Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Cara Menghilangkan Jamur pada Tembok, Tuntas hingga ke Akar!

Kompas.com, 6 Januari 2026, 09:00 WIB
Cara Menghilangkan Jamur Pada Tembok Sumber Gambar: Freepik.com Cara Menghilangkan Jamur Pada Tembok
Rujukan artikel ini:
Merawat Rumah Membersihkan Perabotan
Pengarang: Redaksi Intisari
Penulis Adnan
|
Editor Novia Putri Anindhita

Bercak hitam atau kehijauan yang muncul di sudut dinding sering kali menjadi mimpi buruk bagi keindahan interior rumah.

Bukan hanya merusak pemandangan, kehadiran jamur menandakan adanya masalah kelembapan serius yang bisa mengganggu kesehatan penghuni.

Spora jamur yang terhirup secara terus-menerus dapat memicu reaksi alergi pernapasan, iritasi kulit, hingga serangan asma.

Banyak pemilik rumah merasa frustrasi karena jamur sering kali tumbuh kembali meski sudah dibersihkan berkali-kali.

Masalah utamanya sering kali bukan pada cara membersihkan, melainkan kegagalan membasmi akar jamur hingga tuntas.

Mengetahui cara menghilangkan jamur pada tembok dengan metode yang tepat adalah kunci menjaga rumah tetap sehat.

Artikel ini akan memandumu mengenali penyebabnya dan memberikan sepuluh solusi ampuh untuk membasminya permanen.

Penyebab Jamur Muncul Pada Dinding

Sebelum melakukan tindakan pembersihan, penting untuk memahami pemicu utamanya agar masalah tidak berulang.

Berikut adalah penyebab umum tembok berjamur:

1. Kelembapan Tinggi

Ruangan yang lembap tanpa sirkulasi udara memadai adalah inkubator sempurna bagi pertumbuhan spora jamur.

2. Kebocoran Pipa

Rembesan air dari pipa yang pecah di dalam dinding membuat tembok terus-menerus basah.

3. Ventilasi Buruk

Kurangnya pertukaran udara segar membuat uap air terperangkap di dalam ruangan, terutama kamar mandi.

4. Kondensasi

Perbedaan suhu ekstrem antara udara luar dan dalam ruangan menciptakan titik-titik air di permukaan dinding.

5. Atap Bocor

Air hujan yang merembes melalui celah plafon sering kali menjadi sumber kelembapan yang tidak terdeteksi.

10 Cara Menghilangkan Jamur di Tembok

Berikut adalah metode efektif mulai dari penggunaan bahan alami hingga cairan kimia khusus untuk membasmi jamur membandel.

1. Semprotkan Cuka Putih Murni

Cuka memiliki sifat asam ringan yang mampu membunuh 82% spesies jamur hingga ke akarnya secara alami.

Kamu cukup menuangkan cuka suling putih ke dalam botol semprot tanpa perlu mencampurnya dengan air lagi.

2. Gunakan Larutan Pemutih (Bleach)

Bahan aktif natrium hipoklorit dalam pemutih pakaian sangat efektif membasmi noda jamur pada permukaan dinding keras.

Campurkan satu cangkir pemutih dengan satu galon air, lalu gosokkan pada area berjamur dengan hati-hati.

3. Manfaatkan Baking Soda (Soda Kue)

Selain menyerap bau apek, baking soda aman digunakan untuk membunuh jamur tanpa meninggalkan residu kimia berbahaya.

Larutkan seperempat sendok makan soda kue ke dalam air, semprotkan, dan gosok perlahan menggunakan sikat gigi bekas.

4. Aplikasikan Hidrogen Peroksida

Cairan antiseptik ini adalah alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pemutih namun tetap ampuh sebagai antijamur.

Tuangkan larutan hidrogen peroksida 3% ke dalam botol semprot dan biarkan bekerja pada dinding selama sepuluh menit.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

5. Oleskan Minyak Pohon Teh (Tea Tree Oil)

Minyak esensial ini merupakan fungisida alami yang sangat kuat dan mampu mencegah spora jamur tumbuh kembali.

Campurkan satu sendok teh minyak ini dengan satu cangkir air, semprotkan, dan biarkan kering tanpa perlu dibilas.

6. Gosok dengan Air Perasan Lemon

Kandungan asam sitrat dalam lemon berfungsi memecah struktur jamur sekaligus memberikan aroma segar pada ruangan.

Peras beberapa buah lemon, aplikasikan airnya langsung ke noda jamur, diamkan sebentar, lalu lap hingga bersih.

7. Gunakan Boraks (Borax)

Boraks adalah mineral alami yang tidak memancarkan gas beracun dan sangat efektif menghambat pertumbuhan organisme jamur.

Campurkan satu cangkir boraks dengan satu galon air panas, lalu gunakan larutan tersebut untuk menyikat dinding.

8. Kerok Cat dan Ampelas Dinding

Jika jamur sudah menembus lapisan cat, harus mengerok cat lama terlebih dulu sampai terlihat plesteran dinding.

Gunakan ampelas kasar untuk memastikan seluruh akar jamur di pori-pori dinding benar-benar terangkat sebelum dicat ulang.

9. Semprotkan Cairan Fungisida Khusus

Produk pembersih komersial yang mengandung antimikroba dirancang khusus untuk hilangkan jamur di tembok secara instan.

Ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan dan pastikan kamu menggunakan masker serta sarung tangan saat mengaplikasikannya.

10. Cat Ulang dengan Cat Waterproof

Langkah terakhir setelah dinding bersih dan kering adalah melapisinya kembali menggunakan cat pelapis anti-bocor berkualitas.

Cat jenis ini membentuk lapisan kedap air yang mencegah kelembapan menembus tembok sehingga jamur sulit tumbuh kembali.

Rumah Sehat, Penghuni Nyaman

Merawat kebersihan dinding bukan hanya soal estetika, melainkan investasi kesehatan jangka panjang bagi seluruh anggota keluarga.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, kamu telah memutus siklus hidup jamur dan mencegahnya menyebar ke area lain.

Konsistensi dalam menjaga sirkulasi udara dan segera memperbaiki kebocoran adalah kunci utama agar tembok rumah tetap bersih dan kokoh.

Perawatan rumah memang memiliki tantangan yang beragam, mulai dari noda kecil hingga kerusakan struktur yang membutuhkan perhatian khusus.

Terkadang, kita membutuhkan panduan dari pengalaman orang lain agar tidak salah langkah dalam menangani perabotan dan bangunan.

Buku Merawat Rumah Membersihkan Perabotan karya Redaksi Intisari adalah teman yang tepat untuk menemani perjalanan mengurus hunian.

Buku ini tidak hadir untuk menggurui, melainkan berbagi pengalaman autentik yang dikumpulkan dari berbagai sumber terpercaya.

Tim penulis menyajikan solusi praktis untuk menghadapi ragam masalah perawatan rumah beserta isinya dengan bahasa yang mudah dipahami.

Meski diakui masih jauh dari sempurna, kumpulan tips di dalamnya adalah sumbangan tulus yang dirasakan manfaatnya sejak proses pengumpulan data.

Jadikan buku ini referensi andalanmu untuk menciptakan hunian yang nyaman dan terawat.

Dapatkan segera bukunya di Gramedia Digital.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Anatomi Fisiologis Sistem Pencernaan dan Mekanisme Kerjanya

Anatomi Fisiologis Sistem Pencernaan dan Mekanisme Kerjanya

buku
Tips Melakukan Bulking untuk Orang Kurus yang Efektif

Tips Melakukan Bulking untuk Orang Kurus yang Efektif

buku
8 Jenis Bencana Alam yang Sering Terjadi di Indonesia

8 Jenis Bencana Alam yang Sering Terjadi di Indonesia

buku
ASN adalah Aparatur Sipil Negara: Berikut Penjelasan dan Jenisnya 

ASN adalah Aparatur Sipil Negara: Berikut Penjelasan dan Jenisnya 

buku
15 Keterampilan Dasar untuk Menjadi Seorang Wirausaha

15 Keterampilan Dasar untuk Menjadi Seorang Wirausaha

buku
Cara Daftar KIP Kuliah: Wujudkan Mimpi Kuliah Gratis dan Ubah Masa Depanmu

Cara Daftar KIP Kuliah: Wujudkan Mimpi Kuliah Gratis dan Ubah Masa Depanmu

buku
20 Rekomendasi Warna Cat Tembok yang Bagus untuk Rumah Minimalis Modern

20 Rekomendasi Warna Cat Tembok yang Bagus untuk Rumah Minimalis Modern

buku
Masa Kejayaan Kerajaan Banten: Perdagangan Internasional, Pusat Islam, dan Simbol Kedaulatan Nusantara

Masa Kejayaan Kerajaan Banten: Perdagangan Internasional, Pusat Islam, dan Simbol Kedaulatan Nusantara

buku
Apakah Trust Issue Penyakit Mental? Berikut Penjelasan dan Strategi Pemulihannya

Apakah Trust Issue Penyakit Mental? Berikut Penjelasan dan Strategi Pemulihannya

buku
TKA Artinya Apa? Definisi, Mata Pelajaran, dan Faktanya

TKA Artinya Apa? Definisi, Mata Pelajaran, dan Faktanya

buku
Serunya Belajar Angka Bersama “Ensiklopedia Si Kecil Cerdas Matematika”!

Serunya Belajar Angka Bersama “Ensiklopedia Si Kecil Cerdas Matematika”!

buku
Anatomi Fisiologis Kulit Manusia dan Fungsinya

Anatomi Fisiologis Kulit Manusia dan Fungsinya

buku
15 Rekomendasi Warna Kutek yang Bagus untuk Kulit Cerah

15 Rekomendasi Warna Kutek yang Bagus untuk Kulit Cerah

buku
Apa yang Dimaksud Strict Parents? Pola Asuh Ketat yang Membentuk Cara Hidup Anak

Apa yang Dimaksud Strict Parents? Pola Asuh Ketat yang Membentuk Cara Hidup Anak

buku
Tugas dan Peran Tuan Rumah Piala Dunia: Lebih dari Sekadar Pertandingan

Tugas dan Peran Tuan Rumah Piala Dunia: Lebih dari Sekadar Pertandingan

buku
Bagaimana Sistem Galaksi Bintang Terbentuk dan Berkembang?

Bagaimana Sistem Galaksi Bintang Terbentuk dan Berkembang?

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau