Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Adaptasi Modern Mitologi Korea Shim Cheong dalam Novel Axie Oh

Kompas.com, 24 Juni 2024, 09:00 WIB
Novel The Girl Who Fell Beneath the Sea Sumber Gambar: Dok. Elex Media Komputindo Novel The Girl Who Fell Beneath the Sea
Rujukan artikel ini:
The Girl who Fell Beneath…
Pengarang: Axie Oh
|
Editor Ratih Widiastuty

Kisah Mitologi Korea yang Mencuri Perhatian Dunia

Budaya Korea saat ini digandrungi di banyak negara, termasuk Indonesia.

Mulai dari K-pop, K-drama, hingga sastra Korea, semua aspeknya menarik minat masyarakat global.

Salah satu karya sastra yang mencuri perhatian adalah novel The Girl Who Fell Beneath the Sea karya Axie Oh.

Versi terjemahan novel ini diterbitkan oleh Elex Media, dan berhasil menjadi salah satu buku dengan penjualan terbaik.

Novel ini bahkan diganjar penghargaan Best Translated Title dalam ajang Elex Fiction Readers Choice Awards 2023.

The Girl Who Fell Beneath the Sea terinspirasi dari mitologi Korea yang kaya, khususnya Kisah Shim Cheong.

Cerita legendaris tentang seorang gadis bernama Shim Cheong yang mengorbankan diri dengan melompat ke laut demi menyelamatkan ayahnya yang buta.

Kisah ini sangat populer dan sering diadaptasi dalam berbagai bentuk seni dan sastra di Korea.

Sinopsis The Girl Who Fell Beneath the Sea

Dalam novel The Girl Who Fell Beneath the Sea, karakter utamanya, Mina, memutuskan untuk menggantikan Shim Cheong yang telah dipilih sebagai korban tahunan yang dilemparkan ke laut untuk menenangkan roh laut.

Pengorbanan Mina dilakukan dengan harapan dapat menyelamatkan desanya dari badai dahsyat.

Shim Cheong dalam cerita rakyat Korea adalah simbol keberanian dan pengabdian yang mendalam kepada keluarganya.

Axie Oh mencerminkan sifat-sifat ini dalam karakter Mina.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Keberanian Mina untuk menggantikan Shim Cheong dan menghadapi dunia bawah laut yang penuh bahaya menunjukkan dedikasinya terhadap orang-orang yang dicintainya, mirip dengan dedikasi Shim Cheong kepada ayahnya.

Tema pengorbanan demi kebaikan yang lebih besar menjadi inti dari cerita ini.

Dalam Kisah Shim Cheong, setelah melompat ke laut, Shim Cheong ditemukan oleh Raja Naga Laut kemudian dikembalikan ke darat sebagai ratu.

Dunia bawah laut dalam cerita ini penuh dengan keajaiban dan misteri.

Axie Oh pun memperkaya elemen ini dalam novelnya dengan menciptakan dunia yang penuh dengan makhluk mitologis, roh, juga dewa laut yang sedang tidur.

Perjalanan Mina di dunia bawah laut menghadirkan tantangan dan keajaiban, serupa dengan pengalaman Shim Cheong.

Axie Oh tidak hanya mempertahankan tema dan plot dasar dari cerita klasik Kisah Shim Cheong, tetapi juga memperkenalkan elemen-elemen baru yang membuat novel ini relevan bagi pembaca remaja dan dewasa muda.

Dengan penulisan yang liris dan pengembangan karakter yang mendalam, Axie Oh berhasil menciptakan narasi yang memikat dan penuh makna.

The Girl Who Fell Beneath the Sea adalah contoh sempurna tentang bagaimana cerita rakyat klasik dapat diadaptasi untuk menarik minat pembaca modern.

Dengan menggabungkan tema pengorbanan dari Kisah Shim Cheong dengan dunia fantasi yang kaya dan karakter yang mendalam, Axie Oh menciptakan sebuah karya yang tidak hanya menghormati tradisi, tetapi juga menawarkan perspektif baru.

Novel ini menarik perhatian pembaca karena mampu menunjukkan kekuatan dan daya tarik abadi dari kisah mitologi Korea.

Dapatkan novel The Girl Who Fell Beneath the Sea di Gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Perbedaan Buying Time dan Delaying dalam Pengambilan Keputusan

Perbedaan Buying Time dan Delaying dalam Pengambilan Keputusan

buku
Peran Wall Street dalam Ekonomi Dunia dan Pengaruhnya terhadap Pasar Global

Peran Wall Street dalam Ekonomi Dunia dan Pengaruhnya terhadap Pasar Global

buku
Cara Menyeimbangkan Peran Ibu dan Ayah dalam Rumah Tangga

Cara Menyeimbangkan Peran Ibu dan Ayah dalam Rumah Tangga

buku
Unlocking Knowledge: Bahasa Inggris dan Akses Pengetahuan

Unlocking Knowledge: Bahasa Inggris dan Akses Pengetahuan

buku
Bebas dari Beban Ganda, Ini Kunci Berhenti Jadi Generasi Sandwich

Bebas dari Beban Ganda, Ini Kunci Berhenti Jadi Generasi Sandwich

buku
Skill yang Dibutuhkan Software Engineer dan Programmer: Lebih dari Sekadar Mengetik Kode!

Skill yang Dibutuhkan Software Engineer dan Programmer: Lebih dari Sekadar Mengetik Kode!

buku
Prosedur Pemeriksaan Fisik Red Line Bea Cukai dan Tahapan SPJM

Prosedur Pemeriksaan Fisik Red Line Bea Cukai dan Tahapan SPJM

buku
Proses Verifikasi Dokumen Bea Cukai: Tahapan, Fungsi, dan Faktor yang Memengaruhi

Proses Verifikasi Dokumen Bea Cukai: Tahapan, Fungsi, dan Faktor yang Memengaruhi

buku
Berapa Lama Barang Tertahan di Bea Cukai Red Line dan Cara Mempercepat Prosesnya

Berapa Lama Barang Tertahan di Bea Cukai Red Line dan Cara Mempercepat Prosesnya

buku
Mengenal Organisasi Semi Militer: Peran dan Fungsinya di Indonesia

Mengenal Organisasi Semi Militer: Peran dan Fungsinya di Indonesia

buku
Arti Yellow Line Bea Cukai dan Prosedur Pemeriksaan Dokumen Impor

Arti Yellow Line Bea Cukai dan Prosedur Pemeriksaan Dokumen Impor

buku
6 Cara Membersihkan Lumpur Vulkanik dari Rumah, Jangan Sampai Salah! 

6 Cara Membersihkan Lumpur Vulkanik dari Rumah, Jangan Sampai Salah! 

buku
Kenapa Paket Kena Red Line Bea Cukai? Berikut Penjelasannya

Kenapa Paket Kena Red Line Bea Cukai? Berikut Penjelasannya

buku
Pusat Keuangan Amerika Serikat di Mana? Ini Penjelasan Lengkapnya

Pusat Keuangan Amerika Serikat di Mana? Ini Penjelasan Lengkapnya

buku
7 Tips Menerapkan Integritas di Dunia Kerja

7 Tips Menerapkan Integritas di Dunia Kerja

buku
Berapa Biaya Kos Mahasiswa di Jepang per Bulan? Ini Rincian Lengkapnya 

Berapa Biaya Kos Mahasiswa di Jepang per Bulan? Ini Rincian Lengkapnya 

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau