Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketika TKA Bahasa Indonesia Menguji Lebih dari Sekadar Akademik

Kompas.com, 12 Maret 2026, 16:00 WIB
TKA Bahasa Indonesia  Sumber Gambar: Pexels / Haidar Azmi TKA Bahasa Indonesia 
Rujukan artikel ini:
Mantra TKA SD/MI 2026-2027
Pengarang: Gati Indah Merdekawati,S.Pd.,Desi Suryanti,…
|
Editor Novia Putri Anindhita

Pada 20–30 April 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas 6 SD.

Tes ini tidak bersifat wajib, namun bertujuan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kemampuan akademik siswa.

Selama ini, TKA kerap dipahami sebagai pengujian atas penguasaan materi semata.

Padahal, khususnya dalam TKA Bahasa Indonesia, proses yang terjadi tidak sesederhana itu.

Terdapat kemampuan lain yang tidak kalah penting dalam pengerjaannya, namun jarang menjadi bagian dari pembahasan.

Soal TKA Bahasa Indonesia umumnya memuat teks bacaan yang menjadi dasar penyusunan pertanyaan.

Pertanyaan tersebut tidak hanya menuntut pemahaman terhadap informasi yang tersurat, tetapi juga kemampuan menangkap makna tersirat di dalam teks.

Artinya, peserta tidak cukup hanya membaca, tetapi perlu memahami isi bacaan secara akurat dalam waktu pengerjaan yang terbatas.

Pada titik inilah tantangan attention span muncul.

Tantangan Attention Span dalam Memahami Teks TKA Bahasa Indonesia

Dalam psikologi kognitif, attention span adalah kemampuan seseorang untuk mempertahankan fokus pada satu tugas dalam jangka waktu tertentu tanpa mudah terdistraksi.

Kemampuan ini membantu seseorang memproses informasi secara utuh, termasuk memahami gagasan utama maupun makna yang tidak tertulis secara langsung.

Jika perhatian mudah teralihkan, pemahaman terhadap teks menjadi kurang maksimal, terutama pada bacaan yang relatif panjang.

Karena itu, dalam soal berbasis bacaan seperti pada TKA Bahasa Indonesia, attention span menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi proses pengerjaan secara signifikan.

Di era digital, kemampuan mempertahankan fokus menjadi tantangan tersendiri karena pola konsumsi informasi cenderung serba cepat.

Informasi hadir dalam bentuk notifikasi singkat, video berdurasi pendek, serta konten yang dirancang untuk dikonsumsi dalam hitungan detik.

Pola ini membentuk kebiasaan berpindah dari satu informasi ke informasi lain secara cepat.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Sejumlah laporan bahkan menunjukkan bahwa rentang perhatian rata-rata manusia pada konten digital menurun dari sekitar 12 detik pada tahun 2000 menjadi sekitar 8 detik pada dekade terakhir.

Di sisi lain, laporan The Common Sense Census: Media Use by Tweens and Teens menunjukkan kontras antara kebiasaan mengonsumsi media digital dengan kebiasaan membaca pada anak dan remaja.

Meskipun waktu yang dihabiskan untuk mengonsumsi media digital meningkat secara signifikan setelah pandemi, waktu yang dihabiskan untuk membaca tidak mengalami peningkatan.

Rata-rata remaja hanya menghabiskan sekitar 34 menit per hari untuk membaca buku, majalah, maupun artikel secara mandiri.

Dampak dari pola konsumsi ini mulai terasa ketika siswa dihadapkan pada bacaan yang relatif panjang dalam TKA Bahasa Indonesia.

Mereka tidak hanya berhadapan dengan isi teks, tetapi juga dengan kebutuhan untuk mempertahankan fokus dalam durasi tertentu.

Situasi ini menunjukkan bahwa tantangan literasi saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, melainkan juga dengan bagaimana sistem informasi modern membentuk kebiasaan membaca itu sendiri.

TKA Bahasa Indonesia dapat dilihat sebagai cerminan tantangan pembelajaran masa kini.

Penilaian tidak lagi hanya berkaitan dengan seberapa banyak materi yang dihafal, tetapi juga sejauh mana siswa mampu mengolah informasi secara mendalam dalam waktu terbatas.

Kemampuan membaca dengan fokus serta memahami konteks bacaan menjadi bagian penting dari kompetensi akademik yang relevan di tengah perubahan cara manusia berinteraksi dengan informasi.

Hal ini menunjukkan bahwa penguatan literasi membaca tetap menjadi kebutuhan utama.

Latihan membaca teks secara utuh, membiasakan diri memahami isi bacaan secara kritis, serta melatih konsentrasi dalam durasi tertentu dapat membantu siswa beradaptasi dengan bentuk ujian seperti TKA.

Dengan demikian, tantangan attention span tidak hanya dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai keterampilan yang perlu dilatih seiring perkembangan ekosistem belajar di era digital.

Dalam menghadapi bentuk evaluasi seperti TKA, latihan yang konsisten menjadi kunci penting.

Siswa perlu terbiasa membaca teks secara menyeluruh, memahami informasi tersurat maupun tersirat, serta menjaga fokus selama proses pengerjaan soal.

Berbagai buku latihan yang dirancang sesuai karakter soal TKA, seperti Mantra TKA SD/MI 2026-2027 terbitan Gramedia Edukasi Nusantara, dapat menjadi salah satu pendamping belajar bagi siswa mempersiapkan diri secara lebih terarah.

Buku ini bisa langsung dipesan secara online melalui Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

Kenapa Plushies Populer? Ini Alasannya Digemari Berbagai Kalangan

buku
Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

Plushies Artinya Apa? Kenali Pengertian dan Perbedaannya dengan Boneka

buku
Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

Weton Tulang Wangi dalam Kehidupan Sosial

buku
Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

Karakter Weton Tulang Wangi: Sifat Positif dan Sisi Gelap

buku
5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

5 Keistimewaan Weton Tulang Wangi: Rahasia Rezeki dan Kejayaan Masa Depan

buku
7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

7 Ciri Weton Tulang Wangi yang Paling Akurat Menurut Primbon Jawa

buku
Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

Perbedaan Roller Skate dan Inline Skate, Mana yang Cocok untuk Pemula?

buku
Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

Apa itu Weton Tulang Wangi? Arti, Ciri-ciri, dan Daftar Lengkapnya Menurut Primbon

buku
Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

Mengapa Anak Sering Tidak Mau Mendengar? Pelajaran Berharga dari Buku Seni Berbicara pada Anak 

buku
Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

Menjelajah Dunia Satwa bersama “Big & Little Animals – Hewan Besar dan Kecil”

buku
How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

How to Start Your Own Business: Sepakati Aturan Ini Sebelum Bekerja dengan Teman atau Keluarga

buku
Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

Petualangan Seru Mengenal Beragam Hewan Unik di Dunia

buku
7 Manfaat Business Plan sebelum Memulai Usaha

7 Manfaat Business Plan sebelum Memulai Usaha

buku
Arti Fundamental dalam Investasi: Panduan Analisa Laporan Keuangan Bagi Pemula

Arti Fundamental dalam Investasi: Panduan Analisa Laporan Keuangan Bagi Pemula

buku
Petualangan Visual Menjelajahi Penjuru Bumi

Petualangan Visual Menjelajahi Penjuru Bumi

buku
Arti Fundamental dalam Ekonomi: Pengertian, Indikator Utama, dan Dampaknya

Arti Fundamental dalam Ekonomi: Pengertian, Indikator Utama, dan Dampaknya

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau