Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Storytelling: Bagaimana Orang Menjadi Kaya? – Mengajarkan Anak tentang Proses, Kerja Keras, dan Pola Pikir Finansial

Kompas.com, 6 April 2026, 10:00 WIB
Seri Anak Cerdas Finansial - Bagaimana Orang Kaya menjadi Kaya? Sumber Gambar: Dok. M&C! Seri Anak Cerdas Finansial - Bagaimana Orang Kaya menjadi Kaya?
Rujukan artikel ini:
Seri Anak Cerdas Finansial -…
Pengarang: Geungi Hwang
|
Editor Novia Putri Anindhita

Banyak anak mengira bahwa orang kaya terlahir kaya atau mendapatkan uang dengan cara instan.

Padahal, di balik kekayaan seseorang, sering kali terdapat cerita panjang tentang usaha, pilihan, dan kerja keras.

Seri Anak Cerdas Finansial - Bagaimana Orang Kaya Menjadi Kaya? hadir untuk membantu anak memahami bahwa kekayaan bukanlah hasil keberuntungan semata, melainkan proses yang dapat dipelajari dan dipahami sejak dini.

Kekayaan sebagai Hasil Proses

Dalam Seri Anak Cerdas Finansial - Bagaimana Orang Kaya menjadi Kaya? yang ditulis oleh Geungi Hwang dan diilustrasikan dengan menarik oleh Dina Usmandi, anak diajak untuk mengenal berbagai jalan yang ditempuh orang-orang untuk membangun kekayaan.

Anak akan belajar bahwa orang kaya tidak selalu mendapatkan uang dengan cara yang sama.

Ada yang melalui kerja keras, ada yang melalui menabung, ada yang melalui investasi, serta ada juga yang melalui usaha.

Cerita dalam buku ini juga menekankan bahwa kekayaan tumbuh dari kebiasaan-kebiasaan baik, seperti rajin belajar, tidak mudah menyerah, gemar menabung, mampu melihat peluang, serta membuat keputusan bijak.

Dengan tokoh utama seorang anak lelaki bernama Hyunsoo yang ingin tahu cara menjadi kaya, anak-anak diajak menyerap ilmu dari beberapa orang sukses di dunia melalui cerita yang ringan dan mudah dicerna.

Keinginan Hyunsoo untuk Menjadi Orang Kaya

Alkisah, ada seorang anak lelaki bernama Hyunsoo yang penasaran bagaimana caranya menjadi orang kaya.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Ia bertanya kepada guru di sekolah dan orang tuanya di rumah, tetapi tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Suatu hari, seorang pedagang kaki lima menawarkan sebuah mikrofon ajaib yang dapat membawa Hyunsoo menemui beberapa orang kaya terkenal dan mewawancarai mereka untuk mengetahui rahasia mereka menjadi kaya.

Hyunsoo pun dengan penuh semangat bergegas pergi mewawancarai Andrew Carnegie, Masayoshi Son, Warren Buffett, John D. Rockefeller, dan George Soros untuk mendapatkan ilmu dan pelajaran berharga tentang cara menjadi orang kaya.

Storytelling Edukatif

Keunggulan utama Seri Anak Cerdas Finansial - Bagaimana Orang Kaya Menjadi Kaya? terletak pada pendekatan storytelling edukatif.

Anak tidak diberi ceramah tentang ekonomi, tetapi diajak mengikuti alur cerita yang mengalir dan penuh makna sehingga membuat konsep yang abstrak menjadi konkret dan relevan.

Buku ini juga unggul dalam menyampaikan pesan moral yang seimbang.

Kekayaan tidak digambarkan sebagai sesuatu yang harus dikejar dengan segala cara, melainkan sebagai hasil dari perilaku positif seperti kerja keras, kreativitas, juga tanggung jawab.

Dari sisi visual, ilustrasi yang cerah dan ekspresif membantu anak memahami cerita sekaligus menjaga minat baca.

Bahasa yang digunakan sederhana, komunikatif, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Seri Anak Cerdas Finansial - Bagaimana Orang Kaya Menjadi Kaya? dapat diperoleh di Toko Buku Gramedia terdekat atau secara online melalui Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

Tema Game Night Kantor Paling Seru untuk Meningkatkan Kekompakan Karyawan

buku
7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

7 Cerita Rakyat Bugis yang Populer Hingga Kini 

buku
Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

Mengenal Legenda Kalimantan, dari Batu Menangis hingga Putri Junjung Buih 

buku
Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

Asal Usul Lampung yang Jarang Diketahui, Dari Nama hingga Budayanya

buku
4 Tema Trivia Musik Paling Seru untuk Kuis 

4 Tema Trivia Musik Paling Seru untuk Kuis 

buku
Tema Trivia Anak Muda Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Komunitas

Tema Trivia Anak Muda Paling Seru untuk Kuis Gathering dan Komunitas

buku
6 Aktivitas Bonding Kantor untuk Membangun Solidaritas Tim

6 Aktivitas Bonding Kantor untuk Membangun Solidaritas Tim

buku
Setiap Orang Punya “Mie Ayam” Sendiri: Membaca Makna di Balik Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Setiap Orang Punya “Mie Ayam” Sendiri: Membaca Makna di Balik Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

buku
15 Konsep Trivia Night Kreatif yang Bikin Acara Makin Seru dan Interaktif

15 Konsep Trivia Night Kreatif yang Bikin Acara Makin Seru dan Interaktif

buku
Sistem Skor Trivia Night Terbaik untuk Acara Kantor dan Komunitas

Sistem Skor Trivia Night Terbaik untuk Acara Kantor dan Komunitas

buku
Cerita Si Pahit Lidah: Legenda dari Sumatra yang Penuh Pesan Moral 

Cerita Si Pahit Lidah: Legenda dari Sumatra yang Penuh Pesan Moral 

buku
7 Dongeng Rakyat Lampung Terpopuler Beserta Makna dan Pesan Moralnya 

7 Dongeng Rakyat Lampung Terpopuler Beserta Makna dan Pesan Moralnya 

buku
Lelah dengan Tren

Lelah dengan Tren "Kaum Produktif"? Buku Ini Beri Tahu Cara Mengubah Hidup untuk Kita yang Punya Fisik Terbatas

buku
Tema Trivia Film Paling Seru dan Kreatif untuk Kuis Gathering

Tema Trivia Film Paling Seru dan Kreatif untuk Kuis Gathering

buku
Cerita Legenda Banyuwangi: Sejarah, Tokoh, dan Pesan Moral yang Terkandung

Cerita Legenda Banyuwangi: Sejarah, Tokoh, dan Pesan Moral yang Terkandung

buku
Tema Trivia Pop Culture Paling Seru untuk Kuis Gathering

Tema Trivia Pop Culture Paling Seru untuk Kuis Gathering

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau