Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Kedua Puncak Festival Literasi Anak Rimba Kata: Semarak dari Sains, Dongeng, hingga Penampilan Spesial Quinn Salman

Kompas.com, 4 Mei 2026, 10:00 WIB
Festival Literasi Anak Rimba Kata Sumber Gambar: Dok. Laily Nurfauziyah, Anisa Triana Festival Literasi Anak Rimba Kata
Rujukan artikel ini:
Riri Kumpulan Dongeng Dunia
Pengarang: Tim Educa Studio
|
Editor Novia Putri Anindhita

Hari kedua puncak Festival Literasi Anak Rimba Kata berlangsung meriah di Bintaro Xchange Mall 2, Tangerang Selatan.

Rangkaian acara dibuka pada pagi hari dengan sesi Aku Pelindung Rimba di Panggung Rimba.

Dipandu oleh Yuni Widiastuti dari Rumah MainStream, peserta diajak membuat prakarya seperti alat pelontar kertas dan alat pencapit.

Sementara itu, Panggung Saga menghadirkan Rimba yang Tak Lagi Rimbun, sebuah diskusi buku Crombo & Loni bersama penulis Rio Christiawan dan editor Herna Selvia.

Keduanya berbagi proses kreatif buku ini yang diriset langsung ke kebun binatang.

Buku bilingual ini memiliki ending terbuka sebagai bahan diskusi antara anak dan orang tua.

Di siang hari, sesi Bertualang di Negeri Dongeng bersama Kak Awam Prakoso berlangsung di Pangung Rimba.

Dengan gaya penyampaiannya yang jenaka, dongeng “Dua Ayam dan Seekor Elang” dari buku Riri Kumpulan Dongeng Dunia membuat anak-anak tertawa.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang hangat.

Kembali ke Panggung Saga, sesi Dari Kantong Mimpi ke Rak Buku: Kecil-Kecil Punya Karya menghadirkan Salman, penulis muda Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK).

Ia berbagi perjalanan menulisnya dari proses penerbitan bukunya. Orang tua Salman turut hadir dan menyatakan bahwa budaya literasi anak bermula dari rumah.

Memasuki sore hari, Main Bareng BaLiTa yang dihadiri Ms. Juli dan Ms. Widi, penulis buku BaLiTa Reading Set berlangsung di Panggung Rimba.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Acara semakin semarak ketika karakter Baba, Lili, dan Tata hadir dan mengajak anak-anak menyanyi dan menari bersama.

Sore hari di Panggung Saga, penulis buku Latair dan Penyelamat Bumi, Haruka Takagishi, hadir bersama putrinya, dalam sesi gelar wicara Stories for a Living Planet.

Haruka dan Kaede menegaskan pentingnya menjaga kelestarian biodiversitas demi masa depan Bumi.

Sesi yang paling meriah, Dari Animasi ke Dunia Literasi: Cerita di Balik Film JUMBO, berlangsung di Panggung Rimba.

Produser film JUMBO, Novia Puspa Sari, dan Quinn Salman, penyanyi sekaligus pengisi suara karakter Meri, hadir dan membagikan cerita di balik film.

Sesi ini sekaligus menandai peluncuran dua buku aktivitas JUMBO: Lembar Mewarnai Super Besar Geng Jumbo dan Mewarnai Jumbo Teman Selamanya.

Puncaknya, penampilan spesial Quinn Salman di penghujung sesi.

Sesi Utak Atik Otak: Belajar Matematika Asyik Pakai Montessori berlangsung di Panggung Saga.

Dihadiri praktisi Montessori Ms. Sarah dan Mom Meka sebagai moderator, para peserta belajar cara mengajar matematika pada anak dengan cara menyenangkan dan mencoba menggunakan alat peraga Montessori.

Rangkaian acara hari kedua ditutup oleh sesi Magic & Bubble Show bersama pesulap Alexander Rudy.

Anak-anak diajak terlibat langsung dalam aksi sulap.

Informasi lengkap mengenai Festival Literasi Anak Rimba Kata dapat diakses melalui Instagram @rimbakata.id.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau