Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buku Do, Bakteri yang Selalu Bertanya: Riuhnya Alam Semesta di Dalam Diri Kita

Kompas.com, 16 April 2022, 13:00 WIB
Sumber Gambar: Gramedia Digital
Rujukan artikel ini:
Do: Bakteri yang Selalu Bertanya
Pengarang: Miranda Malonka
|
Editor Almira Rahma Natasya

Kebanyakan manusia menjalankan kesehariannya tanpa pernah berpikir atau peduli bahwa di dalam dirinya terdapat alam semesta yang begitu kompleks, bahwa segala tindakannya akan berdampak pada keseimbangan alam tersebut.

Meski sulit dibayangkan, di dalam diri kita terdapat mikrokosmos dengan makhluk-makhluk yang berjuang keras demi bertahan hidup seperti layaknya manusia yang terus berupaya mempertahankan eksistensinya di muka Bumi.

Dalam novel e-book berjudul Do: Bakteri yang Selalu Bertanya, penulis Miranda Malonka mengajak kita menyelami dunia kecil yang ada di dalam diri kita sekaligus merenungi peran kita dalam kehidupan, dengan cara penulisan uniknya yang kreatif dan jauh dari kesan menggurui tetapi mengusung pemikiran mendalam dengan alur yang mudah dibaca.

Pertanyaan “Siapakah kita di alam semesta ini?” mengawali novel setebal 138 halaman yang diterbitkan oleh Penerbit Elex Media Komputindo pada 9 September 2021 ini.

Kalimat perdana tersebut langsung memberi gambaran kisah seperti apa yang akan disuguhkan kepada para pembaca.

Isi dalam Buku Do: Bakteri yang Selalu Bertanya

Do adalah bakteri sederhana yang diharapakan hanya melakukan satu hal di dalam hidupnya yaitu menunaikan tugasnya di dalam Koloni tanpa mempertanyakan apa pun, semua demi terwujudnya tujuan utama Koloni.

Dan koloni Do yang berhasil menyusup ke tubuh seorang remaja putra melalui segores luka itu memang memiliki sebuah tujuan yang luar biasa.

Meskipun bermula dari kelompok yang kecil, koloni yang dipimpin oleh bakteri bernama Re ini memiliki tekad yang besar, yaitu menguasai tubuh sang inang, namun Do adalah flora normal yang sama sekali berbeda dengan saudara-saudaranya yang senantiasa patuh.

Sejak dilahirkan, Do tiada hentinya merasa penasaran dengan segala yang ia lihat dan dunia sekitarnya.

Do selalu bertanya kepada siapa pun yang ia temui sehingga acap kali membuat bakteri lainnya bingung dan kesal.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Pertanyaan-pertanyaan Do mencakup dari hal yang remeh hingga hal yang terlalu dalam untuk dipikirkan, terutama oleh bakteri-bakteri yang sibuk menunaikan tugas sebelum kehidupan mereka yang singkat usai.

Dan Do selalu dalam misi untuk mencari jawaban atas pertanyaannya yang terbesar, apa hakikat dirinya di alam semesta.

Rasa ingin tahu yang tinggi dan pertanyaan-pertanyaannya, membawa Do mengarungi petualangan fantastis di dalam tubuh manusia yang dimulai saat ia terpisah dari koloninya.

Dalam perjalanan itu, ia mendapat teman-teman baru yang sungguh unik dan juga pengetahuan yang sangat berguna kelak.

Cerita ini bukan hanya tentang bagaimana bakteri bisa membuat manusia sakit, tapi bagaimana semua makhluk di dunia ini saling menyakiti dalam rangka bertahan hidup. Kamu masih muda dan mungkin belum memahaminya betul-betul. Tapi bila kamu banyak mengamati alam, kamu akan menyadari bahwa rasa sakit dan pengorbanan adalah unsur penting dalam keberlangsungan kehidupan.” – Ayah

Banyak yang dapat kita petik dari kisah Do.

Selain kita semakin mengenal bagian-bagian di dalam tubuh kita sendiri dan segala mikroorganisme di dalamnya, kisah Do pun membuat kita sebagai pembaca merenungkan kembali arti dan peran kita di muka Bumi.

Tertarik memiliki buku ini? Segera unduh e-book Do: Bakteri yang Selalu Bertanya di Gramedia Digital.

Selain itu, dapatkan juga gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau