Hewan Purba yang Masih Hidup Ternyata Berada di Indonesia

Lihat Foto
Sumber Gambar: Freepik.com
Hewan Purba yang Masih Hidup
Rujukan artikel ini:
Seri Jelajah Dunia Hewan: Pisces,…
Pengarang: GENEVIEVE DE BECKER
|
Editor: Ratih Widiastuty

Jutaan tahun lalu sebelum peradaban manusia berkembang pesat seperti sekarang terdapat spesies makhluk hidup yang keberadaanya pernah eksis di muka bumi ini.

Melalui peninggalan fosil atau sisa-sia kerangka menjadi sebuah bukti kehadiran mereka dalam sejarah perkembangan bumi, makhluk itu ialah hewan purba.

Hewan purba merupakan hewan yang keberadaannya berasal dari masa lampau dan pada akhirnya mereka mengalami kepunahan karena beberapa faktor.

Meskipun begitu, nyatanya tidak semua hewan purba mengalami kepunahan.

Terdapat beberapa hewan purba yang masih hidup serta bertahan, baik yang berhabitat di darat maupun laut.

Terdapat beberapa spesies hewan purba yang masih hidup hingga kini dan ternyata dapat kamu jumpai di Indonesia.

Indonesia sendiri menjadi negara kepulauan yang memiliki keanekaragaman hayati dan hewani serta menarik untuk diketahui juga dipelajari.

Ada berbagai hewan purba yang masih hidup serta tersebar di berbagai daerah di Indonesia, berikut beberapa diantaranya.

Hewan Purba yang Masih Hidup di Indonesia

1. Komodo (Varanus komodoensis)

Hewan yang memiliki nama latin Varanus Komodoensis dikenal sebagai spesies kadal terbesar yang ada di dunia dengan rata-rata panjangnya 2-3 meter serta berat mencapai 100kg.

Komodo merupakan hewan yang diperkirakan telah ada sejak 30 juta tahun yang lalu melalui temuan fosil sebelumnya.

Komodo menjadi kebanggan bagi negara Indonesia karena hewan purba yang masih hidup ini habitatnya hanya dapat dijumpai di Taman Nasional Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Sebagai spesies hewan purba, Komodo juga memiliki daya tarik tersendiri karena mereka memiliki kelenjar bisa yang digunakan dalam memburu mangsanya.

Bisa yang dimiliki Komodo dapat menyebabkan darah tidak bisa menggumpal yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian pada mangsanya.

Di habitat asli mereka, biasanya Komodo dapat memangsa mamalia, seperti rusa, babi hutan, ataupun monyet.

2. Penyu Belimbing (Dermochelys Coriacea)

Penyu merupakan kura-kura laut yang dapat dijumpai di hampir semua samudra di dunia.

Hewan yang bernama latin Dermochelys Coriacea ini merupakan jenis penyu terbesar di dunia dengan panjang tubuh berkisar antara satu setengah hingga dua meter dengan beratnya bisa mencapai 900 kg.

Penyu sendiri memang berhabitat di lautan lepas tetapi ketika masa berkembang biak atau saat masa bertelur mereka akan menepi kedaratan untuk menetaskan telurnya.

Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi rumah bagi penyu belimbing, hewan purba yang masih hidup ini diperkirakan sudah ada sejak zaman jura atau seusia dengan dinosaurus.

Penyu belimbing memang menyukai tempat bersarang di daerah pantai dengan iklim tropis, maka tidak mengherankan jika hewan ini memilih perairan Indonesia untuk bertelur.

Kamu dapat menjumpai penyu belimbing di sekitaran perairan Sumatera, Selatan Jawa, dan Indonesia bagian timur.

Sayangnya, meski sebagai hewan purba yang masih hidup dan memiliki beragam keunikan, statusnya kini terancam punah.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Oleh karena itu, penyu belimbing ditetapkan sebagai hewan yang dilindungi.

3. Buaya Muara (Crocodylus Porosus)

Buaya merupakan reptil yang tinggal di air dan termasuk hewan purba yang masih hidup hingga kini.

Buaya yang memiliki nama latin Crocodylus porosus ini diketahui berkerabat dekat dengan nenek moyangnya, yakni Crocodilesaurus yang memiliki panjang mencapai 30 meter dan pernah hidup ratusan juta tahun lalu.

Namun, seiring berjalannya waktu dan juga karena pengaruh lingkungan kini buaya mulai berevolusi menjadi ukuran lebih kecil menyesuaikan dengan lingkungan yang baru.

Meskipun begitu buaya muara tetap menjadikan dirinya sebagai jenis buaya terbesar di dunia dengan sifatnya yang dikenal agresif karena keganasannya.

Di Indonesia terhitung cukup banyak buaya muara yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari Sumatera hingga Papua.

4. Trenggiling (Manis Javanica)

Trenggiling menjadi hewan purba yang masih hidup di Indonesia yang kini status keberadaanya terancam punah akibat perburuan dan kerusakan lingkungan tempat mereka tinggal.

Hewan purba yang satu ini menjadi satwa dengan bentuk karakteristik unik, yakni mereka memiliki sisik besar dan kasar sebagai bentuk perlindungan diri dari ancaman predator.

Jika merasa terancam atau terganggu trenggiling akan akan menggulung tubuh menjadi lingkaran seperti bola.

Trenggiling di Indonesia memiliki nama latin Manis Javanica dengan populasi mereka menyebar di wilayah Sumatera, Bangka, Kalimantan, hingga Bali.

5. Ikan Raja Laut (Coelacanth)

Ikan raja laut atau Coelacanth merupakan hewan purba yang masih hidup dan termasuk ke dalam satwa dilindungi oleh pemerintah Indonesia karena populasinya semakin sedikit.

Ikan raja laut dapat ditemukan di Indonesia khususnya di perairan Manado, Sulawesi Utara dan Raja Ampat, Papua.

Hewan purba yang masih hidup ini sebelumnya pernah dinyatakan punah sejak 70 tahun lalu karena keberadaanya sudah tidak dapat ditemukan lagi.

Namun, pada tahun 90-an hewan ini kembali ditemukan di daerah perairan Manado Tua dan sering disebut sebagai fosil hidup karena bentuknya tidak berubah sejak ratusan tahun lalu.

Membahas mengenai hewan purba yang masih hidup sampai saat ini, sudah sepatutnya manusia ikut serta dalam bertanggung jawab kelestarian keberadaan mereka.

Sebab, tidak bisa dipungkiri keberadaan hewan purba yang masih hidup tersebut terancam akibat keberadaannya akibat kehilangan habitat tempat tinggalnya, perburuan liar, hingga perubahan iklim.

Agar kamu bisa lebih memahami dunia satwa untuk menjaga kelangsungan hidup mereka, ada baiknya untuk mengenal terlebih dahulu dengan mulai mempelajarinya di buku Seri Jelajah Dunia Hewan: Pisces, Reptilia, Amfibi.

Buku ini berisi informasi mengenai hewan, dari yang paling banyak dijumpai sampai paling langka, lengkapi informasi tentang klasifikasi, harapan hidup, cara reproduksi, dan kebiasaan hidup hewan.

Kamu bisa memiliki buku ini dengan memesannya langsung di Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

TAG:

Terkini
Lihat Semua
Jelajahi