Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Sukses Berkarya Lewat Passion

Kompas.com, 12 November 2021, 16:02 WIB
Sumber foto : Pixabay
Rujukan artikel ini:
Ther Melian: Reminiscence
Pengarang: Shienny M.S
|
Editor Ratih Widiastuty

Pernahkah kamu diminta memilih antara passion dan income?

Hati berkata ingin memilih passion, tapi harus tetap realistis kalau hidup butuh uang.

Tak jarang saat ini keduanya diupayakan sejalan.

Bagi yang suka bernyanyi, bila dijalani dengan serius, menjadi penyanyi bisa menjadi penghidupan.

Bagi yang suka merias diri, menekuni bidang tata rias bisa menjadikannya make up artist, dan masih banyak contoh lainnya.

Tips Mengasah Passion

  1. Kenali minatmu

Sadari apa yang ada menjadi ketertarikan dan hobimu. Jika minat untuk mempelajari dunia kuliner, asah kemampuanmu untuk menjajal resep atau mengikuti les masak.

  1. Asah terus jangan berhenti

Jika kamu sudah mengenali minatmu, asah terus pantang menyerah. Jika kamu hobi menggambar, terulah membuat karya walaupun orang mengkritik karyamu.

Jadikan kritik itu sebagai motivasi agar kamu terus belajar memperkaya diri.

  1. Cintai apa yang kamu kerjakan

Seringkali orang terjebak dalam suatu pekerjaan karena sekedar mengikuti tren atau kemauan orang lain.

Sadari apakah yang kamu kerjakan memang sesuai panggilan hati. Jika kamu melakukan sesuai dengan hati, seberat apapun itu kamu akan merasa puas dan lebih bahagia karenanya.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Tips Menelurkan Karya Dengan Passion

Di saat orang berlomba untuk berkarya demi uang, namun, berbeda halnya dengan Shienny M.S.

Penulis yang juga merupakan dosen Desain Komunikasi Visual di salah satu universitas bergengsi di Surabaya ini agaknya punya prinsip sendiri di balik profesinya sebagai penulis.

"Menulislah karena kamu cinta menulis. Menulislah karena kamu punya cerita dan karakter yang ingin dibagikan kepada dunia. Jangan menulis demi uang atau demi idealisme orang lain," ujar Shienny.

Karier Shienny dalam dunia penulisan dimulai pada 2006 saat ia menerbitkan komik Le Ciel dengan nama pena Calista, di bawah naungan Penerbit Elex Media Komputindo.

Setelah itu, ia mengirimkan prototipe novel Ther Melian ke beberapa penerbit. Sempat hendak diterbitkan pada 2009 dalam bentuk light novel, tapi terpaksa dibatalkan setahun kemudian karena alasan internal.

Akhirnya pada 2011, Ther Melian menemukan rumahnya di Elex Media Komputindo.

Hingga saat ini, novel Ther Melian sudah memiliki tertralogi, dua spin off, dan satu antologi.

Selain itu, ada pula webtoon dan komik TM Academy yang merupakan school life parody dari novel Ther Melian.

Meski tertatih-tatih, langkah penulis kelahiran Surabaya ini tak lantas terhenti.

Semua karena cinta dan kerinduannya untuk memperkaya literatur fantasi anak negeri. Jika kamu diminta memilih passion atau uang, mana yang akan kamu pilih?



Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau