaji pola pikir dan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

Psikologi sosial berusaha menjelaskan bagaimana perasaan, perilaku, dan pikiran dipengaruhi oleh kehadiran orang lain.

Bentuk pembahasannya antara lain prasangka, agresi, konformitas, interaksi sosial, dan lain-lain.

6. Olahraga

Di antara berbagai cabang keilmuan psikologi, maka ini bisa dikatakan yang paling baru.

Psikologi olahraga berfokus dalam meneliti tentang kondisi mental, kinerja, kesejahteraan psikologis, hingga aspek perkembangan dari partisipan olahraga atau atlet.

Orang yang bergerak di bidang ini dapat pula disebut konselor atau sebagai mental coach.

Cara Meraih Gelar Psikolog

Menurut sistem pendidikan di Indonesia, untuk mendapatkan gelar psikolog, seseorang harus menempuh pendidikan S1 Psikologi, dan minimal melanjutkan pada pendidikan Magister Profesi Psikologi atau program studi psikologi profesi.

Gelar yang akan didapatkan untuk S1 Psikologi adalah S.Psi, sedangkan gelar bagi orang yang telah menempuh pendidikan profesi di Indonesia akan mendapatkan M.Psi Psikolog.

Itulah sekilas mengenai psikologi dan berbagai cabang keilmuannya.

Mempelajari psikologi tidak akan terlepas dari kesehatan mental.

Nah, buat kamu yang ingin belajar lebih lanjut mengenai kesehatan mental, kamu bisa memulainya dari banyak membaca buku.

Salah satunya adalah buku Meditations yang ditulis oleh Marcus Aurelius.

Buku ini sangat cocok untuk kamu yang sedang berada dalam banyak tekanan.

Ada cara mindfulness yang menuntun kita untuk menempatkan fokus pada apa yang kita jalani saat ini hingga terbebas dari overthinking.

Membaca buku ini juga memungkinkan kita untuk move on dari masa lalu, sekaligus melepaskan beban-beban kekhawatiran akan masa depan.

Dengan begitu kita akan tidak terlalu banyak memikirkan pendapat orang, dan mulai melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Jika tertarik membacanya, buku Meditations tersedia dan dapat dibeli melalui Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Selamat membaca!

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau