Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rumah Lebah, Novel Best Seller Psychological Thriller yang Cetak Ulang!

Kompas.com, 17 Juli 2023, 10:00 WIB
Novel Rumah Lebah Sumber Gambar: Dok. Bhuana Ilmu Populer  Novel Rumah Lebah
Rujukan artikel ini:
Rumah Lebah
Pengarang: Ruwi Meita
|
Editor Puteri

Salah satu novel best seller yang berhasil memikat hati para penyuka genre psychological thriller, Rumah Lebah karya Ruwi Meita, yang diterbitkan oleh Penerbit Bhuana Ilmu Populer kembali hadir di toko buku.

Novel ini memadukan genre misteri thriller dengan eksplorasi isu kesehatan mental yang kompleks.

Pembaca akan dibawa pada petualangan gelap yang penuh misteri di dunia Mala, seorang gadis kecil berusia enam tahun yang terobsesi pada ensiklopedia dan kecintaannya pada beruang.

Memperkenalkan juga enam orang asing yang tinggal di rumah Mala, menyulut pertanyaan tentang siapa mereka sebenarnya dan rahasia apa yang mereka simpan.

Rumah Lebah dan Mala, Gadis Kecil Penuh Misteri

Tokoh utama dalam buku Rumah Lebah adalah Mala. Gadis kecil ini mempunyai kebiasaan unik membaca ensiklopedia dan mengurutkan buku dari kiri ke kanan.

Meskipun hanya tinggal dengan orangtuanya, Mala selalu membicarakan enam orang asing yang tinggal di rumahnya.

Kepribadian dan interaksi Mala dengan karakter-karakter ini menimbulkan ketegangan dan meningkatkan rasa ingin tahu pembaca tentang siapa mereka dan apa yang sebenarnya terjadi di rumah tersebut.

Mengungkap Misteri Enam Orang Asing dalam Rumah Lebah

Keenam orang asing yang tinggal di rumah Mala menjadi titik fokus misteri dalam novel ini.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Satira, Wilis, Tante Ana, Abuela, dan si Kembar yang hanya dapat mendengar, melihat, dan mencatat, semuanya mempunyai peran yang menarik dalam cerita.

Penulis juga secara cerdik menuliskan interaksi antara Mala dan keenam karakter, menyajikan petunjuk-petunjuk tersembunyi yang mengarah pada sebuah rahasia yang akan terungkap seiring berjalannya cerita.

Isu Kesehatan Mental dan Kompleksitas Manusia dalam Novel Rumah Lebah

Selain misteri yang menggugah rasa ingin tahu, novel ini juga mengangkat isu kesehatan mental melalui karakter-karakter yang kompleks.

Penulis menggambarkan berbagai aspek kesehatan mental, seperti obsesi, kecemasan, dan interaksi sosial yang sulit.

Pembaca diajak untuk merenungkan kerentanan manusia dan kompleksitas batin yang dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Novel Rumah Lebah membangun cerita yang menarik, memikat pembaca dengan intrik yang penuh teka-teki.

Melalui karakter utama yang rumit, pembaca diajak untuk merenungkan batasan realitas dan imajinasi, serta memahami perjuangan yang dialami oleh seseorang dengan masalah kesehatan mental.

Dapatkan Novel Rumah Lebah di Toko Buku Gramedia atau membelinya secara online melalui Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau