5 Macam Investasi Jangka Pendek yang Aman dan Menguntungkan untuk Pemula

Lihat Foto
Sumber Foto: Pixabay.com
Rujukan artikel ini:
Semua Bisa Investasi
Pengarang: Thomas Athanasius
Penulis Okky Olivia
|
Editor: Almira Rahma Natasya

Dalam beberapa tahun terakhir, investasi merupakan salah satu aktivitas finansial yang sedang banyak dibicarakan oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Ada beberapa orang yang mencoba untuk terjun langsung dan melakukan berbagai investasi, tapi ada pula beberapa orang yang memilih untuk belajar dan memperdalam ilmu terlebih dahulu baru kemudian memilih jenis investasi yang dirasa tepat.

Nah, jenis investasi ini sebenarnya bisa dibedakan menjadi dua macam, yaitu investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang.

Memilih jenis investasi ini sebenarnya bisa ditentukan dari keadaan finansial dan resiko kerugian yang sanggup kamu tanggung jika nantinya terjadi hal-hal yang tidak terduga.

Tapi jika kamu ingin mencoba mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dalam waktu singkat, kamu bisa memilih untuk investasi jangka pendek, karena jenis investasi ini minim kerugian dan lebih mudah untuk dipelajari terutama bagi investor pemula.

Apa Itu Investasi Jangka Pendek?

Investasi jangka pendek merupakan jenis investasi yang dilakukan dengan cara menyetorkan sejumlah dana untuk bisa dikelola dalam waktu yang singkat, dan keuntungannya pun bisa kamu cairkan dengan periode kurang lebih satu tahun.

Meskipun bersifat sementara dan memiliki resiko kerugian yang minim, investasi jangka pendek ini bisa memberikan keuntungan yang besar, sekaligus juga memberikan kebebasan kepada para investor untuk bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk mereka berinvestasi.

Macam-Macam Investasi Jangka Pendek

1. Reksa Dana

Reksa dana saat ini menjadi salah satu produk investasi yang paling terkenal di masyarakat terutama di kalangan para anak muda.

Reksa dana ini merupakan produk investasi dalam bentuk kumpulan dana dari investor yang kemudian diserahkan kepada manajer investasi untuk dikelola.

Reksa dana ini punya berbagai jenis investasi, untuk investasi jangka pendek biasanya banyak yang menggunakan jenis reksa dana pasar uang karena punya periode waktu yang kurang dari satu tahun dan punya resiko kegagalan yang kecil.

Dalam reksa dana pasar uang, ada beberapa instrumen investasi yang bisa dicoba seperti deposito atau obligasi, di mana keduanya dinilai aman oleh banyak orang dan bisa dicoba oleh para investor pemula.

2. Deposito

Bagi kamu yang suka menyisihkan uang dalam bentuk tabungan, maka deposito ini juga tidak jauh berbeda dengan menabung, hanya saja kamu tidak bisa sembarangan mengambil uang yang sudah disimpan dalam rekening deposito yang kamu miliki.

Jangka waktu dalam deposito ini sudah terlebih dahulu ditentukan oleh pihak bank sebagai pengelola uang, tapi para investor juga sebenarnya tetap bisa memilih sendiri waktu jatuh tempo pengambilan uangnya, mulai dari 1 bulan sampai lebih dari 3 tahun.

Walaupun tabungan deposito tersebut tidak bisa diambil sewaktu-waktu, kamu tetap bisa memperoleh bunga yang lebih tinggi dengan kisaran 5-6% sehingga kamu tidak perlu khawatir dengan risiko kehilangan uang.

3. Obligasi

Obligasi juga bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat jika kamu ingin mencoba melakukan investasi jangka pendek.

Obligasi adalah surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah dan bisa dipastikan memiliki tingkat resiko kerugian yang rendah karena pemerintah sendirilah yang menjamin keamanannya, tapi jenis investasi obligasi ini juga bisa diterbitkan oleh suatu korporasi.

Di dalam surat obligasi yang diterbitkan, biasanya juga akan tercantum pernyataan bahwa setiap instrumen yang berhasil dibeli akan memiliki bunga, yang nantinya berkembang dan memberikan keuntungan bagi pemiliknya dalam jangka waktu tertentu.

Tapi obligasi ini pada umumnya memiliki waktu jatuh tempo yang cukup panjang, mulai dari 1 tahun sampai 10 tahun, di mana bagi para pemegang surat investasi obligasi nanti akan diberikan sebuah kupon sebagai tanda kepemilikan.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

4. Peer to Peer Lending (P2P Lending)

Dilansir dari website Otoritas Jasa Keuangan (OJK), P2P Lending adalah sebuah layanan pinjam meminjam uang secara langsung, antara kreditur dan debitur dengan berbasis teknologi informasi.

Saat ini animo masyarakat terhadap investasi P2P Lending ini cenderung meningkat karena jenis investasi ini menjanjikan bunga yang cukup besar.

Selain itu, banyaknya platform yang menangani P2P Lending ini juga semakin memudahkan para investor pemula untuk menanamkan dana yang mereka miliki.

Namun, usahakan untuk melakukan riset terlebih dahulu karena P2P Lending ini punya resiko yang lumayan tinggi jika ada kesalahan strategi.

5. Saham

Saham juga menjadi salah satu jenis investasi yang sudah banyak dikenal publik.

Saham ini merupakan surat berharga yang menunjukkan bukti kepemilikan suatu aset.

Saham biasanya terkenal sebagai jenis investasi jangka panjang, tapi ada juga jenis saham dengan jangka pendek yang biasanya menggunakan sistem trading.

Melalui sistem trading kamu bisa memperoleh keuntungan hanya dalam beberapa jam saja, tapi sebelum memulainya kamu harus mempelajari strateginya dengan baik supaya tidak mengalami kerugian.

Untuk membuat kamu semakin kaya dengan wawasan mengenai investasi, ada dua rekomendasi yang bisa kamu baca, yaitu buku Semua Bisa Investasi karya Thomas Athanasius dan buku #MillennialInvestor: Investasi ala Milenial karya Dea Salsabila & Pricilia Maulina.

Dalam buku Semua Bisa Investasi, kamu akan mempelajari investasi saham dengan lebih mendalam, misalnya mengenai potensi keuntungan dan kerugian, serta berbagai strategi yang bisa kamu lakukan untuk menghasilkan untung yang besar.

Buku ini disusun untuk membantu para investor pemula yang ingin belajar dan sukses di dunia investasi saham.

Selain menguraikan proses investasi saham secara rinci, buku ini juga akan memberikan sumber-sumber informasi mengenai saham yang bisa kamu update dengan mudah.

Dalam buku #MillennialInvestor: Investasi Ala Milenial, akan dijabarkan kebutuhan dan karakter para milenial dalam kehidupan finansial, sehingga akan lebih mudah bagi para pemula untuk memilih jenis investasi yang akan digunakan.

Setelah itu, kamu akan diberikan berbagai tips untuk mengelola keuangan, menyusun laporan keuangan diri sendiri, dan bagaimana cara mengubah mindset supaya kamu tidak boros dan hidup dengan banyak hutang.

Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi, kedua buku ini bisa kamu jadikan pilihan yang tepat untuk menambah wawasan kamu.

Untuk mendapatkan kedua buku ini, kamu bisa membelinya melalui Gramedia.com, atau lebih praktisnya kamu juga bisa membaca versi e-booknya melalui Gramedia Digital.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, borong semua buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

TAG:

Terkini
Lihat Semua
Jelajahi