Makanan yang Bisa Meredakan Asam Lambung Saat asam lambung meningkat, tubuh terasa tidak nyaman karena dada terasa panas, mulut terasa asam, perut perih, bahkan kadang menjadi susah tidur.
Kondisi ini tidak hanya dialami oleh penderita GERD saja, melainkan bagi siapa pun yang tidak menjaga pola makan dan gaya hidup yang baik sehingga berpengaruh bagi kesehatan lambung.
Untungnya, terdapat beberapa makanan yang dapat membantu meredakan asam lambung, mulai dari untuk sarapan sehat hingga camilan ringan, yang tentunya mudah didapatkan.
Lalu, apa saja makanan yang dapat meredakan asam lambung, bagaimana pola makan, dan contoh menu hariannya? Simak penjelasannya berikut ini.
Untuk membantu lambung tetap nyaman, kamu perlu memilih makanan yang seratnya bisa menyerap asam dan lemaknya nggak memicu refluks.
Oatmeal merupakan pilihan terbaik untuk sarapan bagi kamu yang memiliki lambung sensitif.
Serat larutnya dapat membantu menyerap asam lambung berlebih, memberikan rasa kenyang lebih lama, tapi tidak memberatkan lambung.
Oatmeal sangat bagus karena tinggi serat, teksturnya lembut, dan rendah lemak sehingga risiko refluks lebih kecil.
Kamu juga bisa variasikan oatmeal dengan pisang atau sedikit madu supaya rasanya tidak membosankan.
Selain oatmeal, ada roti gandum utuh juga bisa menjadi alternatif yang baik.
Kandungan serat kompleksnya dapat membantu menyerap cairan lambung dan mencegah refluks.
Dibandingkan roti putih, roti gandum membuat rasa kenyang lebih stabil dan lebih ramah bagi lambung.
Pisang merupakan buah rendah asam yang dapat menenangkan lambung karena pH-nya cenderung basa sehingga saat asam lambung meningkat, pisang bisa jadi "penyelamat" perut.
Selain pisang, buah manis tapi rendah asam lain yang aman untuk lambung adalah melon, semangka, dan apel manis.
Sementara sayuran hijau termasuk makanan super ringan dan rendah lemak sehingga jarang memicu kenaikan asam lambung.
Contohnya seperti brokoli, bayam, buncis, selada, dan timun.
Kandungan seratnya yang tinggi menjadi mudah dicerna dan membuat lambung tetap nyaman.
Selain sayuran hijau, rempah sederhana seperti jahe juga memiliki efek menenangkan untuk lambung.
Jahe bersifat antiinflamasi alami yang dapat membantu menenangkan iritasi dan mengurangi rasa mual.
Bisa diminum secara hangat atau dibuat infused water untuk memberikan rasa nyaman dan menenangkan lambung sekaligus kehangatan tubuh.
Protein hewani tetap bisa dikonsumsi asalkan yang rendah lemak.
Pilihlah dada ayam dan ikan tanpa lemak, seperti ikan air tawar dan pilih cara masak yang sehat, misalnya direbus, dikukus, atau dipanggang.
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Protein ini membuat lambung tidak terlalu berat.
Selain itu, putih telur juga bisa menjadi pilihan karena termasuk protein murni tanpa lemak sehingga mencegah refluks pada lambung, sebaiknya hindari bagian kuning telur karena kandungan lemaknya tinggi.
Sebagai camilan, yogurt rendah lemak (plain) juga direkomendasikan karena kandungan probiotiknya dapat membantu memperbaiki sistem pencernaan.
Sementara untuk sumber karbohidrat, kentang rebus merupakan pilihan netral dan lembut bagi pencernaan, aman bagi lambung sensitif.
Terkadang masalah asam lambung yang tinggi buka hanya dipengaruhi oleh jenis makananya saja, tetapi cara dan pola makan sehari-hari.
Mengatur waktu makan, porsi, serta kebiasaan makan dapat membantu mencegah kenaikan asam lambung dan menjaga lambung tetap nyaman.
Daripada makan dengan porsi besar sekaligus, lebih baik dibagi menjadi beberapa porsi kecil untuk sepanjang hari.
Cara ini membuat lambung tidak terlalu "keberatan" sehingga produksi asam lambung tetap stabil.
Tidur setelah makan dapat membuat asam lambung meningkat karena posisi tubuh datar.
Beri jeda selama 3–4 Jam sebelum tidur agar lambung punya waktu istirahat dan mencegah refluks.
Makan terlalu cepat dapat membuat lambung bekerja keras dan memicu naiknya asam.
Nikmati makanan dengan tenang dan kunyah secara perlahan agar proses pencernaan berjalan baik dan lambung tetap nyaman.
Pilih cara masak yang ringan, misalnya direbus, dikukus, dipanggang, atau ditumis sedikit minyak.
Hindari gorengan dan santan kental karena mengandung lemak tinggi yang dapat memicu refluks.
Dengan memperhatikan jenis makanan, pola makan, serta contoh menu harian yang tepat, kita dapat membantu menjaga kesehatan lambung dan mencegah gejala asam lambung naik.
Mengatur makanan memang bisa membuat perubahan besar untuk kondisi asam lambung, namun itu tidak hanya sekadar soal makan ini atau itu, melainkan memilih makanan, pola makan, dan metode masak yang juga berperan besar.
Kuncinya sederhana, pilih makanan yang lembut di lambung, rendah lemak dan rendah asam, serta mudah dicerna.
Jika konsisten dengan prinsip ini, pelan-pelan tubuh akan memberikan sinyal positif, keluhan asam lambung dan GERD jauh berkurang, tidur lebih nyenyak, dan aktivitas sehari-hari jadi lebih nyaman.
Kuncinya tidak perlu terburu-buru mengganti semua kebiasaan sekaligus, mulai dari satu perubahan kecil, misalnya ganti sarapan dengan oatmeal dan pisang, atau konsumsi lebih banyak sayuran hijau.
Untuk memahami prinsip tersebut, buku Food Combining karya Andang W. Gunawan merupakan buku yang tepat untuk kamu baca.
Buku ini membahas cara membentuk pola makan yang benar dengan menyesuaikannya pada siklus pencernaan tubuh sehingga pembaca memahami kapan waktu makan yang tepat serta kombinasi makanan yang serasi.
Buku ini juga dilengkapi dengan contoh kombinasi makanan yang serasi dan tidak serasi, beserta contoh menu harian dan resep masakan yang memudahkan pembaca dalam menerapkan pola makan ini.
Yuk, baca buku Food Combining sekarang juga di Gramedia Digital.