Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kepiawaian Nabi Muhammad sebagai Organisator Ulung

Kompas.com, 29 Agustus 2025, 16:00 WIB
Buku Muhammad Sang Organisator Ulung Sumber Gambar: Dok. Elex Media Komputindo Buku Muhammad Sang Organisator Ulung
Rujukan artikel ini:
Muhammad Sang Organisator Ulung
Pengarang: SHODIQ.ELHAMBA
|
Editor Ratih Widiastuty

Banyak orang mengenal Nabi Muhammad saw., sebagai seorang nabi, pemimpin spiritual, dan teladan akhlak.

Namun, pernahkah kita tahu bahwa beliau juga merupakan organisator ulung yang berhasil menyatukan umat, menata masyarakat, hingga membangun struktur peradaban Islam? Buku Muhammad Sang Organisator Ulung mengajak pembaca menyelami dimensi ini dengan sudut pandang yang segar dan penuh inspirasi.

Buku Muhammad Sang Organisator Ulung

Menceritakan perjalanan hidup seorang organisator ulung seperti Nabi Muhammad bukanlah hal mudah.

Sejarah hidup beliau bagaikan kepingan mozaik yang tersebar di berbagai tempat.

Namun, ketika kepingan itu disatukan, tampak jelas bagaimana beliau menapaki jalan penuh ujian: kehilangan orang-orang tercinta, ditolak, dihina, bahkan disakiti.

Meski begitu, semua keterpurukan itu tidak membuatnya berhenti.

Justru dari hal-hal tersebut beliau belajar, mengolah luka menjadi kekuatan, dan menjadikannya modal untuk menata dunia.

Di balik kisah kenabian yang agung, Nabi Muhammad saw., adalah sosok organisator sejati.

Dalam rentang 23 tahun sejak menerima wahyu, beliau mampu mengubah masyarakat yang terpecah-pecah menjadi umat yang teratur.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Beliau menyatukan kaum Anshar dan Muhajirin, membangun kesepakatan dengan para kabilah melalui Piagam Madinah yang visioner, serta memelopori sistem pendidikan, ekonomi, dan sosial yang kokoh, bahkan merancang perubahan sosial melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk para tawanan perang, yang justru menjadi bagian dari solusi pembangunan umat.

Bayangkan, dari sebuah padang pasir yang dulu terpinggirkan, lahirlah peradaban yang kini menjadi kiblat dunia.

Tak diragukan lagi, keterampilan beliau sebagai organisator tidak hanya mengubah kondisi jazirah Arab kala itu, tetapi juga membangun fondasi peradaban yang bertahan hingga kini.

Hal inilah yang coba disajikan dalam buku Muhammad Sang Organisator Ulung.

Buku ini merupakan kelanjutan dari Muhammad Sang Influencer Dunia, tetapi kali ini sorotan isinya lebih dalam pada kecakapan beliau dalam mengatur tatanan sosial, politik, dan budaya.

Membacanya membuat kita sadar bahwa keberhasilan dakwah Islam bukan hanya karena pesan wahyu yang agung, tetapi juga karena kepiawaian Rasulullah mengorganisir umat dengan hati, strategi, dan visi yang jelas.

Buku ini tidak hanya merekam sejarah, tetapi juga memberi inspirasi.

Bahwa untuk memimpin, kita tidak harus menunggu menjadi besar, tetapi berani menyatukan, menata, dan bergerak bersama orang-orang di sekitar kita.

Kisah Rasulullah adalah teladan nyata bagaimana seorang manusia bisa mengubah wajah dunia dengan kepemimpinan yang penuh cinta dan strategi yang brilian.

Bagi kamu yang ini lebih tahu mengenai gaya dan cara kepemimpinan Nabi Muhammad saw., kamu bisa membeli buku ini di Gramedia.com!

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau