Bagi para penghobi ikan hias maupun kicau burung, kroto merupakan pakan yang sudah tidak asing lagi.
Pakan alami ini mudah ditemukan di pasar hewan maupun toko pakan.
Selama ini, harga kroto di pasaran cenderung fluktuatif, terutama saat ketersediaan stok terbatas.
Meski begitu, permintaan terhadap kroto tetap tinggi karena di kalangan penghobi kroto dikenal sebagai suplemen dewa dengan kualitas yang sangat baik.
Memahami manfaat kroto sebagai pakan hewan menjadi hal yang penting agar kamu tidak asal dalam memberi makan, sekaligus dapat memaksimalkan potensi hewan peliharaan.
Dengan pemberian yang tepat, kroto dapat membantu menjaga stamina, meningkatkan performa burung melalui kicauannya, hingga membentuk burung dengan mental petarung.
Untuk menjawab rasa penasaran tersebut, artikel ini akan membahas kenapa butiran telur semut rangrang ini begitu dicintai di dunia hobi hewan.
Apa Itu Kroto?
Kroto adalah campuran telur, larva, dan pupa dari semut rangrang (Oecophylla smaragdina).
Semut rangrang sendiri adalah jenis semut yang biasanya membuat sarang dengan menjahit daun di pohon-pohon tinggi.
Dalam dunia pakan hewan, kroto dikategorikan sebagai extra fooding (EF) atau pakan tambahan yang sangat bergizi tinggi.
Karena sifatnya yang alami, kroto tidak mengandung bahan pengawet atau kimia berbahaya.
Oleh karena itu, hewan peliharaan biasanya langsung lahap saat diberi pakan ini.
Di pasar, biasanya ada dua jenis kroto, yaitu kroto basah yang masih segar dan putih bersih, serta kroto kacang yang sudah mulai mengeras.
Untuk hasil terbaik, para penghobi biasanya lebih menyarankan kroto basah yang masih fresh karena kandungan nutrisinya masih utuh.
Apa Manfaat Kroto sebagai Pakan Hewan?
Kroto mengandung nutrisi komplit yang baik untuk kesehatan fisik sekaligus stabilitas mental hewan.
Berikut beberapa manfaat kroto sebagai pakan hewan:
1. Penyokong Energi dan Protein
Kroto mengandung kadar protein kasar yang sangat tinggi namun rendah lemak.
Hal ini membuat kroto menjadi sumber energi utama untuk mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan otot.
Manfaat ini sangat krusial bagi burung yang sedang dalam masa pertumbuhan atau fase pemulihan setelah mabung (rontok bulu) agar bulu baru tumbuh lebih kuat dan mengilat.
2. Dongkrak Stamina agar Burung Gacor
Bagi burung petarung seperti Murai Batu, Kacer, atau Cucak Ijo, kroto bertindak sebagai booster alami.
Kandungan nutrisinya membuat burung lebih bertenaga, tidak mudah lesu, dan merangsang mereka untuk lebih rajin berkicau dengan suara yang lebih jernih (kristal).
3. Efek Penenang dan Penstabil Suhu Tubuh
Berbeda dengan ulat hongkong yang bersifat panas, kroto dikenal memiliki sifat dingin.
Ini sangat bermanfaat untuk menstabilkan suhu tubuh burung saat cuaca ekstrem atau ketika burung sedang mengalami stres, misalnya setelah perjalanan jauh.
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Kroto membantu menenangkan sistem saraf hewan sehingga mereka tidak mudah panik.
4. Membangun Mental Juara
Hewan dengan nutrisi yang cukup akan memiliki metabolisme yang sehat.
Hal ini secara otomatis memengaruhi tingkat kepercayaan diri mereka.
Burung yang rutin diberi kroto cenderung lebih berani, mentalnya lebih stabil saat bertemu lawan di arena lomba, dan tidak mudah lesu saat mendengar kicauan burung lain.
5. Sangat Ramah untuk Pencernaan
Salah satu keunggulan fisik kroto adalah teksturnya yang lunak tanpa cangkang keras, tidak seperti jangkrik yang punya kitin tajam.
Hal ini membuat kroto sangat mudah diserap oleh usus hewan tanpa risiko luka pada tenggorokan atau pencernaan sehingga nutrisinya langsung masuk ke aliran darah dalam waktu singkat.
Cara Memilih dan Menyimpan Kroto agar Tetap Berkualitas
Pernahkah kamu membeli kroto, tapi baru sehari sudah bau dan berlendir? Sayang banget kan uangnya.
Agar investasi pakanmu tidak terbuang sia-sia, berikut beberapa tips yang wajib kamu ketahui:
1. Ciri Kroto Segar
Pilih kroto yang warnanya putih bersih, tidak berbau asam/busuk, dan butirannya masih utuh (tidak hancur).
Kalau ada semut rangrang yang masih hidup di dalamnya, itu tandanya krotonya masih sangat baru diambil dari sarang.
2. Bersihkan dari Kotoran
Sebelum diberikan ke hewan, pastikan kamu sudah membuang sisa-sisa daun atau kotoran yang menempel.
Kadang ada sisa bangkai serangga lain yang terbawa.
3. Teknik Penyimpanan
Kalau tidak langsung habis, simpan kroto di wadah terbuka yang dialasi dengan kertas koran atau tisu agar kadar airnya terserap.
Masukkan ke dalam kulkas (bukan freezer) bagian bawah.
Dengan cara ini, kroto bisa bertahan 2-3 hari tetap segar.
Itulah pembahasan mengenai manfaat kroto sebagai pakan hewan, sekaligus cara memilih dan menyimpan kroto yang baik agar kualitas nutrisinya tetap terjaga.
Perlu diingat, kroto yang diberikan secara berlebihan justru bisa berdampak kurang baik, seperti membuat burung kegemukan atau terlalu birahi sehingga menjadi sulit dikendalikan.
Oleh karena itu, penting untuk selalu mengontrol porsinya agar burung tetap lincah, stabil, dan tidak menjadi manja.
Kalau kamu ingin memperluas wawasan tentang dunia burung kicau dan mengenal berbagai burung unggulan beserta tips perawatannya, salah satu referensi yang bisa kamu baca adalah buku Farm Big Book – 26 Burung Kicau Unggulan.
Buku ini membahas cara beternak burung berkicau secara lengkap.
Setiap babnya mengulas berbagai aspek penting, mulai dari kandang, pengaturan pakan, seleksi indukan, proses reproduksi, teknik memaster burung, pengendalian hama dan penyakit, hingga cara memanen hasil ternak.
Ditulis secara praktis dan lugas, buku ini juga dilengkapi dengan analisis usaha sehingga pembaca yang ingin memulai bisnis ternak burung dapat mengetahui modal awal yang dibutuhkan.
Dengan pembahasan yang komprehensif, buku ini cocok dibaca oleh pemula maupun penghobi yang sudah lama menekuni dunia burung kicau.
Kamu bisa membaca buku ini secara online melalui Gramedia Digital.