Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dokumen SDUWHV Apa Saja? Ini Daftar Dokumen Wajib dan Tips Lolos Verifikasi

Kompas.com, 3 September 2026, 12:00 WIB
Dokumen SDUWHV Sumber Gambar: Pexels.com/Nothing Ahead Dokumen SDUWHV
Rujukan artikel ini:
7 Tips Sukses Kinclong Cari…
Pengarang: Yulita Wibowo dan Hendra…
Penulis Adnan
|
Editor Novia Putri Anindhita

Dokumen SDUWHV merupakan berkas yang perlu disiapkan WNI untuk memperoleh surat dukungan pemerintah Indonesia sebelum mengajukan Work and Holiday Visa Subclass 462 Australia.

Pengajuannya dilakukan secara online melalui portal resmi SDUWHV dengan mengunggah dokumen persyaratan pada tanggal yang ditentukan.

Dokumen apa saja yang diperlukan? Simak selengkapnya di artikel berikut.

Dokumen Wajib SDUWHV Ditjen Imigrasi

Supaya tidak keliru membawa persyaratan lama, berikut dokumen wajib yang mengacu pada informasi SDUWHV terbaru dari jajaran Ditjen Imigrasi.

1. Dokumen Identitas Diri Utama

Paspor Republik Indonesia menjadi salah satu dokumen utama dan harus memiliki masa berlaku minimal 12 bulan.

Selain itu, siapkan juga KTP elektronik dan pasfoto terbaru dengan latar belakang putih.

Untuk rincian teknis pasfoto atau cara mengunggahnya, ikuti ketentuan yang muncul di portal SDUWHV saat periode pendaftaran dibuka.

2. Dokumen Kualifikasi Pendidikan

Bagi yang sudah lulus, siapkan ijazah perguruan tinggi minimal Diploma III sesuai kualifikasi yang dipersyaratkan.

Untuk lulusan perguruan tinggi luar negeri, informasi Imigrasi juga mencantumkan dokumen pendidikan yang relevan, termasuk ijazah dan kartu hasil studi.

Kalau kamu masih berstatus mahasiswa, kamu harus sudah menempuh minimal dua tahun pendidikan jenjang sarjana.

Dokumen yang perlu disiapkan meliputi surat keterangan mahasiswa aktif, KHS semester 1–4, dan KTM.

Berkas mahasiswa tersebut digabung dalam satu file PDF dengan ukuran maksimal 10 MB.

3. Dokumen Kemampuan Bahasa Inggris (Functional English)

Kamu wajib memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang memenuhi persyaratan Functional English.

Department of Home Affairs Australia menerima beberapa jenis tes untuk membuktikan kemampuan tersebut, di antaranya IELTS Academic atau General Training dengan skor rata-rata minimal 4,5, PTE Academic minimal 24, dan TOEFL iBT minimal 26.

Khusus TOEFL iBT hanya diterima jika tes diambil melalui jalur pendaftaran yang ditujukan untuk keperluan Australia.

Jika menggunakan sertifikat yang diterbitkan berdasarkan ketentuan lama, skor yang dipersyaratkan dapat berbeda, yakni PTE 30 dan TOEFL iBT 32.

Karena itu, pastikan sertifikat yang digunakan masih memenuhi masa berlaku dan ketentuan transisi yang ditetapkan oleh Department of Home Affairs.

4. Dokumen Keuangan dan Kepemilikan Dana

Kamu perlu menyiapkan bukti kepemilikan dana minimal AUD 5.000.

Untuk pengajuan SDUWHV terbaru, bukti tersebut dapat berupa surat keterangan bank yang menunjukkan kepemilikan dana.

Jika dana berasal dari orang tua atau wali, dokumen yang perlu disiapkan mencakup surat keterangan bank, KTP orang tua atau wali, KK, serta surat pernyataan bermeterai Rp10.000.

Persyaratan tersebut tercantum dalam informasi terbaru dari Imigrasi.

5. Dokumen Legalitas dan Pernyataan

Siapkan Surat Pernyataan Keabsahan Dokumen yang dibubuhi meterai Rp10.000.

Dokumen ini tercantum dalam daftar persyaratan SDUWHV yang dipublikasikan Imigrasi pada tahun 2026.

Sebelum mengunggahnya, periksa kembali identitas, tanda tangan, dan informasi lain yang tercantum di dalam surat.

Pastikan semuanya sesuai dengan dokumen identitas yang kamu gunakan dalam pendaftaran.

Aturan Penerjemahan Dokumen: Haruskah Menggunakan Sworn Translator?

Apakah semua dokumen untuk SDUWHV harus diterjemahkan ke bahasa Inggris? Tidak.

Untuk tahap pengajuan SDUWHV, Ditjen Imigrasi menyatakan versi terjemahan bahasa Inggris tidak lagi menjadi persyaratan umum.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Ketentuan tersebut juga pernah ditegaskan dalam informasi resmi Imigrasi mengenai pendaftaran SDUWHV.

Ada pengecualian untuk Surat Keterangan Aktif Kuliah dari luar negeri apabila dokumen tersebut menggunakan bahasa selain Indonesia atau Inggris.

Dalam kondisi ini, dokumen perlu disiapkan sesuai ketentuan yang berlaku pada periode pendaftaran.

Namun, ketentuannya berbeda ketika kamu masuk ke tahap pengajuan Work and Holiday Visa (subclass 462) kepada Department of Home Affairs Australia.

Untuk permohonan visa tersebut, dokumen yang tidak berbahasa Inggris harus disertai terjemahan bahasa Inggris dan dokumen asli juga tetap dilampirkan.

Department of Home Affairs menjelaskan bahwa penerjemah di Australia harus terakreditasi oleh National Accreditation Authority for Translators and Interpreters (NAATI).

Sementara itu, penerjemah yang berada di luar Australia tidak wajib terakreditasi, tetapi hasil terjemahannya harus mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon, serta kualifikasi dan pengalaman penerjemah.

Panduan Menyusun Dokumen Keuangan jika Menggunakan Rekening Orang Tua

Jika kamu menggunakan rekening orang tua untuk menunjukkan kecukupan dana, pastikan bukti kepemilikan dana dan hubungan keluarga dapat dijelaskan dengan dokumen pendukung yang sesuai.

Ketentuan detailnya tetap perlu mengikuti daftar persyaratan yang ditampilkan Ditjen Imigrasi pada periode pendaftaran SDUWHV.

Dokumen pendukung yang perlu kamu siapkan dapat mencakup surat keterangan atau referensi bank atas nama orang tua serta surat pernyataan jaminan finansial dari orang tua apabila format pendaftaran mensyaratkannya.

Untuk membuktikan hubungan antara pemohon dan orang tua, akta kelahiran atau dokumen keluarga yang relevan juga sebaiknya disiapkan.

Dengan begitu, jangan hanya memastikan nominal dana mencukupi.

Nama pemilik rekening, identitas orang tua, identitas pemohon, dan hubungan keluarga juga perlu dapat diverifikasi melalui dokumen yang kamu unggah.

5 Kesalahan Fatal Penyiapan Dokumen SDUWHV yang Memicu Penolakan Sistem

Untuk menghindari kesalahan dokumen, cek lima hal ini sebelum mengunggah berkas.

Ketentuan yang tercantum di portal atau pengumuman resmi pada periode pendaftaran tetap menjadi acuan utama.

1. Kompresi File Terlalu Ekstrem

Jangan mengecilkan file sampai dokumen menjadi buram atau tidak terbaca.

Ikuti batas ukuran yang ditetapkan sistem pada periode pendaftaran.

2. Perbedaan Ejaan Nama

Pastikan nama dan identitas pada dokumen konsisten dengan paspor, terutama pada dokumen pendidikan dan sertifikat bahasa.

3. Sertifikat Bahasa Tidak Memenuhi Ketentuan

Pastikan hasil tes masih dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan Functional English yang berlaku saat pengajuan visa, termasuk memperhatikan aturan transisi setelah perubahan ketentuan 7 Agustus 2025.

4. Bukti Dana Tidak Sesuai

Pastikan surat keterangan bank menunjukkan kepemilikan dana minimal AUD 5.000 dan memenuhi format yang dipersyaratkan Ditjen Imigrasi.

5. Surat Pernyataan Tidak Sesuai

Pastikan Surat Pernyataan Keabsahan Dokumen dibuat dan ditandatangani sesuai format serta menggunakan meterai Rp10.000 sebagaimana dipersyaratkan.

Persiapan menuju dunia kerja internasional tidak berhenti setelah dokumen SDUWHV selesai.

Kamu juga perlu memahami bagaimana peluang kerja di luar negeri bisa dipersiapkan secara realistis, termasuk melalui perencanaan dan strategi yang tepat.

Buku 7 Tips Sukses Kinclong Cari Kerja di Luar Negeri karya Yulita Wibowo dan Hendra Arifin membahas strategi mencari pekerjaan di luar negeri dengan pendekatan yang praktis.

Isinya juga dilengkapi kisah orang Indonesia yang telah bekerja di luar negeri sehingga kamu bisa mendapatkan gambaran dari pengalaman mereka.

Buku ini bisa menjadi bacaan tambahan untuk memperluas persiapanmu.

Yuk, segera dapatkan bukunya di Gramedia Digital segera!






Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau