Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Portofolio Sahammu Sering Tiba-Tiba Untung dan Tiba-Tiba Rugi? Mungkin Ini Kesalahannya

Kompas.com, 23 Januari 2023, 12:00 WIB
Buku Master Investor
Sumber Gambar: Dok. Elex Media Komputindo Buku Master Investor
Rujukan artikel ini:
Master Investor
Pengarang: Prita H. Ghozie
|
Editor Ratih Widiastuty

Apakah kamu sering mengalami untung dan rugi yang berlangsung secara tiba-tiba pada portofolio sahammu?

Jika iya, mungkin ada yang kurang tepat pada investasi yang kamu lakukan, salah satunya adalah pada mindset.

Banyak investor pemula yang lebih fokus untuk mencari untung maksimal tanpa memperhatikan fundamental.

Hal ini akan berbahaya, karena bisa membuat portofolio sahammu ibarat rollercoaster, tiba-tiba untung dan tiba-tiba rugi di waktu berdekatan.

Maka dari itu, penting untuk investor pemula memperbaiki fundamentalnya dengan cara menerapkan mindset investasi yang tepat.

Berikut ini adalah beberapa mindset investasi yang bisa kamu terapkan.

1. Beli saat murah, jual saat mahal

Banyak investor di luar sana yang tidak menerapkan mindset ini, dan justru menerapkan sebaliknya yaitu beli saat mahal dan jual saat murah.

Kebanyakan dari mereka ikut-ikutan tren sehingga membeli ketika harga sudah melambung tinggi, dan menjual ketika harga sedang turun karena FOMO.

Jika kamu sering mengalami hal ini, maka kamu harus mulai belajar untuk menahan diri dan tidak ikut-ikutan tren.

Lakukan analisis yang mendalam sebelum kamu membeli saham, agar kamu paham kapan waktu yang tepat untuk menjual dan membeli.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

2. Kelola risikomu terlebih dahulu

Banyak investor saham yang terobsesi untuk memburu keuntungan, sehingga membuat mereka tidak bertahan lama menjadi investor di pasar modal.

Ada yang kapok karena rugi banyak, ada yang malas belajar menganalisis, ada juga yang tidak mau berproses.

Maka dari itu, penting untuk mau belajar menganalisis dan mengelola risiko sehingga potensi untung yang didapatkan akan lebih optimal di kemudian hari.

3. Teman terbaik investasi adalah waktu dan ilmu

Berapa pun modal investasi yang dimiliki, pemenang yang sesungguhnya adalah mereka yang menyadari bahwa teman terbaik untuk berinvestasi adalah waktu.

Pikirkan bahwa investasi adalah sebuah perjalanan jangka panjang.

Penting juga untuk memiliki kebiasaan melakukan evaluasi, sehingga apabila perjalanan investasimu sudah berhasil sampai sebelum waktu awal yang kamu tetapkan sendiri, maka segerakah realisasikan keuntungan tersebut.

Itulah sedikit mindset yang bisa kamu terapkan untuk memperbaiki portofolio sahammu. Tentunya kamu bisa mendapatkan mindset lebih lengkapnya pada buku “Master Investor: Rencanakan Kesiapan Finansial Sejak Dini, Mulailah Berinvestasi dan Kelola Uang Anda Ala Investor Hebat Indonesia”.

Buku ini ditulis oleh 10 penulis best seller buku investasi dan perencanaan finansial.

Secara lengkap membahas tentang mindset investasi berdasarkan pengalaman langsung para penulis, yang pastinya bisa kamu terapkan secara langsung.

Kamu bisa mendapatkan buku ini di toko Gramedia seluruh Indonesia atau secara online melalui Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau