Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah dan Misteri Keajaiban Piramida Giza yang Mengagumkan

Kompas.com, 27 Juni 2023, 12:30 WIB
Keajaiban Piramida Giza Photo by Andreea Ch on Pexels Keajaiban Piramida Giza
Rujukan artikel ini:
Misteri Piramida Dan Sphinx
Pengarang: Khalid Ali Nabhan
|
Editor Rahmad

Kamu pasti sudah tidak asing dengan Mesir yang identik dengan bagungan Piramida yang penuh misteri. Piramida Giza adalah salah satu keajaiban dunia kuno yang paling terkenal dan misterius.

Terletak di pinggiran Kairo, Mesir, piramida-piramida ini telah menjadi objek penelitian dan spekulasi selama berabad-abad.

Apakah kamu penasaran bagaimana sejarah dan misteri Piramida ini?

Yuk, jelajahi beberapa misteri dan fakta menarik tentang Piramida Giza yang terus memikat imajinasi orang-orang di seluruh dunia.

Keajaiban Piramida Giza

Berikut ini penjelasan tentang sejarah dan misteri keajaiban Piramida Giza yang banyak menyita perhatian orang:

1. Sejarah Piramida Giza

Piramida Giza terdiri dari tiga piramida utama yang paling terkenal: Piramida Besar Khufu (dikenal juga sebagai Piramida Cheops), Piramida Khafre, dan Piramida Menkaure.

Piramida-piramida ini dibangun pada periode Kerajaan Lama Mesir, sekitar 2600 hingga 2500 SM.

Piramida terbesar dan tertua di antara ketiganya adalah Piramida Besar Khufu.

Pembangunan piramida ini diperintahkan oleh Raja Khufu, yang merupakan raja keempat dari Dinasti Keempat Mesir.

Piramida Khafre dibangun oleh putra Khufu, Khafre, dan piramida terkecil di antara ketiganya, Piramida Menkaure, dibangun oleh Menkaure, putra Khafre.

Pembangunan piramida-piramida Giza membutuhkan tenaga kerja yang besar, dengan perkiraan ribuan pekerja yang terlibat dalam proyek pembangunan ini.

Batu kapur yang digunakan untuk membangun piramida berasal dari tambang yang terletak dekat dengan situs tersebut.

Piramida-piramida ini dirancang sebagai makam bagi para raja Mesir kuno dan dianggap sebagai monumen keabadian yang melambangkan kekuasaan dan kebesaran para raja.

Piramida Giza juga dikenal karena Sfinks, patung batu raksasa yang terletak di sebelah barat piramida-piramida. Sfinks ini diyakini melambangkan wajah raja Khafre.

Meskipun ada banyak teori tentang bagaimana piramida-piramida Giza dibangun, termasuk penggunaan tenaga manusia, pergeseran batu dengan bantuan alat-alat sederhana, dan teori konspirasi lainnya, metode pasti yang digunakan dalam pembangunan piramida masih belum diketahui secara pasti.

Piramida Giza tetap menjadi salah satu situs bersejarah paling terkenal dan menakjubkan di dunia, menarik jutaan pengunjung setiap tahun dan terus menjadi misteri arkeologi yang menarik bagi para peneliti.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

2. Misteri Rongga di Dalam Piramida

Rongga di dalam piramida merupakan salah satu misteri yang masih belum sepenuhnya terpecahkan.

Ada beberapa teori dan spekulasi tentang tujuan dan penggunaan rongga ini, tetapi tidak ada konsensus yang diterima secara universal di kalangan para arkeolog dan sejarawan.

Salah satu contoh terkenal adalah Piramida Besar Giza di Mesir, yang dikenal sebagai Piramida Khufu atau Piramida Cheops ini.

Pada tahun 2017, tim peneliti menggunakan teknik pemindaian menggunakan sinar kosmik yang disebut "Scan Pyramids" untuk mengungkap rongga tersembunyi di dalam piramida tersebut. Namun, interpretasi data ini masih diperdebatkan hingga saat ini loh.

Beberapa teori mengatakan bahwa rongga-rongga di dalam piramida mungkin berfungsi sebagai ruang pemakaman tambahan untuk firaun atau anggota keluarganya.

Teori lain menyatakan bahwa rongga tersebut mungkin digunakan sebagai ruang penyimpanan atau sebagai bagian dari sistem pengairan yang kompleks.

Ada juga teori-teori yang lebih spekulatif yang mengaitkan rongga-rongga ini dengan tujuan spiritual atau astronomi.

Namun, perlu diingat bahwa sebagian besar teori ini masih spekulatif dan belum didukung oleh bukti yang kuat.

Karena sulitnya akses ke rongga-rongga tersebut, sulit untuk melakukan penelitian langsung.

Penemuan dan pemahaman lebih lanjut tentang rongga-rongga ini mungkin membutuhkan teknologi dan metode penelitian yang lebih maju di masa depan.

Penting untuk mengakui bahwa penjelasan yang diberikan di atas hanya beberapa teori yang ada.

Seiring berjalannya waktu dan kemajuan dalam penelitian arkeologi, lebih banyak informasi mungkin akan muncul untuk membantu mengungkap misteri rongga di dalam piramida dan memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang tujuan dan penggunaannya.

Kemisteriusan bangunan kuno inilah yang menarik bagi wisatawan. Apalagi bagi para arkeolog untuk memecahkan misteri keajaiban Piramida Giza ini.

Jika kamu tertarik dengan kajian mesir kuno, kamu mungkin juga penasaran dengan misteri Piramida ini.

Nah, jika kamu tertarik mengetahui lebih banyak tentang keajaiban Piramida Giza, buku Misteri Piramida Dan Sphinx ini bisa kamu jadikan referensi.

Kamu akan menemukan informasi lebih lengkap dari penjelasan di atas.

Buku ini bisa kamu pesan dan beli di Gramedia.com!

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau