Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Meneladani Perjuangan Pebisnis Karet Sukses asal Desa Silungkang

Kompas.com, 21 Juni 2022, 14:19 WIB
Buku Sang Patriot: Kunci Sukses Anak Desa Silungkang Menerobos Pasar Dunia Komoditi Pertanian Sumber Gambar: Dok. Elex Media Komputindo Buku Sang Patriot: Kunci Sukses Anak Desa Silungkang Menerobos Pasar Dunia Komoditi Pertanian
Rujukan artikel ini:
Sang Patriot: Kunci Sukses Anak…
Pengarang: Sarjono Sahar
|
Editor Novia Putri Anindhita

Bagaimana jadinya jika seorang anak desa yang sukses meraih cita-citanya menjadi pebisnis? Sampai ia bisa membuka ribuan lapangan kerja dan menghasilkan jutaan dolar devisa bagi negara? Ya, ini bukanlah bayangan semata, namun kisah ini adalah benar adanya.

Dia adalah Asril Sutan Amir (ASA), seseorang dari Desa Silungkang yang berhasil membangun serta mengelola perkebunan dan pabrik crumb rubber di 6 lokasi berbeda di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, hingga mendapatkan penghargaan dari pemerintah dan departemen perindustrian.

Kisahnya dapat menjadi contoh dan teladan bagi generasi muda, serta pedoman orangtua untuk mengarahkan dan membina anak-anaknya untuk sukses.

Berikut adalah prinsip hidup ASA yang bisa diteladani.

1. Bekerja adalah Ibadah

ASA menyebutkan ibadah pada dasarnya adalah semua aktivitas yang bermanfaat, bukan hanya sekadar sholat 5 waktu, tapi bekerja di kantor atau di pabrik adalah suatu ibadah.

Bila kita bekerja dengan sangat baik maka kita memberikan sesuatu yang terbaik bagi masyarakat.

Itu adalah kewajiban dan dapat mendatangkan keberuntungan.

2. Setiap Orang adalah Pemimpin

Bagi ASA, setiap orang adalah pemimpin, mungkin pemimpin suatu organisasi, kelompok, keluarga, atau minimal pemimpin diri sendiri.

Jadi, pemimpin harus dimulai dengan kemampuan untuk memimpin diri sendiri.

Seorang pemimpin harus mampu membedakan antara keinginan, kemauan, dan kebutuhan sehingga tidak mudah terjebak mengejar sesuatu yang sifatnya “fatamorgana”.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

3. Pengendalian Diri

ASA juga sangat menjunjung tinggi prinsip pengendalian diri.

Pengendalian diri adalah kemampuan seseorang untuk mengatur emosi dan perilaku diri secara sadar agar dapat berperilaku yang baik dan tidak merugikan orang lain, sesuai dengan norma sosial, dan dapat diterima oleh lingkungannya.

4. Kuatnya Karakter, Disiplin, dan Kemandirian

Disiplin, kemandirian, dan karakter sangat berhubungan satu sama lain, di mana disiplin yang dilakukan dengan konsisten akan melahirkan kemandirian, serta disiplin dan kemandirian bila dilakukan dengan sungguh-sungguh akan melahirkan watak dan karakter yang kuat.

Dan masih banyak prinsip ASA yang lainnya.

Kisah lengkapnya bisa Anda dapatkan dalam buku Sang Patriot: Kunci Sukses Anak Desa Silungkang Menerobos Pasar Dunia Komoditi Pertanian.

Pada buku ini juga memperlihatkan betapa segala sesuatu memang tidak mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin.

Kuncinya adalah kemampuan untuk selalu konsisten pada nilai-nilai kebenaran.

Buku ini bisa kamu dapatkan di Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau