Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Alasan Pria Susah Berpaling dari Hubungan Asmara yang Sudah Usai, Simak Jawabannya Berikut Ini

Kompas.com, 27 September 2022, 11:00 WIB
Alasan Pria Susah Berpaling Sumber Gambar: Freepik.com Alasan Pria Susah Berpaling
Rujukan artikel ini:
Buku Carpe Diem: Move On,…
Pengarang: Askım Kapısmak
|
Editor Novia Putri Anindhita

Alasan pria susah berpaling atau move on dari hubungan asmara yang sudah berakhir pastinya cukup banyak yang tidak dapat dibantah dan mampu memengaruhi kualitas hidup mereka.

Wajar saja sebenarnya jika hati dan pikiran masih belum bisa menerima kenyataan bahwa jalinan cinta bersama wanita yang dicintai telah usai dan kandas.

Siapa yang sangka jika patah hati akibat hubungan asmara yang berakhir pun bisa dirasakan pria sampai membuat mereka sulit untuk berpaling dari masa lalu dan justru malah tenggelam dalam kesedihan yang mendalam.

Kenangan manis yang diciptakan bersama pasangan ternyata mampu membawa dampak pada perasaan pria yang mengakibatkan susah move on karena saking sudah terikatnya.

Putus hubungan memang tidak dapat dipungkiri dapat menorehkan luka di dalam hati, tak terkecuali bagi pria yang biasanya membutuhkan waktu beberapa lama untuk bisa sembuh dari rasa patah hati.

Sayangnya, meskipun sudah mulai mencoba membuka lembaran baru dengan pasangan lain, tapi kadang kala pria tetap susah berpaling dari masa lalu.

Apalagi jika hubungan yang terjalin sebelumnya sudah berlangsung lama, pastinya akan sangat sulit bagi pria untuk dapat berpaling dan melupakan pasangan yang telah memberikan banyak kenangan manis.

Mungkin, saking berkesannya hubungan tersebut, pria justru akan sulit menjalin hubungan baru dan malah memilih untuk tetap setia.

Namun, apa saja alasan yang membuat pria susah berpaling dari hubungan asmara di masa lalu?

Temukan jawabannya berikut ini.

Alasan Pria Susah Move On

1. Kehilangan Pijakan dan Tempat Berlabuh

Hubungan asmara yang sudah terjalin lama pastinya akan menciptakan ikatan cinta yang kuat, sehingga tidak mengherankan jika pria sering merasa wanita sebagai tempat berlabuh untuk berbagi seluruh perasaan.

Pijakan yang diberikan wanita dalam hubungan pacaran membuat pria merasa nyaman dengan saling berbagi emosi dan perhatian.

Kaat hubungan asmara harus putus dan berakhir, pria akan merasa kehilangan sandaran dan pijakan yang selama ini kerap ditawarkan oleh wanita.

Pria jadi sulit berpaling dari sosok yang selama ini selalu mau menemani dikala susah maupun senang.

2. Terlalu Cinta pada Mantan

Alasan pria susah berpaling dari hubungan asmara masa lalu mereka biasanya juga dipicu oleh rasa cinta mati yang terlalu mendalam.

Mungkin wanita yang pernah menjadi kekasihnya itu sudah menciptakan kebahagiaan di hati dan pikiran, sehingga setiap momen kebersamaan mereka mampu menjadi ladang cinta bagi pria.

Bicara soal cinta memang rasanya sulit sekali untuk move on dan melupakan karena hal tersebut tidak mampu dikontrol serta muncul dan timbul begitu saja.

Tidak heran banyak pria yang sulit melupakan mantan karena memang hati mereka masih memendam perasaan cinta.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

3. Merasa Sudah Sangat Cocok

Bisa dibilang sulit mendapatkan pasangan yang sudah sangat cocok dengan kepribadian kita, khususnya bagi pria yang merasa jika mantannya tersebut sudah sangat mengerti dirinya.

Kecocokan antara dua insan yang disatukan oleh rasa cinta mampu memberikan kenyamanan yang sulit untuk ditinggalkan.

Apalagi jika harus membayangkan mencari wanita lain yang mungkin kurang pengertian dan perhatian membuat pria semakin sulit berpaling dari mantan kekasihnya.

Oleh karena itu, kecocokan amat sangat berpengaruh pada alasan mengapa pria susah move on dengan hubungan asmara di masa lalu yang sudah kandas.

4. Takut Memulai Hubungan Baru

Saking sudah merasa nyaman dan aman dengan hubungan asmara yang dijalin di masa lalu, membuat pria pada akhirnya merasa takut untuk memulai hubungan baru dengan orang lain.

Ketakutan ini muncul akibat perasaan yang masih ada terhadap mantan kekasih yang telah memberikan banyak kenangan manis.

Pria takut jika wanita baru yang akan memasuki kehidupan asmaranya tidak akan sama dengan mantan kekasihnya yang telah memberikan kenyamanan.

Rasa nyaman yang telah tiada akibat hubungan yang kandas memicu perasaan insecure untuk menjalin hubungan asmara yang baru.

5. Mengharapkan Hubungan Bisa Diperbaiki

Pria menjadi susah berpaling dari masa lalunya karena masih menyimpan harapan jika hubungan asmara yang telah usai dapat diperbaiki dan dibangun kembali.

Harapan ini pada kenyataannya justru malah menahan mereka untuk dapat move on dan hanya menjebak dalam ilusi yang tak berkesudahan.

Jika ingin segera move on, maka lupakan angan-angan untuk dapat kembali menjalin hubungan asmara dengan mantan kekasih.

Fokus untuk mulai mencari kebahagiaan bagi diri sendiri terlepas dari ketergantungan akan cinta dan perhatian orang lain.

Yuk, segera lupakan masa lalu alias move on dengan membaca buku Carpe Diem yang ditulis oleh Askim Kapismak yang akan membantu kamu untuk dapat segera lepas dari bayang-bayang masa lalu dan mulai berpikir maju.

Sering kali kita justru malah terjebak di antara masa lalu dan masa depan, seperti penyesalan dan ketakutan yang justru hanya akan merugikan diri sendiri dengan kehidupan yang tidak membahagiakan.

Buku ini akan membantu kamu membebaskan kamu dari belenggu tersebut dengan cara menikmati hari ini dan detik ini juga agar bisa move on dan menghilangkan anxiety yang mengurangi kualitas kehidupan.

Tunggu apalagi, yuk, segera move on dengan membeli buku ini melalui situs Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

Promo Diskon Promo Diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Neon Genesis Evangelion Collector’s Edition: Pertarungan Melawan Angel dan Harapan Umat Manusia di Tangan Para Pilot Muda

Neon Genesis Evangelion Collector’s Edition: Pertarungan Melawan Angel dan Harapan Umat Manusia di Tangan Para Pilot Muda

buku
10 Ide Kegiatan Keluarga yang Bermanfaat Selama Ramadan

10 Ide Kegiatan Keluarga yang Bermanfaat Selama Ramadan

buku
4 Ciri-Ciri Bola Padel yang Sudah Tidak Layak Pakai

4 Ciri-Ciri Bola Padel yang Sudah Tidak Layak Pakai

buku
Petualangan Seru Menjelajahi Antariksa

Petualangan Seru Menjelajahi Antariksa

buku
Bisnis Bukan Sekadar Jualan Barang, Ini Cara Menciptakan Value

Bisnis Bukan Sekadar Jualan Barang, Ini Cara Menciptakan Value

buku
Workout Berapa Kali Seminggu Biar Nggak Cuma Semangat di Awal?

Workout Berapa Kali Seminggu Biar Nggak Cuma Semangat di Awal?

buku
Strategi Berani Saat Orang Lain Takut untuk Menangkap Peluang

Strategi Berani Saat Orang Lain Takut untuk Menangkap Peluang

buku
5 Peralatan Pilates Wajib untuk Pemula di Rumah, Apa Saja?

5 Peralatan Pilates Wajib untuk Pemula di Rumah, Apa Saja?

buku
Storytelling: Bijak Menggunakan Uang – Mengajarkan Anak Mengelola Uang dengan Bijak Sejak Dini

Storytelling: Bijak Menggunakan Uang – Mengajarkan Anak Mengelola Uang dengan Bijak Sejak Dini

buku
Ide Menu Sahur Anti Bosan yang Mudah Dibuat

Ide Menu Sahur Anti Bosan yang Mudah Dibuat

buku
6 Manfaat Pilates untuk Wanita yang Perlu Kamu Tahu

6 Manfaat Pilates untuk Wanita yang Perlu Kamu Tahu

buku
Death Note New Edition: Buku Dewa Kematian dan Persaingan Sengit Dua Pemuda Jenius

Death Note New Edition: Buku Dewa Kematian dan Persaingan Sengit Dua Pemuda Jenius

buku
Cara Excel Otomatis Nomor agar Kerja Makin Cepat dan Rapi

Cara Excel Otomatis Nomor agar Kerja Makin Cepat dan Rapi

buku
Komik Seru yang Menghibur Sekaligus Mendidik! Perjuangan Para Plants Mengalahkan Mecha Dinosaurus Dr. Zomboss!

Komik Seru yang Menghibur Sekaligus Mendidik! Perjuangan Para Plants Mengalahkan Mecha Dinosaurus Dr. Zomboss!

buku
Cara Membuat Content Calendar dan Mengelolanya

Cara Membuat Content Calendar dan Mengelolanya

buku
5 Manfaat Pilates Bagi Tubuh yang Perlu Kamu Tahu

5 Manfaat Pilates Bagi Tubuh yang Perlu Kamu Tahu

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau