Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Celetuk Celoteh Cerita Jahil: Mengulik Resep Humor Anak Bersama Djokolelono dan Noor H. Dee

Kompas.com, 5 Mei 2026, 11:35 WIB
Festival Literasi Anak Rimba Kata 2026 Sumber Gambar: Dok. Anisa Triana, Laily Nurfauziyah  Festival Literasi Anak Rimba Kata 2026
Rujukan artikel ini:
Who Farted?
Pengarang: Noor H. Dee
|
Editor Novia Putri Anindhita

Sesi Bicara Buku bertajuk “Celetuk Celoteh Cerita Jahil” berlangsung pada Sabtu (2/5/2026), pukul 10.00–11.00 WIB di Panggung Saga, Main Atrium Lantai Dasar Bintaro XChange Mall 2, Tangerang Selatan.

Sesi yang menjadi bagian dari Puncak Festival Literasi Anak Rimba Kata ini dipandu oleh moderator Lia Kusumawardani dan menghadirkan dua penulis buku anak, Djokolelono, penulis buku cerita bergambar Sepatu Berkucing, dan Noor H. Dee, penulis buku cerita bergambar Who Farted? dan Kumpulan Dongeng Superlucu.

Celetuk, celoteh, dan kejahilan yang dimaksud dalam tajuk acara ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan cerminan dari cara kedua penulis memandang dunia anak.

Bagi Djokolelono dan Noor H. Dee, humor dalam cerita anak lahir dari kepekaan terhadap hal-hal kecil yang kerap luput dari perhatian orang dewasa, seperti obrolan iseng di halaman sekolah, lagu yang diplesetkan, hingga teka-teki yang dilempar begitu saja di antara teman sebaya.

Noor H. Dee menyatakan, ada satu pertanyaan yang menjadi pemantik cerita, yaitu “bagaimana jika?”.

Dari pertanyaan sederhana ini, ditambah kepekaan terhadap pengalaman sehari-hari, lahir berbagai ide cerita yang unik dan menggelitik.

Bukunya yang berjudul Who Farted?, misalnya, berangkat dari premis “bagaimana jika di pesta ulang tahun singa, raja hutan yang paling menakutkan, tiba-tiba ada yang kentut?” Dari situlah seluruh cerita mengalir.

Djokolelono pun sependapat hampir semua cerita yang baik berakar dari pertanyaan “bagaimana jika?” yang tepat.

Kelucuan dalam buku-buku mereka juga bukan sesuatu yang muncul secara kebetulan.

Noor H. Dee memang secara sadar merancangnya sejak awal dengan tujuan membuat anak-anak tertawa.

Ia menyadari anak-anak punya selera humor yang khas, bahkan jorok, misalnya kentut dan ketiak.

Semua elemen itu ia kumpulkan dan ramu menjadi cerita.

Ia juga menguji kelucuan ceritanya pada anaknya sendiri.

Bila sang anak tersenyum, berarti cerita lucunya berhasil.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Djokolelono punya cara tersendiri untuk menyelami dunia anak.

Sebelum menulis, ia selalu melakukan riset apa yang disukai anak-anak, apa yang membuat mereka penasaran, dan terutama apa yang mereka bicarakan satu sama lain.

Sumber otentiknya justru ditemukan di keseharian, seperti saat mengantar anaknya ke sekolah.

Di sanalah ia mendengar teka-teki, lelucon, hingga lagu-lagu yang diplesetkan.

Semua “penyelewengan” kecil itulah yang menjadi sumber inspirasinya.

Noor H. Dee pun menegaskan pentingnya sikap terbuka terhadap dunia anak.

Banyak orang dewasa yang merasa sebal terhadap tren yang digemari anak-anak, misalnya fenomena meme brain rot.

Padahal, sikap itulah yang menciptakan jarak.

“Bagaimana bisa dekat dengan anak kalau mencurigai apa yang disukai oleh anak? Padahal itu memang dunia mereka, tinggal bagaimana cara kita sebagai orang dewasa bisa masuk ke dunia mereka,” ujarnya.

Sebelum sesi berakhir, keduanya sempat berbagi tentang karya yang tengah mereka garap.

Djokolelono sedang merencanakan cerita lanjutan tentang kucing, terinspirasi dari 16 kucing yang tinggal di rumahnya, masing-masing dengan kepribadian yang berbeda-beda.

Sementara Noor H. Dee tengah berambisi menyelesaikan novel anak bertema gim.

Acara ditutup dengan foto bersama dan sesi tanda tangan.

Djokolelono dan Noor H. Dee mengingatkan bahwa untuk menulis cerita anak yang benar-benar lucu, penulis harus mendengarkan anak-anak, masuki dunia mereka, dan jangan takut untuk ikut tertawa.

Informasi lengkap tentang acara-acara lain dalam Festival Literasi Anak Rimba Kata dapat diakses melalui akun Instagram @rimbakata.id.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Pra Yudisium adalah Tahap Krusial Sebelum Kelulusan, Ini yang Harus Kamu Siapkan!

Pra Yudisium adalah Tahap Krusial Sebelum Kelulusan, Ini yang Harus Kamu Siapkan!

buku
Okky Madasari dan Yovita Siswati Bagikan Cerita di Balik Novel Anak Nusantara

Okky Madasari dan Yovita Siswati Bagikan Cerita di Balik Novel Anak Nusantara

buku
Rekomendasi Museum dengan Koleksi Warisan Budaya yang Bisa Dikunjungi

Rekomendasi Museum dengan Koleksi Warisan Budaya yang Bisa Dikunjungi

buku
10 Rekomendasi Kuliner Malam Semarang yang Wajib Dicoba! 

10 Rekomendasi Kuliner Malam Semarang yang Wajib Dicoba! 

buku
Pesta Buku Hompimpa di Rimba Kata Hadirkan Benny Rhamdani dan Hanny Juwita

Pesta Buku Hompimpa di Rimba Kata Hadirkan Benny Rhamdani dan Hanny Juwita

buku
Biaya Hidup di Kyoto per Bulan: Rincian Lengkap dan Perbandingan Pengeluaran

Biaya Hidup di Kyoto per Bulan: Rincian Lengkap dan Perbandingan Pengeluaran

buku
Asal Usul Suku Jawa dari Masa Purba hingga Modern

Asal Usul Suku Jawa dari Masa Purba hingga Modern

buku
Menjelajahi Dunia Hololive Lebih Luas: Dari Kehidupan Santai hingga Petualangan di Dunia Fantasi 

Menjelajahi Dunia Hololive Lebih Luas: Dari Kehidupan Santai hingga Petualangan di Dunia Fantasi 

buku
Benarkah Diaspora Indonesia di Arab Saudi Hanya Pekerja Biasa?

Benarkah Diaspora Indonesia di Arab Saudi Hanya Pekerja Biasa?

buku
Belajar Bahasa Inggris Lewat BaLiTa Reading Set

Belajar Bahasa Inggris Lewat BaLiTa Reading Set

buku
Hari Kedua Puncak Festival Literasi Anak Rimba Kata: Semarak dari Sains, Dongeng, hingga Penampilan Spesial Quinn Salman

Hari Kedua Puncak Festival Literasi Anak Rimba Kata: Semarak dari Sains, Dongeng, hingga Penampilan Spesial Quinn Salman

buku
Latair dan Penyelamat Bumi: Mengajak Anak Memahami Suara Bumi Lewat Cerita

Latair dan Penyelamat Bumi: Mengajak Anak Memahami Suara Bumi Lewat Cerita

buku
Puncak Festival Literasi Anak Rimba Kata Resmi Dimulai, Hari Pertama Disambut Antusias

Puncak Festival Literasi Anak Rimba Kata Resmi Dimulai, Hari Pertama Disambut Antusias

buku
Semesta Buku Anak Meriahkan Festival Literasi Anak Rimba Kata di Bintaro Xchange

Semesta Buku Anak Meriahkan Festival Literasi Anak Rimba Kata di Bintaro Xchange

buku
Buku Anak Jadi Jembatan, Watiek Ideo dan Yanne TW Dorong Pendidikan Seksual Sejak Dini

Buku Anak Jadi Jembatan, Watiek Ideo dan Yanne TW Dorong Pendidikan Seksual Sejak Dini

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau