6 Cara Efektif Mengatur Uang Bulanan yang Para Karyawan Perlu Ketahui

Lihat Foto
Sumber gambar: Pexels.com
Rujukan artikel ini:
10 Langkah Menjadi Financial Planner…
Pengarang: Lutfi Trisandi Rizki, Lutfi…
|
Editor: Novia Putri Anindhita

Pernahkah Anda berpikir bahwa uang yang Anda dapatkan dari penghasilan Anda perbulan dirasa tidak cukup?

Kemudian Anda kebingungan kemana saja uang tersebut habis sementara Anda tak cukup sadar bagaimana menggunakan uang itu tiap bulannya.

Mungkin sudah saatnya Anda untuk mengambil tindakan dengan mulai memperbaiki manajemen keuangan sendiri.

Pemakaian uang tanpa perencanaan keuangan yang baik akan menjerumuskan kita ke gaya hidup yang tak terkontrol, di luar batas kemampuan menghasilkan, dan berakhir membuat kita sengsara.

Jangan sampai Anda jadi terpuruk karena kondisi keuangan yang selalu minus tiap bulan.

Jika Anda ingin mengontrol pengeluaran dan bekerja menurut tujuan keuangan, Anda perlu melakukan penganggaran atau budgeting.

Anggaran keuangan adalah catatan yang membandingkan dan melacak pemasukan maupun pengeluaran Anda dalam jangka waktu tertentu.

Budgeting biasanya dilakukan selama satu bulan, dari gaji ke gaji terutama bagi Anda yang bekerja sebagai karyawan.

Anggaran keuangan dapat melacak kebiasaan pengeluaran dan dimanfaatkan sebagai alat untuk mencapai tujuan keuangan Anda. Baca selengkapnya Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga.

Simak 6 langkah sederhana dalam melakukan anggaran keuangan berikut ini:

1. Kumpulkan Dokumen Keuangan Anda

Sebelum memulai rencana keuangan untuk sebulan penuh, Anda perlu mengumpulkan semua dokumen, laporan, atau tagihan Anda.

Hal itu dapat meliputi laporan bank, akun investasi, tagihan kebutuhan rumah tangga, tagihan kartu kredit, tanda terima gaji 3 bulan terakhir, bukti cicilan kendaraan atau rumah.

Anda perlu memiliki akses ke informasi apapun tentang pendapatan dan pengeluaran Anda karena salah satu kunci proses budgeting adalah membuat rata-rata bulanan.

2. Hitung Penghasilan Anda

Berapa penghasilan yang bisa Anda dapatkan setiap bulan?

Jika penghasilan Anda dalam bentuk gaji reguler di mana pajak secara otomatis dipotong, maka gunakan jumlah pendapatan bersih.

Jika Anda memiliki pendapatan variabel misalnya dari pekerjaan musiman atau freelance, gunakan pendapatan bulan terendah dalam satu tahun terakhir.

Catat total pendapatan tersebut sebagai pendapatan dasar saat Anda menyiapkan anggaran. Baca juga terkait Tips Mengatur THR.

3. Buat Daftar Pengeluaran Bulanan

Tuliskan semua pengeluaran yang Anda perlukan selama sebulan penuh.

Daftar pengeluaran tersebut dapat berupa biaya sewa, cicilan mobil, makanan, tabungan, keperluan rumah tangga, biaya transportasi, hingga biaya hiburan.

Gunakan laporan mutasi bank, kwitansi, dan laporan kartu kredit Anda dari tiga bulan terakhir untuk mengidentifikasi semua pengeluaran Anda.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

4. Tentukan Pengeluaran Tetap dan Variabel

Pengeluaran tetap adalah pengeluaran wajib yang Anda bayar dengan jumlah yang sama untuk setiap waktu.

Sementara pengeluaran variabel adalah jenis pengeluaran dengan biaya yang akan berubah dari bulan ke bulannya.

Jika Anda belum memiliki kategori dana darurat, sertakan juga biaya tak terduga ini sebagai ancang-ancang ketika dibutuhkan.

Mulailah menetapkan nilai pengeluaran untuk setiap kategori.

Jika masih bingung tentang berapa banyak yang perlu dibelanjakan untuk setiap kategori, Anda dapat meninjau dari riwayat keuangan dua sampai tiga bulan terakhir sebagai gambaran kasar.

5. Jumlahkan Pendapatan dan Pengeluaran Bulanan

Anda bisa coba menerapkan teknik mengatur keuangan misalnya dengan metode "50-30-20".

Dalam anggaran 50-30-20, kebutuhan pokok harus mewakili setengah dari anggaran Anda, 30% untuk keinginan lainnya, dan tabungan serta pembayaran utang masuk di 20% terakhir dari anggaran Anda.

Namun, jika pengeluaran lebih dari penghasilan atau “lebih besar pasak daripada tiang” itu berarti Anda perlu melakukan beberapa perubahan.

6. Lakukan Penyesuaian pada Pengeluaran

Jika melihat pengeluaran lebih tinggi daripada pendapatan selama ini, Anda perlu menemukan variabel yang bisa dipotong atau dibatasi.

Anda dapat mencari cara untuk lebih hemat seperti mengurangi makan di luar atau mengurangi biaya untuk hiburan.

Usahakan agar kolom pendapatan dan pengeluaran selalu seimbang, agar semua pendapatan Anda dapat diperhitungkan dan terkontrol.

Buku “10 Langkah Menjadi Financial Planner Untuk Diri Sendiri Khusus Karyawan” karya Lutfi Trisandi Rizki dan Lutfi Khaerudin dapat membantu Anda dalam membuat anggaran keuangan.

Dalam buku ini Anda akan menemukan kesalahan-kesalahan yang paling sering terjadi soal keuangan diantaranya: menabung tanpa tujuan, ketiadaan dana darurat, menabung sama dengan investasi, dan menganggap asuransi bukanlah hal penting.

Anda juga akan mengetahui mengapa Anda perlu melakukan perencanaan keuangan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Buku ini menarik dan bermanfaat untuk pemula atau first jobber yang berencana mengatur keuangannya.

Pemaparan dalam buku ini lugas, detail, mudah dimengerti dan mudah diaplikasikan sesuai kebutuhan.

Buku ini memberikan contoh kasus hitung-hitungan persiapan masa depan, misalnya untuk keperluan sekolah anak, dana pensiun, dan lain-lain.

Selain itu, bagi Anda kalangan muda juga dapat membaca buku “Make It Happen, Now!” karya Prita Hapsari Ghozie yang menjelaskan soal tahapan-tahapan dalam perencanaan keuangan untuk mewujudkan mimpi dengan cara terbaru.

Penyampaiannya yang menggunakan bahasa sederhana dan ilustrasi menarik membuat belajar cara mengatur keuangan jadi lebih mudah dimengerti. Dengan begitu, Anda bisa langsung mangadaptasi caranya untuk perencanaan keuangan di bulan depan!

Buku ini bisa menjadi solusi bagi Anda untuk mencapai perencanaan yang ideal. Ayo segera dapatkan buku-buku tersebut di Gramedia Digital dan Gramedia.com!

TAG:

Terkini
Lihat Semua
Jelajahi