Apa Itu BookTok Media sosial telah mengubah cara orang menemukan hiburan, informasi, bahkan buku untuk dibaca.
Jika sebelumnya rekomendasi buku lebih banyak berasal dari toko buku, perpustakaan, atau ulasan di blog, kini banyak orang menemukan bacaan baru melalui TikTok.
Fenomena inilah yang dikenal dengan istilah BookTok.
Dalam beberapa tahun terakhir, BookTok menjadi salah satu komunitas paling berpengaruh di TikTok.
Kehadiran komunitas ini membuat banyak buku lama kembali populer, penulis baru mendapatkan pembaca dalam jumlah besar, serta berbagai judul buku semakin dikenal oleh khalayak luas.
Pengaruh BookTok bahkan membuat toko buku menyediakan rak khusus yang menampilkan buku-buku populer yang direkomendasi komunitas tersebut.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai BookTok serta manfaatnya bagi pembaca dan penulis di era digital.
BookTok adalah komunitas pengguna TikTok yang membuat, membagikan, dan mendiskusikan berbagai konten tentang buku melalui tagar #BookTok dan berbagai tagar terkait lainnya.
Konten BookTok biasanya berisi rekomendasi buku, ulasan singkat, reaksi emosional setelah membaca, kutipan favorit, tantangan membaca, hingga diskusi tentang karakter dan alur cerita.
Fenomena ini mulai populer secara global sekitar tahun 2020 dan terus berkembang hingga menjadi salah satu komunitas literasi digital terbesar di dunia.
BookTok bekerja menggunakan algoritma TikTok yang menampilkan video berdasarkan minat dan kebiasaan pengguna.
Proses penyebaran konten berlangsung melalui beberapa tahapan berikut:
Karena format video TikTok sangat singkat, rekomendasi buku dapat disampaikan dengan cepat dan menarik sehingga mudah dikonsumsi oleh banyak orang.
BookTok biasanya menggunakan video berdurasi 15–60 detik sehingga informasi dapat disampaikan secara cepat tanpa membuat penonton bosan.
Banyak kreator tidak hanya menjelaskan isi buku, tetapi juga menunjukkan tangisan, tawa, marah, atau rasa terkejut setelah membaca.
Reaksi emosional ini membuat penonton penasaran terhadap buku yang dibahas.
Pengguna BookTok sering saling memberikan rekomendasi, berdiskusi di kolom komentar, dan membuat video balasan.
Aktivitas tersebut menciptakan interaksi yang aktif antara kreator dan penonton.
Berbeda dengan media sosial lain yang lebih bergantung pada jumlah pengikut, TikTok memungkinkan video dari akun kecil sekalipun menjadi viral jika mendapatkan respons yang baik.
Salah satu jenis konten yang paling umum di BookTok adalah rekomendasi buku berdasarkan tema atau genre tertentu.
Misalnya, buku yang bikin nangis, novel romantis terbaik, fantasi wajib baca, atau thriller yang plot twist-nya mengejutkan.
Dalam konten reading wrap-up, kreator merangkum buku-buku yang telah selesai dibaca dalam periode tertentu, biasanya selama satu minggu atau satu bulan.
Isi kontennya berupa daftar buku, disertai ulasan dan penilaian singkat terhadap buku-buku yang telah dibaca.
Konten TBR berisi daftar buku yang ingin dibaca kreator dalam waktu dekat dan biasanya digunakan untuk membagikan target membaca kepada audiens.
Pengguna menampilkan kutipan menarik dari sebuah buku dengan latar musik dan visual yang estetik.
Video seperti “This book destroyed me” atau “I can’t stop thinking about this ending” sangat populer karena membangkitkan rasa penasaran penonton.
Banyak penerbit melaporkan bahwa buku yang viral di BookTok mengalami lonjakan penjualan yang signifikan.
Tidak hanya pada buku baru, tetapi buku yang sudah terbit bertahun-tahun sebelumnya.
Novel yang sebelumnya kurang dikenal dapat kembali masuk daftar buku terlaris setelah dibahas oleh kreator BookTok.
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Penerbit kini lebih aktif bekerja sama dengan book influencer dan membuat kampanye khusus untuk TikTok.
Hal ini dilakukan karena TikTok memiliki pengaruh terhadap minat dan keputusan pembaca dalam membeli buku.
Penulis independen atau penulis yang belum terkenal memiliki peluang lebih besar dikenal pembaca tanpa harus memiliki promosi besar dari penerbit.
BookTok membantu pembaca menemukan buku yang sesuai dengan minat mereka tanpa harus membaca ulasan panjang terlebih dahulu.
Melihat antusiasme komunitas sering membuat orang kembali tertarik membaca setelah lama tidak memiliki kebiasaan tersebut.
Pembaca dapat mencari rekomendasi buku berdasarkan genre secara spesifik, mulai dari romance slow burn, fantas kerajaan, thriller psikologis, hingga buku pengembangan diri untuk pemula.
BookTok membuat membaca terasa lebih sosial karena dapat berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan orang lain yang menyukai buku yang sama.
Rekomendasi dari pembaca sering terasa lebih jujur dan meyakinkan dibanding iklan resmi.
Satu video viral dapat menjangkau jutaan pengguna dalam waktu singkat.
Penulis dapat melihat komentar, reaksi, dan pendapat pembaca secara langsung sehingga lebih mudah memahami audiens mereka.
Meskipun memiliki banyak manfaat, BookTok juga memiliki beberapa kekurangan.
Beberapa buku menjadi sangat populer karena tren, bukan karena kualitasnya sesuai dengan semua pembaca.
Sebagian kreator terkadang membocorkan bagian penting cerita sehingga mengurangi kejutan bagi calon pembaca.
Melihat orang lain menyelesaikan banyak buku dapat membuat sebagian pembaca merasa tertinggal atau kurang produktif.
Oleh karena itu, rekomendasi BookTok sebaiknya digunakan sebagai referensi, bukan sebagai standar yang harus diikuti sepenuhnya.
Awali video dengan kalimat pembuka (hook) yang menarik perhatian penonton dalam beberapa detik pertama.
Contoh:
Visual sampul sangat penting agar penonton mudah mengenali buku yang dibahas.
Pastikan sampul terlihat jelas dan mudah dibaca selama video berlangsung.
Musik populer dapat membantu video lebih mudah muncul di halaman For You Page (FYP).
Fokus pada alasan mengapa buku tersebut layak dibaca daripada menceritakan seluruh isi cerita.
Itulah ulasan mengenai BookTok, mulai dari pengertian, jenis konten, manfaat, hingga pengaruhnya terhadap dunia penerbitan dan kebiasaan membaca.
BookTok menunjukkan bahwa media sosial tidak selalu menjauhkan orang dari kegiatan membaca.
Komunitas ini membuktikan bahwa platform digital dapat menjadi jembatan baru antara buku dan generasi modern.
Melalui video pendek yang kreatif, jutaan orang menemukan bacaan baru, kembali tertarik membaca, dan bergabung dalam diskusi literasi yang aktif.
Meskipun tren viral tidak selalu cocok untuk semua orang, BookTok tetap memiliki kontribusi besar dalam memperluas akses terhadap rekomendasi buku dan membangun komunitas pembaca yang lebih terbuka serta interaktif.
Salah satu contoh buku yang sering muncul dalam rekomendasi para influencer BookTok adalah Proyek Hail Mary (Project Hail Mary) karya Andy Weir.
Kombinasi antara misteri, humor, sains, dan hubungan antarkarakter membuat buku ini menjadi favorit di kalangan komunitas BookTok dan sering masuk dalam daftar bacaan yang dianggap “sulit berhenti dibaca”.
Buku ini bisa menjadi pilihan menarik untuk merasakan langsung bagaimana rekomendasi dari komunitas BookTok dapat membantu menemukan bacaan yang seru, menghibur, sekaligus memicu rasa ingin tahu hingga halaman terakhir.
Buku Proyek Hail Mary (Project Hail Mary) tersedia di Gramedia.com dan Gramedia Digital.