Acara puncak Festival Literasi Anak Rimba Kata resmi dimulai pada Jumat (1/5/2026).
Bertempat di lantai dasar Bintaro Xchange Mall 2, Tangerang Selatan, puncak acara hari pertama Festival Literasi Anak Rimba Kata ini berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan yang menggabungkan unsur edukasi, kreativitas, dan hiburan bagi anak-anak dan para orang tua.
Puncak Festival Literasi Anak Rimba Kata dimulai dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh Adi Ekatama selaku Direktur Penerbitan dan Edukasi Gramedia, Najeela Shihab selaku pendidik, Herdiana Hakim selaku Akademisi dan Pemerhati Sastra Anak, serta Natalie Indry sebagai moderator.
Dalam sesi ini, ditayangkan video Festival Literasi Anak Rimba Kata sekaligus diperkenalkan maskot Rimba Kata, Saga si Pohon Ek, sebagai penanda resmi dimulainya rangkaian acara puncak festival.
Setelah acara pembukaan, pengunjung disuguhkan dengan beragam acara yang dibagi ke dalam dua panggung, yaitu Panggung Rimba dan Panggung Saga.
Panggung Rimba menyuguhkan acara hiburan, penampilan, dan sesi diskusi dunia parenting, sementara Panggung Saga menghadirkan sesi diskusi yang mengangkat topik-topik relevan seputar dunia literasi anak dan parenting.
Di Panggung Rimba, anak-anak dan orang tua menikmati sesi dongeng interaktif bertajuk Dongeng Para Penjaga Kata yang dibawakan oleh Palupi Mutiasih, dilanjutkan dengan aktivitas eksperimen dan kreatif bersama Fun Garden of Literacy seperti mencari kata yang hilang dan melukis maskot Saga pada tas kanvas.
Kegiatan ini juga diramaikan dengan soft launching buku seri Para Perintis Jakoeb Oetama dan P.K. Ojong.
Kemeriahan berlanjut dengan Grand Final Lomba Tahfiz Juz ‘Amma for Little Ones yang diikuti oleh 20 finalis yang terbagi ke dalam dua kategori, yaitu 10 finalis berkategori A dan 10 berkategori B.
Lomba ini dinilai langsung oleh tiga juri dan menghasilkan tiga juara dari masing-masing kategori.
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Selain itu, Panggung Rimba turut menghadirkan sesi berbagi kisah dari Wimili Childcare sebagai rumah kedua untuk tumbuh kembang anak dan diskusi parenting bersama psikolog anak, Samanta Elsener, bertajuk “Kulik Teka-Teki Anak” yang membahas berbagai pertanyaan anak serta cara orang tua meresponsnya secara tepat.
Sementara itu, di Panggung Saga, berbagai sesi diskusi menghadirkan wawasan edukatif bagi para orang tua dan anak.
Diskusi “Jago Jaga Diri” mengangkat pentingnya edukasi perlindungan diri anak sejak dini terhadap kekerasan seksual melalui komunikasi terbuka dan pendampingan.
Sesi “Screen Time vs. Story Time” mengangkat pembahasan mengenai keseimbangan penggunaan gawai dan aktivitas membaca dalam keseharian anak.
Rangkaian diskusi lainnya, seperti “Peta Rahasia Perasaan Anak” dan “Kelana Cerita”, turut melengkapi sesi diskusi di Panggung Saga dengan membahas cara memahami emosi anak serta pengenalan tema-tema dalam sastra anak.
Bazar Semesta Buku Anak
Di sisi lain, bazar Semesta Buku Anak semakin ramai menjelang malam, dipadati oleh orang tua dan anak-anak yang antusias berburu buku.
Bazar ini telah berlangsung sejak Selasa (28/4/2026) dan akan berakhir bersamaan dengan hari terakhir puncak Festival Literasi Anak Rimba Kata pada Minggu (3/5/2026).
Secara keseluruhan, rangkaian acara di hari pertama puncak Festival Literasi Anak Rimba Kata berjalan dengan lancar dan meriah.
Antusiasme pengunjung yang tinggi menunjukkan bahwa festival ini menjadi ruang yang relevan dan dibutuhkan dalam mendukung tumbuh kembang literasi anak di Indonesia.
Informasi lengkap tentang Festival Literasi Anak Rimba Kata dapat diakses melalui Instagram @rimbakata.id.