Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rahasia agar Brand Mudah Diingat, Dilihat, dan Dimengerti oleh Pelanggan

Kompas.com, 6 Maret 2026, 13:00 WIB
Buku Building a StoryBrand 2.0 Sumber Gambar: Freepik.com Buku Building a StoryBrand 2.0
Rujukan artikel ini:
Building a StoryBrand 2.0
Pengarang: Donald Miller
|
Editor Novia Putri Anindhita

Di era digital sekarang, masalah terbesar bisnis sebenarnya bukan kurang promosi atau minim budget marketing.

Justru sebaliknya, yaitu terlalu banyak brand berbicara, tapi sedikit yang benar-benar dipahami.

Feed media sosial penuh iklan, website makin estetik, konten makin ramai, tapi pelanggan tetap scroll lewat begitu saja.

Masalahnya sering bukan pada produk, melainkan pada cara brand menyampaikan pesan.

Ketika pesan terasa rumit, tidak relevan, atau terlalu fokus pada perusahaan, otak pelanggan otomatis mengabaikannya.

Di sinilah kunci agar brand bisa dilihat, didengar, dan dimengerti menjadi sangat penting.

Terutama bagi UMKM dan bisnis modern yang bersaing di tengah kebisingan digital.

Berikut prinsip penting yang bisa langsung kamu terapkan agar pesan brand tidak lagi tenggelam di antara ribuan konten lain.

Lebih Tonjolkan “Solusi”

Banyak bisnis tanpa sadar melakukan kesalahan klasik, yaitu terlalu banyak bicara tentang diri sendiri.

Mulai dari sejarah perusahaan, visi besar brand, jumlah cabang, teknologi produksi, atau pencapaian internal.

Padahal pelanggan datang dengan satu pertanyaan sederhana: “Ini bisa bantu apa buat saya?”

Otak manusia secara alami hanya memproses informasi yang membantu mereka bertahan, berkembang, atau menyelesaikan masalah.

Jika pesan marketing tidak langsung menjawab kebutuhan itu, pelanggan akan kehilangan minat dalam hitungan detik.

Pesan yang Sederhana Justru Selalu Menang

Di dunia online, perhatian adalah mata uang paling mahal.

Semakin rumit pesan brand-mu, semakin besar energi mental yang harus dikeluarkan pelanggan untuk memahaminya.

Dan fakta pentingnya, otak manusia malas memproses informasi yang berat.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Ketika pelanggan harus berpikir terlalu lama untuk memahami penawaranmu, mereka akan memilih opsi yang lebih mudah dimengerti, biasanya kompetitor.

Agar pesan lebih mudah diterima, gunakan prinsip ini:

  • Gunakan kalimat pendek dan langsung.
  • Hindari istilah teknis berlebihan.
  • Sampaikan manfaat utama dalam 5 detik pertama.
  • Pastikan headline menjelaskan solusi, bukan slogan kosong.
  • Kurangi informasi yang tidak relevan.

Ingat, marketing efektif bukan soal mengatakan lebih banyak, tetapi mengatakan hal yang tepat dengan cara paling sederhana.

Gunakan Storytelling agar Brand Mudah Diingat

Manusia memahami dunia melalui cerita. Itulah sebabnya film, drama, dan konten storytelling jauh lebih mudah diingat dibanding iklan biasa.

Dalam komunikasi brand, storytelling bekerja karena membantu pelanggan memahami posisi mereka dalam cerita.

Struktur sederhana yang bisa digunakan:

  • Pelanggan = tokoh utama
  • Masalah = tantangan
  • Brand kamu = pemandu
  • Produk = solusi
  • Hasil akhir = kehidupan lebih baik

Kesalahan umum brand adalah menjadikan dirinya sebagai “tokoh utama”.

Padahal pelanggan ingin menjadi pahlawan dalam cerita mereka sendiri.

Sebaiknya:

  • Tunjukkan masalah nyata pelanggan.
  • Jelaskan bagaimana produk membantu mereka.
  • Gambarkan hasil positif setelah menggunakan produk.

Ketika pelanggan melihat dirinya dalam cerita brand-mu, koneksi emosional akan terbentuk secara alami.

Kalau kamu ingin memahami lebih dalam bagaimana menciptakan pesan brand yang jelas, relevan, dan mampu meningkatkan penjualan, kamu bisa mempelajarinya melalui buku Building a StoryBrand 2.0 karya Donald Miller.

Buku ini tersedia di Gramedia.com, Gramedia Digital, dan Toko Gramedia terdekat di kotamu.

Untuk terus update insight bisnis, keuangan, dan teknologi yang relevan bagi generasi Milenial dan Gen Z, kamu juga bisa mengikuti Monety.

Monety adalah platform belajar yang membahas strategi bisnis modern, literasi keuangan, perkembangan teknologi, lifestyle & news update, serta rekomendasi buku untuk upgrade skill.

Follow Instagram @monety.id

Subscribe YouTube Monety Official

Kunjungi website www.monety.id

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau