Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menu Bulking Harian untuk Orang Kurus, Praktis dan Efektif!

Kompas.com, 20 Januari 2026, 10:00 WIB
Menu Bulking Harian untuk Orang Kurus  Sumber Gambar: Freepik.com Menu Bulking Harian untuk Orang Kurus 
Rujukan artikel ini:
Seni Diet Bahagia Ala Hiromi…
Pengarang: Hiromi Shinya
Penulis Nadia
|
Editor Novia Putri Anindhita

Memiliki tubuh kurus sering kali membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri.

Tak sedikit yang sudah berusaha dengan makan lebih banyak, tetapi berat badan tetap sulit naik.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh metabolisme tubuh yang tinggi, pola makan yang kurang teratur, hingga asupan gizi yang tidak seimbang.

Salah satu solusi yang paling efektif untuk mengatasi hal ini adalah menerapkan menu bulking harian untuk orang kurus secara tepat dan terencana.

Bulking bukan sekadar makan dalam jumlah besar, melainkan strategi menaikkan berat badan dengan fokus pada peningkatan massa otot, bukan lemak semata.

Lalu, seperti apa menu bulking harian yang benar untuk orang kurus? Simak panduan lengkapnya berikut ini.

Mengapa Bulking Penting untuk Orang Kurus?

Bagi orang yang bertubuh kurus, bulking sangat penting karena membantu tubuh memperoleh energi ekstra untuk membangun jaringan otot dan menaikkan berat badan secara bertahap.

Berbeda dengan sekadar “makan banyak”, bulking menekankan pada kualitas makanan, keseimbangan nutrisi, pola makan yang konsisten, serta latihan yang terarah.

Dengan strategi yang tepat, orang kurus bisa naik berat badan secara sehat tanpa harus mengalami penumpukan lemak berlebihan.

Penyebab Orang Kurus Sulit Naik Berat Badan

Sebelum membahas lebih lanjut tentang menu bulking harian, penting untuk memahami terlebih dahulu berbagai faktor yang menjadi penyebab utama berat badan sulit naik karena setiap orang memiliki kondisi metabolisme dan kebiasaan yang berbeda.

Berikut beberapa penyebab yang paling sering dialami:

  • Metabolisme tubuh tinggi sehingga kalori cepat terbakar.
  • Asupan kalori kurang, porsi makan kecil atau sering melewatkan waktu makan.
  • Kurang protein dan karbohidrat, padahal keduanya sangat penting untuk pembentukan otot.
  • Stres dan kurang tidur yang dapat mengganggu hormon pertumbuhan.
  • Jarang berolahraga atau latihan beban tidak teratur.

Jika faktor-faktor tersebut tidak diperbaiki sejak awal, program bulking yang dijalani akan sulit memberikan hasil maksimal, meskipun asupan kalori sudah ditingkatkan.

Oleh karena itu, penting untuk mengatasi akar permasalahan terlebih dahulu agar proses kenaikan berat badan dan pembentukan massa otot dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Prinsip Dasar Menu Bulking Harian untuk Orang Berbadan Kurus

Agar menu bulking harian benar-benar efektif dalam membantu menaikkan berat badan dan membentuk massa otot, ada beberapa prinsip dasar bulking yang wajib diterapkan secara konsisten.

Prinsip-prinsip ini berperan penting dalam memastikan asupan nutrisi tercukupi dan hasil yang diperoleh lebih optimal, antara lain:

1. Kalori Surplus secara Bertahap

Tambahkan sekitar 300-500 kalori per hari dari kebutuhan normal agar kenaikan berat badan lebih stabil dan sehat.

2. Komposisi Makronutrien Seimbang

  • Protein: 1,6-2,2 gram/kg berat badan
  • Karbohidrat: Sumber energi utama
  • Lemak sehat: Sekitar 20-30% dari total kalori

3. Frekuensi Makan Lebih Sering

Idealnya makan 4 hingga 6 kali sehari untuk mencegah tubuh kekurangan energi.

4. Cukupi Cairan dan Serat

Air membantu metabolisme dan pemulihan jaringan otot, sedangkan serat menjaga kesehatan pencernaan selama asupan makan meningkat.

Menu Bulking Harian untuk Orang Bebadan Kurus Tanpa Gym

Bulking tetap bisa dilakukan meskipun tanpa ke gym atau melakukan latihan beban.

Berikut ini beberapa contoh menu harian untuk membantu menaikkan berat badan secara bertahap.

Contoh menu:

  • Pagi: Nasi, telur, tempe
  • Snack Pagi: Kacang rebus
  • Siang: Nasi, ayam, sayur
  • Snack Sore: Susu dan pisang
  • Malam: Nasi, ikan, sayur

Latihan ringan di rumah seperti push-up, squat, dan plank juga dapat membantu pembentukan otot secara bertahap.

Menu Bulking Harian untuk Orang Berbadan Kurus yang Aktif Gym

Bagi kamu yang rutin melakukan latihan beban, waktu makan dan jenis makanan sangat berpengaruh pada hasil bulking.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Berikut contoh menu harian yang bisa diterapkan:

1. Pre-Workout (Sebelum Latihan)

  • Pisang dan roti gandum
  • Oatmeal dengan madu

Makan sebelum latihan bertujuan untuk memberi energi agar performa latihan maksimal.

2. Post-Workout (Setelah Latihan)

  • Nasi dan dada ayam
  • Telur rebus dan kentang
  • Susu tinggi protein

Makan setelah latihan sangat penting karena untuk mempercepat pemulihan dan mendukung pertumbuhan otot.

Konsumsi protein dan karbohidrat berkualitas akan membantu tubuh memperbaiki otot yang bekerja keras selama latihan.

Kesalahan Umum Orang Kurus Saat Menjalani Bulking

Beberapa kebiasaan yang salah saat menjalani program bulking justru bisa menghambat kenaikan berat badan secara sehat.

Kesalahan yang sering dilakukan antara lain:

  • Mengandalkan junk food sebagai sumber kalori utama
  • Takut makan malam karena khawatir berat badan naik tidak seimbang
  • Asupan protein yang kurang untuk menunjang pembentukan otot
  • Sering melewatkan sarapan sehingga kebutuhan kalori harian tidak terpenuhi
  • Tidak konsisten dalam menerapkan pola makan sehingga pertumbuhan otot dan kenaikan berat badan terhambat.

Kesalahan-kesalahan ini dapat membuat proses bulking menjadi tidak optimal, bahkan menyebabkan berat badan sulit naik secara sehat dan berkelanjutan.

Dampak Positif Jika Menu Bulking Dilakukan dengan Benar

Jika menu bulking harian diterapkan secara tepat dan konsisten, orang yang berbadan kurus dapat merasakan berbagai manfaat, baik dari sisi fisik maupun mental.

Beberapa dampak positif yang didapat antara lain:

  • Berat badan naik secara bertahap dan stabil
  • Massa otot meningkat
  • Tubuh terasa lebih bertenaga
  • Daya tahan tubuh membaik
  • Kepercayaan diri meningkat

Bulking yang dilakukan dengan cara yang benar tidak hanya berdampak pada perubahan fisik semata, tetapi juga berpengaruh besar terhadap kesehatan, performa aktivitas sehari-hari, dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Seputar Menu Bulking untuk Orang Berbadan Kurus: Jawaban atas Pertanyaan yang Sering Muncul

1. Apakah selama masa bulking orang kurus harus makan sebelum tidur?

Tidak wajib, tapi boleh dilakukan. Asalkan memilih makanan ringan yang tinggi protein seperti susu atau yogurt untuk menambah asupan kalori.

2. Berapa kali makan sehari agar cepat naik berat badan?

Idealnya 4 hingga 6 kali makan per hari dengan porsi seimbang antara karbohidrat, protein, dan lemak sehat.

3. Apakah nasi putih boleh untuk bulking?

Boleh. Nasi putih tetap menjadi sumber karbohidrat yang baik, selama porsinya terkontrol sesuai kebutuhan kalori harian.

4. Apakah bulking harus menggunakan suplemen?

Tidak wajib. Bulking tetap bisa berhasil dengan makanan alami yang kaya nutrisi. Suplemen bersifat opsional untuk membantu memenuhi kebutuhan protein atau kalori tambahan.

5. Berapa lama hasil menu bulking terlihat?

Umumnya perubahan mulai terlihat dalam 4 sampai 8 minggu, tergantung konsistensi dan metabolisme tubuh masing-masing.

Menu bulking harian untuk orang berbadan kurus merupakan kunci utama untuk menaikkan berat badan dan membentuk massa otot secara sehat.

Dengan menerapkan kalori surplus yang terkontrol, memilih makanan bergizi seimbang, serta menjaga konsistensi pola makan dan aktivitas fisik, orang kurus dapat mencapai berat badan ideal tanpa harus mengorbankan kesehatan.

Bulking bukan tentang makan sembarangan, melainkan tentang strategi yang tepat dan berkelanjutan.

Selain mengatur pola makan sehari-hari, memahami dasar gizi dan diet yang benar juga sangat penting agar program bulking berjalan sehat dan terarah.

Salah satu buku yang dapat dijadikan referensi adalah Seni Diet Bahagia Ala Hiromi Shinya.

Seperti yang disebutkan dalam buku ini, tidak semua orang dapat dengan mudah memperbaiki pola hidup dan pola makan.

Namun, bukan berarti mustahil untuk membangun kebiasaan-kebiasaan sehat yang lebih baik.

Di buku Seni Diet Bahagia ala Hiromi Shinya ini dibagikan beberapa poin-poin penting tentang porsi makanan ideal, mitos, dan fakta tentang enzim, hingga kebiasaan-kebiasaan sehat yang dianjurkan untuk membangun pola hidup yang lebih seimbang dan berkelanjutan.

Tunggu apa lagi? Yuk, segera miliki bukunya dengan memesan secara online di Gramedia.com!

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Jembatani Sains dan Etika, Al-Hikam Malang Hadirkan Wamen Prof. Stella Christie di Festival Ilmiah Santri 2026

Jembatani Sains dan Etika, Al-Hikam Malang Hadirkan Wamen Prof. Stella Christie di Festival Ilmiah Santri 2026

buku
Anatomi Fisiologis Jantung: Struktur, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Anatomi Fisiologis Jantung: Struktur, Fungsi, dan Cara Kerjanya

buku
Bagaimana Susunan Tata Surya Terbentuk dan Tersusun? Ini Penjelasannya

Bagaimana Susunan Tata Surya Terbentuk dan Tersusun? Ini Penjelasannya

buku
Apa Arti Nonchalant dalam Bahasa Gaul?

Apa Arti Nonchalant dalam Bahasa Gaul?

buku
Apa yang Dibutuhkan Anak Broken Home? Panduan Membangun Mental Juara

Apa yang Dibutuhkan Anak Broken Home? Panduan Membangun Mental Juara

buku
Mengenal Citra Satelit sebagai Teknologi Penginderaan Jauh Modern

Mengenal Citra Satelit sebagai Teknologi Penginderaan Jauh Modern

buku
10 Cara Menerapkan Pola Hidup Sehat: Strategi Penting untuk Umur Panjang

10 Cara Menerapkan Pola Hidup Sehat: Strategi Penting untuk Umur Panjang

buku
10 Contoh Pola Hidup Sehat yang Mudah untuk Diterapkan

10 Contoh Pola Hidup Sehat yang Mudah untuk Diterapkan

buku
9 Makanan Buka Puasa Khas Asia yang Populer dan Enak

9 Makanan Buka Puasa Khas Asia yang Populer dan Enak

buku
Keutamaan Malam Lailatul Qadar: Malam yang Bisa Mengubah Hidup Kamu

Keutamaan Malam Lailatul Qadar: Malam yang Bisa Mengubah Hidup Kamu

buku
Masa Kejayaan Kerajaan Gowa-Tallo Makassar: Kisah Kejayaan Hingga Keruntuhannya

Masa Kejayaan Kerajaan Gowa-Tallo Makassar: Kisah Kejayaan Hingga Keruntuhannya

buku
Waktu yang Tepat untuk Meditasi agar Manfaatnya Lebih Optimal

Waktu yang Tepat untuk Meditasi agar Manfaatnya Lebih Optimal

buku
Mengenalkan Konsep Uang Lewat Cerita yang Menyenangkan

Mengenalkan Konsep Uang Lewat Cerita yang Menyenangkan

buku
Apa Saja Kebutuhan Protein untuk Bulking? Cari Tahu di Sini! 

Apa Saja Kebutuhan Protein untuk Bulking? Cari Tahu di Sini! 

buku
Menyelami Misteri Laut Melalui “Why? The Sea – Laut (Edisi Baru)”!

Menyelami Misteri Laut Melalui “Why? The Sea – Laut (Edisi Baru)”!

buku
Dampak Strict Parents pada Remaja: Disiplin, Tekanan Mental, atau Luka Emosional?

Dampak Strict Parents pada Remaja: Disiplin, Tekanan Mental, atau Luka Emosional?

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau