Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

“Jojo si Orang Utan”: Kisah Mengharukan tentang Orang Utan yang Diselamatkan

Kompas.com, 5 Maret 2024, 18:00 WIB
Buku Jo-Jo si Orang Utan Sumber Gambar: Dok. Bhuana Ilmu Populer Buku Jo-Jo si Orang Utan
Rujukan artikel ini:
Jo-jo si Orang Utan
Pengarang: JUAN SCALITER
|
Editor Ratih Widiastuty

Mengenal Orang Utan Lewat Buku Jo-Jo Si Orang Utan

Orang utan adalah hewan primata yang paling mirip dengan manusia.

Hewan ini menghiasi keindahan dan kekayaan di bumi.

Namun, kini orang utan terancam punah.

Primata ini diusir dari rumahnya sendiri demi kepentingan manusia.

Bahkan beberapa orang melakukan hal yang paling keji untuk melenyapkan mereka karena dianggap hama.

Inilah yang dialami Jo-Jo, seekor orang utan jantan yang telah merasakan kekejian manusia.

Sinopsis Jo-Jo Si Orang Utan

Jo-Jo dipaksa berpisah dengan ibunya, dan tinggal di tempat antah-berantah.

Dirantai dan diasingkan, membuatnya merindukan kebebasan dan kenyamanan alam liar.

Jo-Jo adalah gambaran nyata dari kekejian manusia.

Dia sangat rapuh di alam, terutama ketika bertemu manusia.

Namun, tidak semua manusia memiliki hati yang jahat.

Penderitaan Jo-Jo pun berakhir ketika bertemu Dr. Karmele Llano Sanchez.

Dia dirawat dan dipulangkan ke hutan yang dirindukannya.

Inilah titik balik dalam hidupnya.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Kepedulian Karmele mengubah segalanya.

Kisah Jo-Jo adalah kisah nyata, dan ini tidak hanya cerita dari Jo-Jo saja.

Banyak orang utan di luar sana mengalami hal yang serupa.

Akan tetapi, di balik kesedihan cerita ini, masih ada harapan.

Inilah yang disampaikan dalam buku “Jo-Jo si Orang Utan”.

Buku ini mengingatkan kita akan pentingnya melindungi alam yang sudah dititipkan Tuhan kepada kita.

Belum terlambat untuk menyelamatkan mereka.

Oleh karena itu, penting untuk menanamkan kepedulian tentang alam sejak dini kepada anak-anak.

Buku ini sangat cocok digunakan untuk mengajak anak-anak mengenal alam lebih dekat lagi.

Desainnya dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik di setiap lembarnya.

Ilustrasinya menggambarkan ekspresi Jo-Jo dengan baik sehingga anak-anak akan ikut merasakan empati terhadap Jo-Jo.

Dengan membaca kisah petualangan Jo-Jo, mereka tidak hanya akan terhibur, tetapi juga bisa memahami pentingnya menjaga alam dan satwa liar.

Mari ikuti kisah “Jo-Jo si Orang Utan”.

Dapatkan buku ini agar kita bisa mengajarkan anak-anak untuk mencintai alam lebih dalam lagi.

Segera dapatkan bukunya di Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Manfaat Mendengarkan Audiobook untuk Belajar, Produktivitas, dan Kesehatan Mental

Manfaat Mendengarkan Audiobook untuk Belajar, Produktivitas, dan Kesehatan Mental

buku
Kenapa Korea Terbagi Dua? Berikut Sejarah di Balik Perpecahannya

Kenapa Korea Terbagi Dua? Berikut Sejarah di Balik Perpecahannya

buku
8 Rekomendasi Tempat Wisata Sejarah di Seoul yang Wajib Dikunjungi

8 Rekomendasi Tempat Wisata Sejarah di Seoul yang Wajib Dikunjungi

buku
Gerakan Bawah Tanah Korea: Organisasi Rahasia di Masa Penjajahan Jepang

Gerakan Bawah Tanah Korea: Organisasi Rahasia di Masa Penjajahan Jepang

buku
Kapan Tanam Paksa Dimulai? Ini Sejarah, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

Kapan Tanam Paksa Dimulai? Ini Sejarah, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

buku
Apa Itu Tanam Paksa? Pengertian, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

Apa Itu Tanam Paksa? Pengertian, Tujuan, dan Dampaknya bagi Indonesia

buku
Masih Ragu Investasi Syariah? 4 Miskonsepsi yang Perlu Diluruskan

Masih Ragu Investasi Syariah? 4 Miskonsepsi yang Perlu Diluruskan

buku
Perdagangan Masa Penjajahan Belanda: Sejarah, Sistem, dan Dampaknya bagi Indonesia

Perdagangan Masa Penjajahan Belanda: Sejarah, Sistem, dan Dampaknya bagi Indonesia

buku
Mengenal Komoditas Utama Masa Kolonial yang Jadi Incaran Belanda

Mengenal Komoditas Utama Masa Kolonial yang Jadi Incaran Belanda

buku
8 Tokoh Perlawanan terhadap Belanda dan Perjuangannya dalam Sejarah Indonesia

8 Tokoh Perlawanan terhadap Belanda dan Perjuangannya dalam Sejarah Indonesia

buku
Hasil Bumi Indonesia Masa Belanda: Rempah-Rempah hingga Komoditas Ekspor

Hasil Bumi Indonesia Masa Belanda: Rempah-Rempah hingga Komoditas Ekspor

buku
4 Pemain Muda Spanyol Paling Bersinar di Piala Dunia 2026

4 Pemain Muda Spanyol Paling Bersinar di Piala Dunia 2026

buku
8 Tokoh Kemerdekaan Korea Selatan Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah

8 Tokoh Kemerdekaan Korea Selatan Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah

buku
7 Fakta Unik Kemerdekaan Korea yang Jarang Diketahui

7 Fakta Unik Kemerdekaan Korea yang Jarang Diketahui

buku
Hubungan Korea Selatan dan Amerika Serikat: Sejarah Aliansi, Militer, dan Ekonomi

Hubungan Korea Selatan dan Amerika Serikat: Sejarah Aliansi, Militer, dan Ekonomi

buku
Kenapa Orang Betah Berlama-lama di Toko Buku? Ini Rahasianya

Kenapa Orang Betah Berlama-lama di Toko Buku? Ini Rahasianya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau