Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Fungsi Diktiosom pada Sel Tumbuhan? Yuk, Cari Tahu di Sini!

Kompas.com, 24 Februari 2026, 09:00 WIB
Fungsi Diktiosom pada Sel Tumbuhan Sumber Gambar: Freepik.com Fungsi Diktiosom pada Sel Tumbuhan
Rujukan artikel ini:
Seri Pengayaan Pembelajaran Biologi :…
Pengarang: Wigati Hadi Omegawati
Penulis Nadia
|
Editor Novia Putri Anindhita

Sel tumbuhan merupakan unit struktural dan fungsional terkecil yang menyusun tubuh tumbuhan.

Di dalam sel tumbuhan terdapat berbagai organel yang masing-masing memiliki peran penting untuk menjaga kelangsungan hidup sel.

Organel-organel tersebut bekerja secara terkoordinasi dalam menjalankan proses metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan tumbuhan.

Salah satu organel yang berperan penting dalam proses sekresi dan transportasi zat di dalam sel tumbuhan adalah diktiosom.

Apa itu diktiosom dan apa perannya dalam sel tumbuhan? Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Diktiosom

Diktiosom adalah organel sel yang terdapat pada sel tumbuhan dan berfungsi sebagai pusat modifikasi, pengemasan, serta distribusi protein dan lipid.

Secara struktural dan fungsional, diktiosom merupakan bagian dari aparatus Golgi.

Istilah diktiosom digunakan khusus untuk menyebut aparatus Golgi pada sel tumbuhan, sedangkan pada sel hewan lebih sering disebut badan Golgi.

Diktiosom tersusun atas tumpukan kantung pipih yang disebut sisterna.

Organel ini bekerja erat dengan retikulum endoplasma (RE), terutama RE kasar, dalam memproses protein sebelum dikirimkan ke bagian sel lain atau dikeluarkan dari sel.

Dengan kata lain, diktiosom berperan sebagai “pabrik pengemasan” dalam sel tumbuhan.

Letak Diktiosom dalam Sel Tumbuhan

Diktiosom terletak di dalam sitoplasma sel tumbuhan dan biasanya berada dekat dengan retikulum endoplasma.

Letaknya tidak menetap di satu titik tertentu, melainkan dapat tersebar di berbagai bagian sitoplasma.

Pada sel tumbuhan, jumlah diktiosom relatif banyak dan tersebar, tidak terpusat seperti badan Golgi pada sel hewan.

Kedekatan letak diktiosom dengan retikulum endoplasma mempermudah proses transportasi protein dan lipid.

Protein yang disintesis di retikulum endoplasma akan langsung dikirim ke diktiosom melalui vesikel untuk diproses lebih lanjut.

Struktur Diktiosom

Struktur diktiosom terdiri atas beberapa bagian utama yang saling berkaitan dan bekerja secara terkoordinasi untuk mendukung fungsi diktiosom dalam proses modifikasi, pengemasan, serta distribusi zat di dalam sel tumbuhan.

Setiap bagian memiliki peran spesifik yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain sehingga memungkinkan diktiosom menjalankan fungsinya secara optimal.

Bagian-bagian utama tersebut antara lain:

1. Sisterna

Sisterna adalah kantung pipih bermembran yang tersusun bertumpuk.

Dalam satu diktiosom biasanya terdapat beberapa sisterna yang membentuk struktur seperti tumpukan piring.

Sisterna berfungsi sebagai tempat modifikasi dan pemrosesan protein.

2. Vesikel

Vesikel merupakan kantung kecil bermembran yang berfungsi mengangkut protein dan lipid dari dan menuju diktiosom.

Vesikel membawa hasil sintesis dari retikulum endoplasma ke diktiosom, serta membawa hasil pemrosesan dari diktiosom ke organel lain atau ke membran sel.

3. Polaritas Diktiosom

Diktiosom memiliki dua sisi yang berbeda, yaitu sisi cis dan sisi trans.

Sisi cis berfungsi menerima vesikel yang berasal dari retikulum endoplasma.

Sisi trans berfungsi mengirimkan vesikel yang telah berisi protein atau senyawa lain ke tujuan akhir.

Struktur yang terorganisir ini memungkinkan diktiosom menjalankan fungsinya secara efisien dalam sel tumbuhan.

Fungsi Diktiosom pada Sel Tumbuhan

Fungsi diktiosom pada sel tumbuhan sangat beragam dan berperan penting dalam kehidupan sel.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Berikut adalah beberapa fungsi utama diktiosom:

1. Memodifikasi Protein

Protein yang disintesis di retikulum endoplasma belum sepenuhnya siap digunakan.

Diktiosom berperan dalam memodifikasi protein tersebut, salah satunya melalui proses glikosilasi, yaitu penambahan gugus karbohidrat pada protein.

Modifikasi ini penting agar protein dapat berfungsi secara optimal.

2. Mengemas dan Mendistribusikan Protein

Setelah dimodifikasi, protein akan dikemas oleh diktiosom ke dalam vesikel.

Vesikel ini kemudian mendistribusikan protein ke berbagai bagian sel, seperti membran sel, vakuola, atau bahkan ke luar sel melalui proses sekresi.

3. Pembentukan Polisakarida Dinding Sel

Salah satu fungsi khas diktiosom pada sel tumbuhan adalah perannya dalam pembentukan dinding sel.

Diktiosom mensintesis dan mengemas polisakarida seperti hemiselulosa dan pektin yang merupakan komponen penting dinding sel tumbuhan.

Tanpa diktiosom, pembentukan dinding sel tidak akan berjalan dengan sempurna.

4. Sekresi Zat

Diktiosom berperan dalam proses sekresi berbagai zat, termasuk enzim dan senyawa lain yang dibutuhkan oleh sel atau jaringan tumbuhan.

Zat-zat tersebut dikemas dalam vesikel dan dikeluarkan melalui membran sel.

5. Peran dalam Pertumbuhan dan Perkembangan Sel

Dengan mendukung pembentukan dinding sel dan distribusi protein, diktiosom berperan tidak langsung dalam pertumbuhan dan perkembangan sel tumbuhan.

Organel ini juga berkontribusi dalam proses pembelahan sel dan diferensiasi jaringan.

Perbedaan Diktiosom pada Sel Tumbuhan dan Badan Golgi pada Sel Hewan

Meskipun memiliki fungsi yang hampir sama, terdapat beberapa perbedaan antara diktiosom pada sel tumbuhan dan badan Golgi pada sel hewan, antara lain:

1. Jumlah dan Persebaran

Diktiosom pada sel tumbuhan jumlahnya banyak dan tersebar, sedangkan badan Golgi pada sel hewan biasanya terpusat.

2. Fungsi Spesifik

Diktiosom berperan penting dalam pembentukan dinding sel tumbuhan, fungsi ini tidak ditemukan pada badan Golgi sel hewan.

3. Letak

Badan Golgi pada sel hewan umumnya terletak dekat inti sel, sedangkan diktiosom pada sel tumbuhan tersebar di sitoplasma.

Dampak Jika Diktiosom Tidak Berfungsi

Jika diktiosom tidak berfungsi dengan baik, sel tumbuhan akan mengalami berbagai gangguan.

Proses sekresi protein akan terhambat, pembentukan dinding sel menjadi tidak sempurna, dan pertumbuhan sel dapat terganggu.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan secara keseluruhan.

Contoh Peran Diktiosom dalam Kehidupan Tumbuhan

Dalam kehidupan tumbuhan, peran diktiosom dapat dilihat pada proses pertumbuhan akar dan batang.

Diktiosom membantu menyediakan komponen dinding sel yang dibutuhkan untuk pembelahan dan pemanjangan sel.

Selain itu, diktiosom juga berperan dalam proses penyembuhan luka pada tumbuhan melalui sekresi senyawa tertentu.

Pentingnya Diktiosom dalam Sistem Sel Tumbuhan

Diktiosom merupakan organel penting pada sel tumbuhan yang berfungsi sebagai pusat modifikasi, pengemasan, dan distribusi protein serta senyawa lain.

Selain itu, diktiosom memiliki peran khusus dalam pembentukan dinding sel tumbuhan melalui sintesis polisakarida.

Dengan berbagai fungsi tersebut, diktiosom berperan besar dalam menjaga kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan perkembangan sel tumbuhan.

Oleh karena itu, pemahaman mengenai fungsi diktiosom pada sel tumbuhan menjadi bagian penting dalam mempelajari biologi sel.

Sebagai bahan bacaan pendukung, buku Seri Pengayaan Pembelajaran Biologi: Dunia Tumbuhan dapat dijadikan referensi tambahan untuk memahami struktur dan fungsi sel tumbuhan secara lebih menyeluruh.

Buku ini membahas berbagai aspek biologi tumbuhan, mulai dari tingkat sel hingga jaringan, termasuk penjelasan mengenai organel sel dan perannya dalam menunjang kehidupan tumbuhan.

Buku ini dapat ditemukan dan diakses melalui Gramedia Digital sehingga memudahkan pembaca untuk memperoleh sumber belajar yang kredibel dan relevan.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

Cara Memakai Kompas Digital di HP dan Panduan Kalibrasinya

buku
Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

Cerita Pong Tiku: Kisah Pahlawan Toraja yang Gigih Melawan Penjajahan

buku
6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

6 Legenda Betawi Terkenal Beserta Sejarah dan Pesan Moralnya

buku
Tren

Tren "Marriage Is Scary": Benarkah Menikah Adalah 'Ijazah Kelulusan' Hidup yang Wajib Dikejar?

buku
Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

Ketika Validasi Menjadi Candu dan Hubungan Kehilangan Empati

buku
Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

Cerita Rakyat Gorontalo Singkat: Mengenal Legenda dan Kisah Tradisional yang Penuh Pesan Moral

buku
Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

Asal Usul Gorontalo: Sejarah, Arti Nama, dan Perjalanan Panjang Daerah Hulonthalo

buku
Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

Tema Trivia Halloween Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Malam Keakraban

buku
Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

Cerita Rakyat Makassar: Kisah Legenda yang Masih Dikenang Hingga Kini 

buku
Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

Legenda Batu Kepampang: Cerita Rakyat Lampung yang Penuh Pesan Moral

buku
Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

Konsep Trivia Retro Paling Seru untuk Acara Kumpul Komunitas dan Keluarga

buku
Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

Asal Usul Ondel-Ondel Betawi: Sejarah, Makna Wajah, dan Rahasia Masa Lalunya

buku
Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

buku
7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

buku
Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

buku
Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau