5 Managerial Skill yang Harus Kamu Miliki agar Bisa Memimpin Tim yang Baik

Lihat Foto
Sumber Gambar: Canva
Rujukan artikel ini:
Deep Work Cara Berhasil Fokus…
Pengarang: Cal Newport
Penulis Renny Novita
|
Editor: Ratih Widiastuty

Posisi kepemimpinan sangat diinginkan oleh banyak orang, tetapi tidak mudah untuk dicapai.

Manajer yang baik harus memiliki keterampilan dan kualitas yang sangat spesifik.

Dari sekian banyak soft skills, ada beberapa kemampuan yang menjadi kunci utama.

5 Managerial Skill yang Harus Kamu Miliki

1. Mampu Menetapkan Tujuan yang Jelas dan Mempunyai Kemampuan Komunikasi yang Baik

Untuk dapat berada di level managerial, seseorang harus mempunyai kemampuan untuk menterjemahkan apa yang dikehendaki oleh perusahaan dengan menetapkan tujuan, misalnya tujuan penjualan, proyek, atau perubahan perilaku, serta dapat mengkomunikasikannya dengan jelas.

Kamu bisa menggunakan rumus SMART yang terkenal, yaitu spesifik, terukur, dapat dicapai, realistis, dan terikat waktu.

2. Mampu Merumuskan Strategi

Salah satu keahlian utama sebagai manajer adalah kamu dapat mengembangkan strategi untuk mencapai tujuan yang telah kamu tetapkan sebelumnya.

Salah satu cara yang dipakai dapat dengan melakukan analisa SWOT atau Strength, Weakness, Opportunity, and Threath (kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman).

Kamu harus mengetahui bagaimana posisi kamu sekarang, termasuk di antaranya kemampuan khusus yang dimiliki oleh anak buahmu.

3. Mampu Membuat Keputusan

Ketika menghadapi suatu permasalahan terutama yang penting, manajer memegang peranan besar disini.

Itulah sebabnya salah satu keterampilan yang paling penting dari manajer adalah kemampuan untuk membuat keputusan.

4. Mampu Menetapkan Prioritas dan Kemampuan untuk Mendelegasikan Pekerjaan

Membuat keputusan saja tidak cukup.

Jika ada banyak tugas yang harus diselesaikan, kamu mungkin harus menetapkan prioritas.

Oleh karena itu, kemampuan untuk mengenali tugas mana yang memiliki tingkat urgensi juga sangat penting.

Kamu juga harus mempunyai kemampuan untuk dapat mendelegasikan tugas.

Sebagai seorang manajer, kamu biasanya tidak dapat mencapai tujuan yang ditetapkan dalam waktu yang Anda perlukan sendiri.

Dalam hal ini, kamu memiliki karyawan untuk kamu mendelegasikan tugas-tugas tertentu.

Lagi pula, jika kamu melakukan semuanya sendiri dan tidak mendelegasikan apa pun, artinya kamu tidak memerlukan karyawan.

Sebagai seorang manajer, kamu harus fokus pada tugas-tugas yang bobotnya penting untuk mencapai tujuan perusahaan.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

5. Menjadi Motivator Sekaligus Pemberi Kritik yang Baik

Poin penting dalam kepemimpinan yang baik adalah keterampilan sosial, seperti motivasi dalam tim, karena karyawan yang termotivasi akan bekerja lebih efektif.

Sebagai atasan, kamu dapat melakukan beberapa hal untuk meningkatkan motivasi, seperti menciptakan suasana kerja yang baik secara umum.

Ini dimulai dengan memfasilitasi karyawan dengan peralatan kerja yang berfungsi dengan baik, tetapi juga termasuk mengakui pencapaian tim dan tidak segan memberikan penghargaan.

Manajer yang memercayai karyawannya juga berpengaruh kepada tingkat kenyamanan mereka.

Selain itu, sebagai manajer kamu harus mempunyai emosi yang stabil sehingga suasana kerja lebih rileks namun tetap produktif.

Jangan lupa untuk memberikan mereka pujian dan apresiasi di depan rekan kerja yang lain.

Berbeda dengan pujian, manajer tidak boleh mengungkapkan kritik terhadap karyawannya di depan tim.

Lebih baik untuk membawa karyawan yang bersangkutan ke ruangan yang tertutup untuk percakapan pribadi dan mencoba mencari solusi bersama.

Asah dan Perdalam Managerial Skill

Di zaman di mana distraksi mudah ditemukan dan dapat menurunkan produktivitas, kemampuan untuk fokus menjadi sangat berharga.

Setiap menit kita tidak mampu fokus dan dapat berpengaruh pada performa perusahaan, lalu nantinya akan terhubung pada hal yang lebih banyak lagi termasuk keluarga, kesejahteraan, dan lain sebagainya.

Salah satu buku yang dapat membantu kamu untuk fokus adalah Deep Work yang ditulis oleh Profesor Cal Newport.

Di dalam bukunya, Prof Newport memperlihatkan bagaimana kita dapat menumbuhkan kemampuan untuk dapat fokus dengan empat aturan sederhana.

Dari keempat aturan itu, salah satunya adalah aturan yang hampir serupa dengan teknik Podomoro.

Di dalam pendekatan yang dinamakan the rhythmic approach, kamu membagi pekerjaan menjadi blok waktu dan menggunakan kalender untuk memantau perkembangan kita.

Dengan merencanakan di awal, kita mempersiapkan diri kita secara mental dan menjadikan bekerja dengan blok waktu sebagai kebiasaan.

Jika kamu memiliki masalah dengan fokus, buku Deep Work adalah buku yang sangat direkomendasikan untuk kamu baca dan praktikkan.

Deep Work bisa kamu temukan di toko buku Gramedia kesayanganmu atau di Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

TAG:

Terkini
Lihat Semua
Jelajahi