Buku Bebas Finansial ala Generasi Sandwich Setiap bulan gaji masuk, kebutuhan dibayar, cicilan berjalan, lalu tanpa terasa saldo kembali menipis.
Ketika kondisi ini terjadi berulang kali, masalahnya sering dianggap sederhana, yaitu penghasilan belum cukup.
Padahal, ada kemungkinan lain, yaitu cara kita mengatur urutan penggunaan uang.
Dalam episode podcast YouTube Monety Official, salah satu konsep yang dibahas adalah pay yourself first.
Prinsipnya sederhana, yakni sebelum uang digunakan untuk berbagai kebutuhan lain, sisihkan terlebih dahulu sebagian penghasilan untuk masa depan.
Ketika membeli kendaraan atau barang tertentu secara cicilan, kita terbiasa menganggap pembayaran bulanan sebagai kewajiban.
Namun, masa depan sendiri sering kali tidak diperlakukan dengan cara yang sama.
Padahal, kebutuhan seperti dana pensiun, tabungan, dan investasi juga membutuhkan persiapan sejak sekarang.
Pay yourself first mengajak kita membalik kebiasaan tersebut.
Jika selama ini menabung dilakukan dari sisa penghasilan, sekarang uang untuk masa depan justru disisihkan terlebih dahulu.
Besarnya tidak harus sama untuk semua orang.
Dalam podcast, dicontohkan seseorang dengan penghasilan Rp5 juta bisa menyisihkan 10% atau 20%, tergantung kondisi keuangannya.
Yang terpenting adalah membangun kebiasaan tersebut.
Menabung dan berinvestasi bukan berarti harus berhenti menikmati hidup.
Seseorang tetap boleh pergi ke kafe, mengikuti tren, atau membeli sesuatu yang disukai selama kebutuhan masa depan yang sudah ditetapkan tidak terganggu.
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Jadi, masalahnya bukan sekadar “boleh atau tidak boleh belanja”, tetapi apakah pengeluaran tersebut membuat rencana keuangan ikut berantakan.
Tantangannya semakin besar ketika muncul FOMO sehingga mendorong belanja impulsif.
Ketika uang tidak tersedia, sebagian orang kemudian menggunakan utang konsumtif untuk memenuhi keinginan tersebut.
Jika kebiasaan ini terus berlangsung, cicilan bisa mengambil porsi uang yang seharusnya dialokasikan untuk masa depan.
Menariknya, membangun kondisi keuangan yang lebih sehat tidak selalu dimulai dari mencari penghasilan tambahan.
Dalam podcast, perubahan justru ditekankan dari mindset, kemudian menjadi kebiasaan yang akhirnya membentuk kondisi keuangan.
Karena itu, coba ubah satu pertanyaan sederhana ketika gaji masuk.
Bukan lagi, “Berapa yang tersisa setelah semua kebutuhan dibayar?” Melainkan, “Berapa yang akan saya sisihkan untuk masa depan sebelum uang ini digunakan?”
Dengan begitu, menabung dan berinvestasi tidak lagi bergantung pada ada atau tidaknya uang sisa.
Pada akhirnya, persoalan finansial tidak selalu selesai hanya dengan menaikkan penghasilan.
Cara mengatur uang juga menentukan apakah penghasilan tersebut benar-benar membawa kita lebih dekat pada kondisi finansial yang diinginkan.
Pembahasan mengenai pay yourself first, FOMO, utang konsumtif, dan kebiasaan finansial dapat disaksikan secara lengkap melalui episode podcast di YouTube Monety Official.
Untuk kamu yang ingin mempelajari cara menata keuangan di tengah berbagai tanggungan, buku Bebas Finansial ala Generasi Sandwich dapat menjadi referensi.
Buku ini tersedia di Gramedia.com, Gramedia Digital, maupun toko Gramedia terdekat.
Jangan lupa mengikuti Instagram @monety.id, subscribe YouTube Monety Official, dan mengunjungi www.monety.id.
Monety merupakan platform belajar untuk Milenial dan Gen Z yang membahas bisnis, keuangan, teknologi, lifestyle, news update, serta rekomendasi buku untuk meningkatkan wawasan dan skill.