Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Contoh Explanation Text Tentang Budaya Beserta Artinya

Kompas.com, 31 Agustus 2022, 11:30 WIB
Contoh Explanation Text Tentang Budaya photo by TheDigitalArtist on pixabay Contoh Explanation Text Tentang Budaya
Rujukan artikel ini:
Why? Ancient Culture
Pengarang: Jon Jae Un
|
Editor Rahmad

Penjelasan tentang teks eksplanasi dalam bahasa Inggris tentunya sudah banyak yang tahu. Dalam dunia pendidikan maupun dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai apa yang disebut dengan explanation text atau penjelasan dalam bahasa Indonesia.

Teks eksplanasi adalah teks yang menggambarkan terjadinya proses. Teks eksplanasi atau ekspositori memiliki tujuan untuk menjelaskan berbagai fenomena sosial, alam, dan budaya. Kamu mungkin banyak menjumpai contoh explanation text tentang budaya karena jenis teks ini cocok untuk menuliskannya.

Contoh Explanation Text Tentang Budaya

Berikut ini contoh explanation text tentang budaya dalam bahasa inggris beserta dengan artinya:

1. Contoh Explanation Text Tentang Menara Eiffel

Why was The Eiffel Tower Built?

When talking about the wonders of the world, the Eiffel Tower is one of them. But many of us don't know the history of the tower or why it was built. The tower in particular is said to be one of the most famous buildings in the world.

The Eiffel Tower was built primarily for the Universal Exposition. In 1889 it was called the Paris Exposition. The exhibition was held to commemorate the 100th anniversary of the French Revolution.

The purpose of building the Eiffel Tower in such a structure was to show the world the advancement of French technology and beauty. The Eiffel Tower was designed by Gustave Eiffel. The name of the tower seems to come from the last name of the designer, "Eiffel".

Another reason the tower was built was for scientific progress. Few people were aware of it, but the Eiffel Tower had become a technological landmark. A unique and well-known building, many experiments on temperature, pressure and pendulums have been carried out.

Additionally, the Eiffel Tower was used as a radio tower. Many experiments were conducted on the Eiffel Tower to improve radio transmission. At one point, the Eiffel Tower was proposed to be demolished, but it was not demolished because the tower had a promising future as a radio tower.

Dalam Bahasa Indonesia:

Mengapa Menara Eiffel dibangun?

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Jika berbicara tentang keajaiban dunia, Menara Eiffel adalah salah satunya. Tetapi banyak dari kita tidak tahu sejarah menara atau mengapa menara itu dibangun. Menara khususnya dikatakan sebagai salah satu bangunan paling terkenal di dunia.

Menara Eiffel dibangun terutama untuk Pameran Universal. Pada tahun 1889 itu disebut Pameran Paris. Pameran ini diadakan untuk memperingati 100 tahun Revolusi Perancis. Tujuan membangun Menara Eiffel dalam struktur seperti itu adalah untuk menunjukkan kepada dunia kemajuan teknologi dan keindahan Prancis.

Menara Eiffel dirancang oleh Gustave Eiffel. Nama menara tersebut sepertinya berasal dari nama belakang sang desainer, "Eiffel". Selain itu, alasan lain menara ini dibangun adalah juga demi kemajuan ilmu pengetahuan ke depannya.

Hanya sedikit orang yang menyadarinya, tetapi Menara Eiffel telah menjadi struktur yang kuat dalam hal sains dan teknologi. Sebuah bangunan yang unik dan terkenal ini banyak eksperimen suhu, tekanan dan bandul telah dilakukan. Menara Eiffel juga sempat digunakan sebagai menara radio.

Banyak percobaan dilakukan di Menara Eiffel untuk meningkatkan transmisi radio. Pada satu titik, Menara Eiffel diusulkan untuk dihancurkan, tetapi tidak dihancurkan karena menara memiliki masa depan yang menjanjikan sebagai menara radio.

Nah, itulah contoh explanation text tentang budaya yang mungkin sudah tidak asing bagi kamu. Saat ini menara Eiffel sudah jadi peradaban tersendiri di prancis bahkan jadi identitas negara tersebut. Itulah sebabnya kamu perlu mengetahui hal unik lainnya tentang menara yang menakjubkan dunia ini.

Buku Why? Ancient Culture yang ditulis Joon Jae Un bisa kamu jadikan referensi untuk belajar explanation text tentang budaya. Buku ini terutama membahas tema arkeologi yang cocok untuk mengenalkannya pada anak-anak.

Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara sisa-sisa manusia, seperti reruntuhan dan relief, serta budaya dan sejarah kehidupan pada masa itu. Terutama untuk menambah pengetahuan arkeologi tentang kehidupan manusia.

Pembaca diharapkan untuk mencari informasi dan hal-hal yang masih teka-teki di luar tujuh peradaban yang disebutkan dalam buku ini.

Buku ini sendiri bisa kamu pesan dan beli di Gramedia.com!

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau