Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Fungsi Amiloplas pada Sel Tumbuhan?

Kompas.com, 23 Februari 2026, 14:01 WIB
Fungsi Amiloplas pada Sel Tumbuhan Sumber Gambar: Freepik.com Fungsi Amiloplas pada Sel Tumbuhan
Rujukan artikel ini:
Anatomi Tumbuhan
Pengarang: Sri Mulyani E. S.
Penulis Nadia
|
Editor Novia Putri Anindhita

Sel tumbuhan merupakan unit dasar penyusun tubuh tumbuhan yang di dalamnya terdapat berbagai organel dengan fungsi spesifik.

Organel-organel tersebut bekerja secara terkoordinasi untuk mendukung proses metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan tumbuhan.

Salah satu kelompok organel penting pada sel tumbuhan adalah plastida, yang memiliki peran utama dalam proses fotosintesis, pewarnaan, dan penyimpanan cadangan makanan.

Pengertian Amiloplas

Amiloplas adalah organel sel tumbuhan yang termasuk dalam kelompok leukoplas dan berfungsi sebagai tempat sintesis serta penyimpanan pati (amilum).

Amiloplas tidak mengandung pigmen sehingga tidak berwarna dan umumnya ditemukan pada bagian tumbuhan yang tidak terpapar cahaya matahari secara langsung.

Sebagai plastida penyimpan, amiloplas berperan dalam mengubah glukosa hasil fotosintesis menjadi pati yang disimpan dalam bentuk granula pati.

Cadangan makanan ini akan digunakan kembali oleh tumbuhan ketika dibutuhkan, terutama pada fase pertumbuhan awal atau saat ketersediaan energi terbatas.

Letak Amiloplas dalam Sel Tumbuhan

Amiloplas terletak di dalam sitoplasma sel tumbuhan, khususnya pada sel-sel penyimpan cadangan makanan.

Organel ini banyak ditemukan pada jaringan parenkim, seperti pada umbi, biji, endosperma, dan akar penyimpanan.

Contoh bagian tumbuhan yang kaya akan amiloplas antara lain umbi kentang, biji padi, biji jagung, dan singkong.

Letak amiloplas yang strategis pada jaringan penyimpan memungkinkan tumbuhan menyimpan energi dalam jumlah besar untuk mendukung kelangsungan hidupnya.

Struktur Amiloplas

Struktur amiloplas terdiri atas beberapa bagian utama yang saling berkaitan dan bekerja secara terintegrasi untuk mendukung fungsinya sebagai penyimpan pati.

Bagian-bagian tersebut antara lain:

1. Membran Plastida

Amiloplas dibungkus oleh dua lapis membran yang berfungsi melindungi isi organel serta mengatur keluar-masuknya zat.

Membran ini juga berperan dalam menjaga kestabilan lingkungan internal amiloplas.

2. Stroma

Stroma merupakan cairan di dalam amiloplas yang mengandung berbagai enzim penting.

Enzim-enzim inilah yang berperan dalam proses sintesis pati dari molekul glukosa.

3. Granula Pati

Granula pati adalah hasil utama aktivitas amiloplas.

Granula ini tersusun atas amilosa dan amilopektin yang menjadi bentuk cadangan energi bagi tumbuhan.

Ukuran dan jumlah granula pati dapat berbeda-beda tergantung jenis tumbuhan dan kondisi pertumbuhannya.

Fungsi Amiloplas pada Sel Tumbuhan

Fungsi amiloplas pada sel tumbuhan sangat penting dan beragam, terutama dalam kaitannya dengan penyimpanan serta pemanfaatan energi.

Berikut adalah fungsi utama amiloplas:

1. Penyimpanan Pati

Fungsi utama amiloplas adalah menyimpan pati sebagai cadangan makanan.

Pati merupakan polisakarida yang tersusun dari banyak molekul glukosa dan berfungsi sebagai sumber energi utama bagi tumbuhan.

Dengan adanya amiloplas, tumbuhan dapat menyimpan kelebihan hasil fotosintesis dalam bentuk pati.

2. Sintesis Pati

Selain menyimpan, amiloplas juga berperan dalam proses sintesis pati.

Glukosa yang dihasilkan dari fotosintesis akan diubah dan dirangkai menjadi molekul pati melalui bantuan enzim yang terdapat di dalam stroma amiloplas.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

3. Sumber Cadangan Energi

Pati yang disimpan dalam amiloplas akan digunakan kembali oleh tumbuhan saat membutuhkan energi, misalnya pada proses perkecambahan biji, pertumbuhan akar dan tunas, serta saat kondisi lingkungan tidak mendukung fotosintesis.

4. Peran dalam Gravitropisme

Amiloplas juga berperan dalam proses gravitropisme, yaitu respons tumbuhan terhadap gaya gravitasi.

Pada sel-sel tertentu, terutama di ujung akar, amiloplas berfungsi sebagai statolit yang membantu sel mendeteksi arah gravitasi sehingga akar dapat tumbuh ke arah bawah.

Perbedaan Amiloplas dengan Plastida Lain

Amiloplas memiliki perbedaan yang cukup jelas dengan plastida lainnya, antara lain:

  • Kloroplas: berfungsi dalam fotosintesis dan mengandung klorofil, sedangkan amiloplas tidak mengandung pigmen dan berfungsi menyimpan pati.
  • Kromoplas: mengandung pigmen warna dan berperan dalam pewarnaan bunga atau buah.
  • Leukoplas lain: seperti elaioplas yang menyimpan lemak dan proteinoplas yang menyimpan protein.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa setiap plastida memiliki fungsi khusus sesuai dengan kebutuhan sel tumbuhan.

Proses Pembentukan dan Perkembangan Amiloplas

Amiloplas berasal dari proplastida, yaitu plastida muda yang memiliki kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi berbagai jenis plastida sesuai dengan kebutuhan sel.

Proses diferensiasi proplastida menjadi amiloplas dipengaruhi oleh faktor genetik serta kondisi lingkungan, seperti ketersediaan cahaya dan nutrisi.

Pada jaringan tumbuhan yang tidak terpapar cahaya matahari secara langsung, plastida cenderung berkembang menjadi amiloplas yang berfungsi menyimpan cadangan makanan dalam bentuk pati.

Proses ini memungkinkan tumbuhan mengatur penyimpanan energi secara efisien sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan metabolisme sel.

Peran Amiloplas dalam Kehidupan Tumbuhan

Dalam kehidupan tumbuhan, amiloplas berperan penting dalam menjaga ketersediaan energi yang dibutuhkan untuk berbagai proses metabolisme.

Cadangan pati yang disimpan di dalam amiloplas memungkinkan tumbuhan bertahan pada kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan, seperti saat intensitas cahaya rendah atau ketika proses fotosintesis belum dapat berlangsung secara optimal.

Selain itu, amiloplas memiliki peran krusial dalam mendukung pertumbuhan awal tumbuhan, terutama pada fase perkecambahan biji.

Energi yang berasal dari pati digunakan untuk menunjang pertumbuhan embrio hingga tumbuhan mampu berfotosintesis secara mandiri dan menghasilkan energi sendiri.

Jika amiloplas tidak berfungsi dengan baik, tumbuhan akan mengalami gangguan dalam proses penyimpanan energi karena pati sebagai cadangan makanan tidak dapat dibentuk atau disimpan secara optimal.

Kondisi ini dapat menyebabkan tumbuhan kekurangan energi untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan sehingga pertumbuhan menjadi terhambat dan daya tahan terhadap lingkungan menurun.

Pada tanaman budidaya, gangguan fungsi amiloplas juga dapat berdampak pada penurunan kualitas dan kuantitas hasil panen.

Oleh karena itu, keberadaan dan fungsi amiloplas sangat penting bagi kelangsungan hidup tumbuhan serta produktivitas tanaman secara keseluruhan.

Amiloplas dalam Kehidupan Manusia

Bagi manusia, amiloplas memiliki peran tidak langsung namun sangat penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari.

Pati yang disimpan di dalam amiloplas menjadi sumber karbohidrat utama yang terdapat pada berbagai bahan pangan pokok, seperti beras, kentang, jagung, dan singkong.

Karbohidrat tersebut berfungsi sebagai sumber energi utama bagi tubuh manusia untuk menjalankan aktivitas metabolisme dan kegiatan sehari-hari.

Dengan demikian, keberadaan amiloplas tidak hanya berperan dalam kehidupan sel tumbuhan, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan ketahanan pangan, ketersediaan bahan makanan, serta keberlangsungan kehidupan manusia secara luas.

Peran Amiloplas dalam Sistem Sel Tumbuhan

Amiloplas merupakan organel penting yang berperan sebagai pusat penyimpanan dan sintesis pati pada sel tumbuhan.

Dengan fungsi tersebut, amiloplas mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta kelangsungan hidup tumbuhan.

Pemahaman mengenai fungsi amiloplas pada sel tumbuhan membantu kita melihat bagaimana sistem sel bekerja secara terkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan energi tumbuhan.

Sebagai referensi pendukung, buku Anatomi Tumbuhan dapat digunakan untuk memperdalam pemahaman mengenai struktur internal tumbuhan, mulai dari tingkat sel hingga jaringan.

Buku ini membahas berbagai komponen penyusun sel tumbuhan beserta fungsinya, termasuk plastida seperti amiloplas yang berperan dalam penyimpanan cadangan makanan.

Buku ini bisa kamu baca secara online melalui Gramedia Digital.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau