Dokumen SDUWHV Dokumen SDUWHV merupakan berkas yang perlu disiapkan WNI untuk memperoleh surat dukungan pemerintah Indonesia sebelum mengajukan Work and Holiday Visa Subclass 462 Australia.
Pengajuannya dilakukan secara online melalui portal resmi SDUWHV dengan mengunggah dokumen persyaratan pada tanggal yang ditentukan.
Dokumen apa saja yang diperlukan? Simak selengkapnya di artikel berikut.
Supaya tidak keliru membawa persyaratan lama, berikut dokumen wajib yang mengacu pada informasi SDUWHV terbaru dari jajaran Ditjen Imigrasi.
Paspor Republik Indonesia menjadi salah satu dokumen utama dan harus memiliki masa berlaku minimal 12 bulan.
Selain itu, siapkan juga KTP elektronik dan pasfoto terbaru dengan latar belakang putih.
Untuk rincian teknis pasfoto atau cara mengunggahnya, ikuti ketentuan yang muncul di portal SDUWHV saat periode pendaftaran dibuka.
Bagi yang sudah lulus, siapkan ijazah perguruan tinggi minimal Diploma III sesuai kualifikasi yang dipersyaratkan.
Untuk lulusan perguruan tinggi luar negeri, informasi Imigrasi juga mencantumkan dokumen pendidikan yang relevan, termasuk ijazah dan kartu hasil studi.
Kalau kamu masih berstatus mahasiswa, kamu harus sudah menempuh minimal dua tahun pendidikan jenjang sarjana.
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi surat keterangan mahasiswa aktif, KHS semester 1–4, dan KTM.
Berkas mahasiswa tersebut digabung dalam satu file PDF dengan ukuran maksimal 10 MB.
Kamu wajib memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang memenuhi persyaratan Functional English.
Department of Home Affairs Australia menerima beberapa jenis tes untuk membuktikan kemampuan tersebut, di antaranya IELTS Academic atau General Training dengan skor rata-rata minimal 4,5, PTE Academic minimal 24, dan TOEFL iBT minimal 26.
Khusus TOEFL iBT hanya diterima jika tes diambil melalui jalur pendaftaran yang ditujukan untuk keperluan Australia.
Jika menggunakan sertifikat yang diterbitkan berdasarkan ketentuan lama, skor yang dipersyaratkan dapat berbeda, yakni PTE 30 dan TOEFL iBT 32.
Karena itu, pastikan sertifikat yang digunakan masih memenuhi masa berlaku dan ketentuan transisi yang ditetapkan oleh Department of Home Affairs.
Kamu perlu menyiapkan bukti kepemilikan dana minimal AUD 5.000.
Untuk pengajuan SDUWHV terbaru, bukti tersebut dapat berupa surat keterangan bank yang menunjukkan kepemilikan dana.
Jika dana berasal dari orang tua atau wali, dokumen yang perlu disiapkan mencakup surat keterangan bank, KTP orang tua atau wali, KK, serta surat pernyataan bermeterai Rp10.000.
Persyaratan tersebut tercantum dalam informasi terbaru dari Imigrasi.
Siapkan Surat Pernyataan Keabsahan Dokumen yang dibubuhi meterai Rp10.000.
Dokumen ini tercantum dalam daftar persyaratan SDUWHV yang dipublikasikan Imigrasi pada tahun 2026.
Sebelum mengunggahnya, periksa kembali identitas, tanda tangan, dan informasi lain yang tercantum di dalam surat.
Pastikan semuanya sesuai dengan dokumen identitas yang kamu gunakan dalam pendaftaran.
Apakah semua dokumen untuk SDUWHV harus diterjemahkan ke bahasa Inggris? Tidak.
Untuk tahap pengajuan SDUWHV, Ditjen Imigrasi menyatakan versi terjemahan bahasa Inggris tidak lagi menjadi persyaratan umum.
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Ketentuan tersebut juga pernah ditegaskan dalam informasi resmi Imigrasi mengenai pendaftaran SDUWHV.
Ada pengecualian untuk Surat Keterangan Aktif Kuliah dari luar negeri apabila dokumen tersebut menggunakan bahasa selain Indonesia atau Inggris.
Dalam kondisi ini, dokumen perlu disiapkan sesuai ketentuan yang berlaku pada periode pendaftaran.
Namun, ketentuannya berbeda ketika kamu masuk ke tahap pengajuan Work and Holiday Visa (subclass 462) kepada Department of Home Affairs Australia.
Untuk permohonan visa tersebut, dokumen yang tidak berbahasa Inggris harus disertai terjemahan bahasa Inggris dan dokumen asli juga tetap dilampirkan.
Department of Home Affairs menjelaskan bahwa penerjemah di Australia harus terakreditasi oleh National Accreditation Authority for Translators and Interpreters (NAATI).
Sementara itu, penerjemah yang berada di luar Australia tidak wajib terakreditasi, tetapi hasil terjemahannya harus mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon, serta kualifikasi dan pengalaman penerjemah.
Jika kamu menggunakan rekening orang tua untuk menunjukkan kecukupan dana, pastikan bukti kepemilikan dana dan hubungan keluarga dapat dijelaskan dengan dokumen pendukung yang sesuai.
Ketentuan detailnya tetap perlu mengikuti daftar persyaratan yang ditampilkan Ditjen Imigrasi pada periode pendaftaran SDUWHV.
Dokumen pendukung yang perlu kamu siapkan dapat mencakup surat keterangan atau referensi bank atas nama orang tua serta surat pernyataan jaminan finansial dari orang tua apabila format pendaftaran mensyaratkannya.
Untuk membuktikan hubungan antara pemohon dan orang tua, akta kelahiran atau dokumen keluarga yang relevan juga sebaiknya disiapkan.
Dengan begitu, jangan hanya memastikan nominal dana mencukupi.
Nama pemilik rekening, identitas orang tua, identitas pemohon, dan hubungan keluarga juga perlu dapat diverifikasi melalui dokumen yang kamu unggah.
Untuk menghindari kesalahan dokumen, cek lima hal ini sebelum mengunggah berkas.
Ketentuan yang tercantum di portal atau pengumuman resmi pada periode pendaftaran tetap menjadi acuan utama.
Jangan mengecilkan file sampai dokumen menjadi buram atau tidak terbaca.
Ikuti batas ukuran yang ditetapkan sistem pada periode pendaftaran.
Pastikan nama dan identitas pada dokumen konsisten dengan paspor, terutama pada dokumen pendidikan dan sertifikat bahasa.
Pastikan hasil tes masih dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan Functional English yang berlaku saat pengajuan visa, termasuk memperhatikan aturan transisi setelah perubahan ketentuan 7 Agustus 2025.
Pastikan surat keterangan bank menunjukkan kepemilikan dana minimal AUD 5.000 dan memenuhi format yang dipersyaratkan Ditjen Imigrasi.
Pastikan Surat Pernyataan Keabsahan Dokumen dibuat dan ditandatangani sesuai format serta menggunakan meterai Rp10.000 sebagaimana dipersyaratkan.
Persiapan menuju dunia kerja internasional tidak berhenti setelah dokumen SDUWHV selesai.
Kamu juga perlu memahami bagaimana peluang kerja di luar negeri bisa dipersiapkan secara realistis, termasuk melalui perencanaan dan strategi yang tepat.
Buku 7 Tips Sukses Kinclong Cari Kerja di Luar Negeri karya Yulita Wibowo dan Hendra Arifin membahas strategi mencari pekerjaan di luar negeri dengan pendekatan yang praktis.
Isinya juga dilengkapi kisah orang Indonesia yang telah bekerja di luar negeri sehingga kamu bisa mendapatkan gambaran dari pengalaman mereka.
Buku ini bisa menjadi bacaan tambahan untuk memperluas persiapanmu.
Yuk, segera dapatkan bukunya di Gramedia Digital segera!