Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Tips Cara Membuat Ayam Pop Agar Sedap Seperti di Rumah Makan Padang

Kompas.com, 31 Maret 2023, 11:30 WIB
tips cara membuat ayam pop Shutterstock/Ariyani Tedjo via Kompas.com tips cara membuat ayam pop
Rujukan artikel ini:
Selayang Pandang Kuliner Indonesia
Pengarang: Tuti Soenardi
|
Editor Rahmad

Jika kamu adalah pecinta masakan Padang, maka kamu tidak asing lagi dengan menu ayam pop.

Sajian yang satu ini bisa dibilang paling unik dari semua sajian di rumah makan Padang.

Pasalnya, menu ayam pop ini cenderung lebih ringan dibandingkan dengan masakan Padang lainnya yang kaya akan rasa dan bumbunya.

Ayam pop memiliki rasa yang tidak sepekat makanan Padang pada umumnya.

Meski begitu, menu ayam pop ini tetap yang paling banyak dicari, bahkan sampai banyak orang yang kehabisan jika tidak datang di waktu yang tepat.

Nah, karena tidak semua orang beruntung sudah jauh-jauh ke rumah makan Padang untuk bisa menikmati perpaduan ayam pop dengan sambal merahnya.

Nah, daripada selalu kehabisan, kamu bisa membuat ayam pop sendiri di rumah.

Menu ini juga bisa kamu jadikan sebagai menu untuk berbuka puasa.

Tidak perlu bingung dalam membuatnya, berikut ini adalah tips cara membuat ayam pop ala rumah makan Padang yang pastinya lezat.

Tips Membuat Ayam Pop Agar Sedap Seperti di Rumah Makan Padang

1. Memilih ayam yang tepat

Sebelum kamu memulai dalam cara membuat ayam pop, kamu juga harus memilih ayam yang tepat terlebih dahulu.

Di pasar, terdapat dua jenis ayam yang bisa kamu gunakan untuk membuat ayam pop.

Jenisnya adalah ayam kampung dan juga ayam broiler atau ayam negeri. Nah, sebaiknya, amu menggunakan ayam kampung.

Sebab, ayam kampung memiliki tekstur daging yang padat dan tidak akan hancur saat direbus dalam waktu yang lama.

Pasalnya, cara membuat ayam pop ini dimasak dengan cara direbus.

Waktu merebus ayam ini juga membutuhkan waktu yang lama supaya menghasilkan daging yang lembut dan bumbunya bisa meresap.

Selain tekstur dagingnya, rasa ayam kampung saat direbus dalam waktu yang lama juga akan menjadi gurih dan tentunya, kolesterolnya juga lebih rendah dibandingkan dengan ayam negeri.

2. Membuat ayam pop yang bumbunya meresap

Untuk membuat ayam pop, kamu perlu menumis terlebih dahulu bawang putih hingga harum.

Jangan sampai gosong, karena akan menimbulkan rasa pahit. Setelah itu, masukkan ayam dan bumbui dengan tambahan garam serta merica bubuk.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Nah, yang menjadi rahasia ayam pop gurih adalah penggunaan air kelapa pada saat mengungkep ayam.

Di daerah asalnya, ayam pop ini dibuat tanpa kulit, tapi disarankan cara memasak ayam pop ini dengan kulitnya agar ayam tidak keras dan bisa membuat rasa menjadi lebih gurih.

3. Membuat sambal ayam pop

Ayam pop biasanya disajikan dengan menggunakan dua jenis sambal. Sambal yang pertama adalah sambal merah dan yang kedua adalah sambal hijau.

Sambal merah ini berbeda dari sambal biasanya yang disajikan di dalam masakan nasi Padang.

Sambal merah untuk ayam pop ini memiliki tekstur yang lebih encer dan halus.

Rasanya juga tidak terlalu pedas, tetapi lebih mengarah ke gurih karena untuk mengimbangi rasa ayam pop yang tidak terlalu kuat.

Untuk membuat sambal merah ayam pop ini membutuhkan cabai merah dan juga cabai keriting, tomat, bawang merah, garam, serta gula.

Semua bahan direbus hingga cabai dan tomatnya empuk. Setelah itu dihaluskan dengan cara diblender atau diulek sampai benar-benar halus.

Jika tidak ingin makan dengan sambal merah, kamu juga bisa membuat sambal hijau seperti di rumah makan Padang biasanya.

Dalam pembuatannya, yang membedakan, cabai keritingnya diganti dengan cabai hijau besar dan tomatnya juga diubah menjadi tomat hijau.

Rasa dari sambal hijau ini tentunya tidak akan sepedas sambal merah, jadi kamu bisa menyelesaikannya dengan selera kamu.

Nah, itulah tips cara membuat ayam pop yang lezat seperti yang ada di rumah makan Padang.

Jika kamu penasaran dengan menu-menu Nusantara lainnya, kamu juga bisa membaca buku Selayang Pandang Kuliner Indonesia yang ditulis oleh Tuti Soenardi.

Buku ini akan menjawab rasa penasaran kamu tentang berbagai kuliner Nusantara beserta sejarahnya. Buku ini juga dilengkapi dengan informasi mengenai Lembaga kuliner yang ada di Indonesia sampai Yayasan Gizi Kuliner.

Buku ini sangat wajib menjadi koleksi buku kamu untuk lebih mengenal Indonesia, khususnya tentang kuliner Nusantara serta perkembangannya dari zaman dahulu hingga zaman yang sudah maju seperti saat ini.

Buku ini bisa langsung kamu pesan dan beli melalui gramedia.com.

Penulis: Nurul Ismi Humairoh

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau