Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Makanan Khas dari Cilacap untuk Oleh-Oleh

Kompas.com, 10 Maret 2023, 18:00 WIB
Makanan Khas Cilacap Sumber Gambar: inibaru.id Makanan Khas Cilacap
Rujukan artikel ini:
45 Ragam Makanan Sehat dan…
Pengarang: ANITA HAIRUNISA
|
Editor Ratih Widiastuty

Cilacap sangat terkenal dengan keragaman etnisnya, terutama suku Sunda dan Jawa yang telah bersatu di wilayah Majenang selama berabad-abad.

Selain terkenal sebagai tujuan wisata yang menarik, kota Cilacap juga memiliki perpaduan unik antara budaya Banyumasan dan Sunda sehingga tidak aneh jika dalam ritual sehari-hari menggunakan campuran dua bahasa.

Tak hanya itu, Cilacap Majenang juga sangat terkenal dengan berbagai macam kulinernya.

Tentunya kota ini memiliki banyak kuliner khas yang akan membuat kamu bahagia setiap harinya, salah satunya kuliner khas Cilacap.

Sajian khas Cilacap selalu memikat pengunjung berkat bumbu-bumbu khas yang diwariskan turun temurun dan tentunya perpaduan cita rasa Sunda dan Jawa.

Makanan Khas Cilacap

1. Gembus

Gembus atau biasa disebut donat Jawa merupakan makanan khas Cilacap, Jawa Tengah.

Gembus khas Cilacap ini berbeda dengan tempe gembus pada umumnya yang terbuat dari ampas tahu.

Makanan ini berbahan dasar singkong yang kemudian dibentuk bulat menyerupai donat dan digoreng.

Rasanya yang enak dan sedikit kenyal membuat siapa pun yang baru pertama kali mencobanya akan ketagihan.

Makanan gembus ini bisa kamu temukan dengan mudah di berbagai warung gorengan atau di acara-acara kampung sekitar Cilacap.

2. Tempe Deges

Tempe deges adalah sejenis tempe yang terbuat dari ampas tahu.

Hidangan ini berasal dari kabupaten Cilacap yang digoreng dengan tepung seperti tempe mendoan.

Warna makanan ini agak hitam karena tempe deges terbuat dari ampas tahu yang difermentasi.

Rasanya hampir seperti tempe mendoan, hanya saja warnanya hitam.

3. Tempe Mendoan

Dikutip dari theatlantamall, mendoan adalah makanan khas Cilacap yang banyak kamu temui di mana saja, termasuk di Jakarta.

Sajian khas Cilacap yaitu tempe mendoan terbuat dari tempe yang diiris lebar dan tidak tebal kemudian dibalut dengan tepung, dicampur dengan berbagai macam bumbu dan daun bawang.

Selain itu, tempe akan digoreng setengah matang, perpaduan rasa yang pasti nikmat dengan tekstur halus mendoan menjadikannya sebagai pendamping yang nikmat.

3. Keripik Sukun

Cilacap merupakan salah satu daerah penghasil sukun terbaik.

Buah ini bisa dibuat menjadi berbagai makanan ringan, termasuk kentang goreng.

Jadi, jika kamu datang ke Cilacap, jangan lupa untuk mencoba keripik sukun.

Makanan ini juga sangat cocok sebagai oleh-oleh.

4. Walangan

Makanan ini bentuknya mirip dengan bakwan.

Walangan dibuat dari campuran nangka yang digiling, pisang, dan tepung, kemudian digoreng.

Makanan ini juga sangat cocok dijadikan untuk bersantai sambil mengobrol dengan teman-teman.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

5. Lanting

Kunjungan kamu ke Cilacap akan semakin lengkap jika bisa bertemu dengan lanting.

Lanting merupakan camilan yang terbuat dari olahan singkong yang dibentuk lingkaran atau cincin.

Lanting ini biasanya hadir dalam dua warna, yaitu merah dan putih.

Perpaduan rasa yang gurih dan renyah menjadikan lanting sebagai makanan ringan yang sangat cocok dijadikan oleh-oleh .

6. Tahu Masak

Tahu masak merupakan makanan khas Cilacap yang terbuat dari sagu yang digoreng dengan sedikit minyak kemudian dipotong-potong.

Tambahan irisan kol, kerupuk, kupat, dan bumbu khas lainnya yang dipadukan dengan kacang tanah menambah kelezatan makanan ini.

Cita rasa yang aromatik, pedas, asin, dan manis pada masakan tahu ala Cilacap pasti akan membuat kamu ngiler dan ingin segera menikmatinya.

7. Keripik Tempe

Sepintas sajian garing ini mirip mendoan, hanya saja potongan tempenya digoreng kering dan diiris tipis. Bisa juga digoreng menggunakan minyak baceman bawang.

Rasa keripik tempe yang gurih, sedikit asin, dan renyah tentunya membuat keripik tempe cocok dijadikan camilan untuk segala suasana. Bisa juga dipadukan dengan nasi goreng sederhana, soto betawi, bahkan seblak kuah.

Tak hanya itu, karena cukup tahan lama keripik tempe juga cocok sebagai oleh-oleh.

8. Yutuk

Yutuk merupakan hewan laut yang mirip kepiting atau udang, masyarakat Cilacap sering menyebutnya sebagai retret laut.

Hewan ini banyak ditemukan di kawasan pantai Widarapayung dan sekitarnya.

Warna merah-jingga memberikan kesan unik pada makanan khas Cilacap ini.

Tentunya makanan ini juga bergizi sehingga bisa dimakan langsung atau dimasukkan ke dalam berbagai menu yang bisa kamu coba di Cilacap.

9. Abon Ikan Tuna

Saat kamu datang ke Cilacap, jangan lupa untuk mencicipi makanan khas yang satu ini.

Makanan ini cocok dijadikan sebagai oleh-oleh dan bisa sebagai tambahan pada setiap lauk yang kamu makan.

Abon ini terbuat dari tuna pilihan yang dicampur dengan rempah-rempah.

Nah, itu dia beberapa makanan khas dari Cilacap yang wajib kamu cicipi ketika singgah di Cilacap.

Ngomong-ngomong tentang makanan, apakah kamu sudah yakin makanan yang kamu makan sudah sepenuhnya sehat dan bergizi?

Lewat buku 45 Ragam Makanan Sehat dan Lezat, kamu akan menemukan resep untuk membuat makanan sehat.

Buku ini berisi 9 resep camilan, 6 resep makanan utama, 14 resep olahan lauk, 10 resep olahan sayur, dan 6 resep makanan penutup.

Tentunya setiap resep sudah dipastikan memenuhi syarat makanan 4 sehat 5 sempurna!

Semua resep yang disajikan dalam buku ini tidak ribet dan mudah diperoleh bahan-bahannya. Selamat mencoba!

Yuk, baca selengkapnya dan dapatkan segera bukunya hanya di Gramedia.com!

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Prinsip Stoikisme dalam Ajaran Islam: Titik Temu Filsafat dan Akidah

Prinsip Stoikisme dalam Ajaran Islam: Titik Temu Filsafat dan Akidah

buku
Apa Itu Satelit Buatan dan Mengapa Penting bagi Kehidupan Sehari-hari?

Apa Itu Satelit Buatan dan Mengapa Penting bagi Kehidupan Sehari-hari?

buku
Karakteristik Planet Bumi: Ciri, Keunikan, dan Alasan Menjadi Tempat Kehidupan

Karakteristik Planet Bumi: Ciri, Keunikan, dan Alasan Menjadi Tempat Kehidupan

buku
Kreatifafa Penerbit Juz Amma for Little Ones Hadiri Istanbul Publishing Fellowship, Bawa Karya Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Kreatifafa Penerbit Juz Amma for Little Ones Hadiri Istanbul Publishing Fellowship, Bawa Karya Anak Indonesia ke Panggung Dunia

buku
Bukti Peninggalan Kerajaan Kutai: Jejak Sejarah Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

Bukti Peninggalan Kerajaan Kutai: Jejak Sejarah Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

buku
Masa Kejayaan Kerajaan Kutai sebagai Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

Masa Kejayaan Kerajaan Kutai sebagai Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

buku
Deretan Nama Raja Kerajaan Pajang dan Peran Mereka dalam Sejarah Jawa

Deretan Nama Raja Kerajaan Pajang dan Peran Mereka dalam Sejarah Jawa

buku
8 Fungsi Peroksisom pada Sel Tumbuhan dan Hewan

8 Fungsi Peroksisom pada Sel Tumbuhan dan Hewan

buku
Apa Itu Stoikisme: Mengenal Kedamaian dari Filsafat

Apa Itu Stoikisme: Mengenal Kedamaian dari Filsafat

buku
Letak Kerajaan Pajang dan Perannya dalam Peralihan Kekuasaan di Tanah Jawa

Letak Kerajaan Pajang dan Perannya dalam Peralihan Kekuasaan di Tanah Jawa

buku
Masa Kejayaan Kerajaan Pajang dan Perannya dalam Sejarah Jawa

Masa Kejayaan Kerajaan Pajang dan Perannya dalam Sejarah Jawa

buku
Cara Menggunakan Logika daripada Perasaan: Panduan Kendali Diri

Cara Menggunakan Logika daripada Perasaan: Panduan Kendali Diri

buku
Nama Raja Kerajaan Banten dan Jejak Kekuasaan yang Membentuk Sejarahnya

Nama Raja Kerajaan Banten dan Jejak Kekuasaan yang Membentuk Sejarahnya

buku
Detective These Days: Ketika Mantan Genius Kalah Lawan Usia dan Tagihan Sewa

Detective These Days: Ketika Mantan Genius Kalah Lawan Usia dan Tagihan Sewa

buku
Siapa Pencetus Filsafat Stoikisme? Mengenal Zeno dari Citium dan Sejarahnya

Siapa Pencetus Filsafat Stoikisme? Mengenal Zeno dari Citium dan Sejarahnya

buku
Sejarah dan Letak Kerajaan Samudera Pasai: Kerajaan Islam Pertama di Indonesia

Sejarah dan Letak Kerajaan Samudera Pasai: Kerajaan Islam Pertama di Indonesia

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau