Apa Itu SDUWHV Istilah SDUWHV mungkin sudah tidak asing lagi bagi kamu yang berencana pergi ke Australia untuk berlibur sekaligus bekerja.
SDUWHV atau Surat Dukungan untuk Work and Holiday Visa adalah salah satu dokumen penting dalam proses pengajuan Work and Holiday Visa.
Dokumen ini menjadi persyaratan bagi Warga Negara Indonesia yang ingin mendapatkan kesempatan untuk tinggal, bekerja, sekaligus berlibur di Australia dalam periode tertentu.
Oleh karena itu, memahami apa itu SDUWHV, syarat pengajuan, cara mendapatkannya sangat penting sebelum kamu berangkat ke Australia.
Simak penjelasannya berikut ini.
SDUWHV adalah singkatan dari Surat Dukungan untuk Work and Holiday Visa, yaitu dokumen resmi yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia sebagai syarat utama bagi Warga Negara Indonesia yang ingin mengajukan program Work and Holiday Visa ke Australia.
Memiliki SDUWHV bukan berarti seseorang otomatis memperoleh izin tinggal dan bekerja di Australia.
Setelah memperoleh surat tersebut, pemohon masih harus melewati proses pengajuan visa kepada otoritas Australia.
Pengajuan visa juga dalam waktu batas tertentu, biasanya 30 hari setelah SDUWHV terbit.
Pas foto menggunakan foto terbaru dengan latar belakang warna putih.
Berkas maksimal yang digunakan berukuran 10 MB dengan format jpg, jpeg atau png.
Pemohon SDUWHV harus berusia 18 tahun dan tidak lebih dari 30 tahun pada saat mengajukan SDUWHV.
Pemohon harus memenuhi salah satu kriteria pendidikan yang telah ditetapkan, yaitu lulusan pendidikan tinggi minimal Diploma III (D3) atau telah menempuh pendidikan sekurang-kurangnya dua tahun pada jenjang sarjana.
Bagi mahasiswa yang masih aktif berkuliah, terdapat beberapa dokumen pendidikan yang perlu disiapkan, seperti surat keterangan dari perguruan tinggi, Kartu Hasil Studi (KHS) semester 1–4, serta Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
Paspor yang masih aktif belum tentu memenuhi persyaratan pengajuan SDUWHV.
Paspor yang digunakan harus memiliki masa berlaku minimal 12 bulan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
Oleh karena itu, pastikan masa berlaku paspor masih mencukupi sebelum mengajukan SDUWHV.
Jika masa berlaku paspor sudah mendekati batas tersebut, sebaiknya lakukan perpanjangan terlebih dahulu.
Pemohon perlu memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris dengan mengikuti salah satu tes yang diakui dalam pengajuan SDUWHV.
Berdasarkan informasi Imigrasi yang dipublikasikan pada 2025, beberapa tes yang dapat digunakan antara lain IELTS, CELPIP General, Michigan English Test (MET), OET, LANGUAGECERT Academic, TOEFL iBT, dan PTE Academic.
Setiap jenis tes memiliki ketentuan skor yang berbeda.
Persyaratan SDUWHV pemohon harus mencantumkan bukti kepemilikan dana aktif minimal AUD5.000 melalui surat keterangan bank.
Jika menggunakan dana orang tua atau wali, pemohon dapat melampirkan dokumen tambahan yang membuktikan hubungan serta pernyataan dari pemilik rekening sesuai ketentuan.
Pemohon juga harus melampirkan surat pernyataan yang menyatakan bahwa seluruh data yang diisi dan dokumen yang dilampirkan adalah benar, asli, dan tidak dipalsukan.
Surat pernyataan tersebut wajib dilengkapi meterai Rp10.000.
Berdasarkan FAQ resmi Direktorat Jenderal Imigrasi, permohonan SDUWHV diajukan secara online melalui situs sduwhv.imigrasi.go.id.
Berikut urutan cara mendaftar SDUWHV secara online:
Direktorat Jenderal Imigrasi menyebut jadwal pembukaan SDUWHV diumumkan melalui situs sduwhv.imigrasi.go.id atau kanal media sosial resmi Imigrasi.
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Langkah pertama sebelum daftar, pastikan periode pendaftarannya memang sedang dibuka.
Jangan menggunakan jadwal tahun lalu sebagai patokan karena tanggal pembukaan setiap tahun berbeda.
Akses portal resmi sduwhv.imigrasi.go.id lalu lakukan registrasi sebagai pemohon.
FAQ resmi Imigrasi menyebut tahap pendaftaran diri ini sebagai langkah awal sebelum permohonan diajukan.
Gunakan data pribadi yang benar dan mudah diakses kembali.
Pastikan alamat email sudah benar dan aktif karena informasi terkait proses permohonan dapat menjadi penting selama pendaftaran berlangsung.
Setelah berhasil masuk sebagai pemohon, lanjutkan ke formulir elektronik SDUWHV.
Isi data berdasarkan dokumen asli yang sudah dipersiapkan.
Mulai dari identitas diri, nomor paspor, pendidikan, dan data lainnya satu per satu sebelum berpindah ke halaman berikutnya.
FAQ Imigrasi menyebut pemohon perlu mengunggah dokumen persyaratan ketika mengajukan permohonan.
Dokumen yang perlu dipersiapkan mencakup pas foto, paspor, bukti kualifikasi pendidikan, sertifikat bahasa Inggris, surat keterangan bank, dan surat pernyataan tertulis.
Gunakan versi final yang sudah diperiksa sebelumnya.
Pastikan hasil scan terbaca, file yang dipilih benar, dan dokumen yang diunggah memang sesuai kolomnya.
Periksa kembali nomor paspor, identitas diri, dokumen pendidikan, sertifikat bahasa, sampai bukti dana.
Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada kesalahan saat pengisian data.
Setelah data dan dokumen sudah sesuai, kirim permohonan melalui portal.
Imigrasi menegaskan pengajuan dilakukan pada tanggal yang ditentukan sehingga pemohon perlu mengikuti periode pendaftaran yang sedang berlaku.
Setelah berhasil mengirim, simpan informasi pengajuan yang diberikan sistem.
Misalnya nomor permohonan atau bukti pendaftaran apabila tersedia pada akunmu.
Pantau akun atau informasi yang tersedia pada sistem dan ikuti instruksi resmi jika ada tahapan lanjutan.
Jika menghadapi kendala yang memang membutuhkan bantuan, Direktorat Jenderal Imigrasi menyediakan Helpdesk SDUWHV sebagai kanal resmi.
Itulah beberapa persyaratan dan cara membuat SDUWHV yang perlu kamu ketahui sebelum mengajukan Work and Holiday Visa ke Australia.
Pastikan setiap persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan telah disiapkan dengan baik agar proses pengajuan dapat berjalan lebih lancar.
Pantau terus jadwal dari kanal resmi Imigrasi, cek kembali ketentuan terbaru ketika pendaftaran dibuka.
Jika kamu ingin mengeksplorasi jalur lain, buku Sekolah Sambil Kerja di Australia karya Erick Octavian bisa jadi pilihan bacaan untuk menambah tentang peluang belajar sambil bekerja di Australia menggunakan Student Visa (Visa Pelajar).
Tidak hanya membahas kesempatan belajar sambil bekerja, buku ini juga ditujukan untuk memberikan gambaran dan motivasi bagi kamu yang ingin mewujudkan impian tinggal di Australia sekaligus mencari pengalaman baru.
Buku ini bertujuan memberikan motivasi bagi yang ingin mewujudkan mimpi besar untuk mengubah nasib di Australia dengan belajar sambil bekerja dengan Visa Pelajar.
Yuk, baca selengkapnya hanya di Gramedia Digital!