Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Contoh Cerita Fiksi Legenda Indonesia yang Sangat Terkenal, Salah Satunya Pasti Kamu Tahu!

Kompas.com, 28 September 2022, 11:30 WIB
contoh cerita fiksi legenda indonesia Sumber: medium contoh cerita fiksi legenda indonesia
Rujukan artikel ini:
13 Mantra Menulis Fiksi
Pengarang: @ImperialJathee
|
Editor Rahmad

Cerita fiksi adalah karya sastra yang ditemukan di dalam berbagai bentuk. Pada penciptaannya, cerita fiksi terbentuk dari sebuah imajinasi dari si penulis lalu, seperti apa contoh cerita fiksi?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fiksi berarti rekaan, berdasarkan pada khayalan, serta tak berdasarkan sebuah kenyataan. Dari sinilah, cerita fiksi bisa diartikan sebagai bagian dari karya sastra yang menceritakan sesuatu yang bersifat khayalan, rekaan, dan tidak ada, sehingga tidak perlu untuk dicari tahu kebenarannya di dalam dunia nyata.

Dalam membuat cerita fiksi dibutuhkan kreatifitas, karena dibuat berdasarkan pada karangan, bukanlah kejadian nyata. Bahkan, terkadang cerita fiksi menjadi salah satu favorit karena ceritanya yang ringan.

Semakin penasaran dengan contoh cerita fiksi? Apalagi cerita fiksi yang menjadi legenda Indonesia. Simak rangkuman contoh cerita fiksi legenda Indonesia berikut ini, ya.

Contoh Cerita Fiksi Legenda Indonesia

contoh cerita fiksi legenda indonesia contoh cerita fiksi legenda indonesia

1. Bawang Merah Bawang Putih

Apakah kamu sudah sering mendengar contoh cerita fiksi tentang bawang merah dan bawang putih? Bawang merah bawang putih adalah contoh cerita fiksi tentang seorang gadis yang Bernama Bawang Putih yang mempunyai sifat yang baik hati, lalu ia memiliki saudara tiri yang Bernama Bawang Merah yang memiliki sifat jahat.

Pada suatu hari, Bawang Putih mendapati sebuah labu emas yang berasal dari seorang nenek sihir. Melihat hal tersebut, Bawang Merah merasa iri dan juga serakah, sehingga ia meminta juga. Sayangnya, yang didapatkan oleh Bawang Merah adalah seekor ular berbisa. Hal tersebut karena sifatnya yang jahat, serakah, dan iri.

2. Sangkuriang

Contoh cerita fiksi yang selanjutnya adalah Sangkuriang. Sangkuriang menjadi salah satu contoh cerita fiksi legenda. Cerita ini berkisah tentang seorang pria yang membangun sebuah bendungan demi untuk mendapatkan cinta dari seorang gadis yang Bernama Dayang Sumbi. Namun, ternyata, gadis tersebut adalah ibunya sendiri yang memiliki kecantikan abadi.

Sang ibu berharap supaya Sangkuriang gagal dalam melaksanakan tantangan yang diberikannya. Akhirnya, harapannya pun terkabul dengan dibantu oleh masyarakat setempat. Sangkuriang yang gagal menyelesaikan tantangannya pun menjadi sangat marah.

Ia menjebol bendungan yang ia buat, sehingga membuat kota tersebut tenggelam. Sampan yang telah ia buat juga ditendang dan menjadi sebuah gunung.

3. Lutung Kasarung

Contoh cerita fiksi yang selanjutnya adalah Lutung Kasarung. Kisah ini menceritakan tentang seorang putri cantik Bernama Purbasari yang diusir dari istananya. Pasalnya, sang Kakak iri terhadap Purbasari yang di mana ia ditunjuk menjadi seorang ratu, bukan kakaknya.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Purbasari yang hidup di luar istana, bertemu dengan seekor lutung. Namun ternyata, lutung tersebut adalah seorang jelmaan pangeran yang berasal dari istana khayangan dan tengah mencari seorang istri.

Dari pertemuan itulah, mereka pun akhirnya bersama-sama mencari sebuah keadilan dengan merebut tahta kerajaannya kembali.

4. Malin Kundang

Contoh fiksi asal Sumatera Barat ini adalah contoh cerita fiksi sejarah. Di mana mengisahkan tentang seorang anak yang bernama Malin Kundang, yang merantau dan kembali ke kampung halamannya. Ia kembali ke kampung halamannya setelah ia sukses dan mengenakan pakaian yang sangat bagus.

Akan tetapi, ia malah menjadi seorang anak durhaka, sebab, ia tidak mau mengakui sang ibu dan malah mengusirnya. Ibunya pun akhirnya berdoa supaya Malin Kundang dikutuk menjadi sebuah batu. Sampai saat ini, batu tersebut masih berdiri di pantai, lho.

5. Rawa Pening

Rawa pening adalah contoh cerita fiksi yang bercerita tentang seorang anak yang mempunyai kesaktian. Hal tersebut malah membuat seorang penyihir jahat menjadi iri kepadanya dan mengutuknya, sehingga banyak masyarakat setempat yang tidak mau berada di dekatnya.

Akhirnya, anak tersebut harus mengungsi dan mencabut sebuah lidi. Namun, tak disangka kalau tempat tersebut menjadi mata air yang akhirnya tempat itu dikenal dengan telaga Rawa Pening. Contoh cerita fiksi ini memiliki amanat kepada pembacanya untuk tidak bersikap iri terhadap kemampuan yang dimiliki oleh orang lain.

Itulah beberapa contoh cerita fiksi legenda Indonesia. Ada yang sudah kamu ketahui ceritanya dari contoh cerita fiksi di atas?

Dalam menulis cerita fiksi dibutuhkan sebuah imajinasi. Imajinasi menjadi dasar yang digunakan dalam cerita fiksi. Menulis cerita fiksi akan mudah jika kamu mengetahui mantra yang digunakan untuk membangun cerita fiksi. Mantra ini bisa kamu dapatkan pada buku 13 Mantra Menulis Fiksi.

Buku ini berisi sarana dalam membangun cerita fiksi yang disertakan dengan contoh yang diambil dari novel. Pada buku ini juga kamu akan mempelajari tip dalam memilih tema, meramu awalan yang bagus, membangun karakter setiap tokoh, menjalin konflik, menata alur, hingga memutuskan ending ceritanya.

Buku ini bisa langsung kamu dapatkan di https://www.gramedia.com/

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

promo diskon promo diskon

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Misi di Balik Mandat Palsu: Menguak Strategi dan Tujuan Angkatan Perang Ratu Adil

Misi di Balik Mandat Palsu: Menguak Strategi dan Tujuan Angkatan Perang Ratu Adil

buku
Proses Yellow Line Berapa Hari dan Tahapan Pemeriksaan Dokumen Bea Cukai

Proses Yellow Line Berapa Hari dan Tahapan Pemeriksaan Dokumen Bea Cukai

buku
15 Konsep Acara Natal yang Menarik dan Kreatif

15 Konsep Acara Natal yang Menarik dan Kreatif

buku
Mengenal Kota Bisnis Terbesar di Amerika Serikat yang Jadi Pusat Perdagangan Dunia 

Mengenal Kota Bisnis Terbesar di Amerika Serikat yang Jadi Pusat Perdagangan Dunia 

buku
Kenapa New York City Jadi Pusat Ekonomi? Ini Faktor yang Membuatnya Berpengaruh di Dunia

Kenapa New York City Jadi Pusat Ekonomi? Ini Faktor yang Membuatnya Berpengaruh di Dunia

buku
Mengenal Pusat Industri di Amerika Serikat dan Perkembangannya 

Mengenal Pusat Industri di Amerika Serikat dan Perkembangannya 

buku
Perbedaan Buying Time dan Delaying dalam Pengambilan Keputusan

Perbedaan Buying Time dan Delaying dalam Pengambilan Keputusan

buku
Peran Wall Street dalam Ekonomi Dunia dan Pengaruhnya terhadap Pasar Global

Peran Wall Street dalam Ekonomi Dunia dan Pengaruhnya terhadap Pasar Global

buku
Cara Menyeimbangkan Peran Ibu dan Ayah dalam Rumah Tangga

Cara Menyeimbangkan Peran Ibu dan Ayah dalam Rumah Tangga

buku
Unlocking Knowledge: Bahasa Inggris dan Akses Pengetahuan

Unlocking Knowledge: Bahasa Inggris dan Akses Pengetahuan

buku
Bebas dari Beban Ganda, Ini Kunci Berhenti Jadi Generasi Sandwich

Bebas dari Beban Ganda, Ini Kunci Berhenti Jadi Generasi Sandwich

buku
Skill yang Dibutuhkan Software Engineer dan Programmer: Lebih dari Sekadar Mengetik Kode!

Skill yang Dibutuhkan Software Engineer dan Programmer: Lebih dari Sekadar Mengetik Kode!

buku
Prosedur Pemeriksaan Fisik Red Line Bea Cukai dan Tahapan SPJM

Prosedur Pemeriksaan Fisik Red Line Bea Cukai dan Tahapan SPJM

buku
Proses Verifikasi Dokumen Bea Cukai: Tahapan, Fungsi, dan Faktor yang Memengaruhi

Proses Verifikasi Dokumen Bea Cukai: Tahapan, Fungsi, dan Faktor yang Memengaruhi

buku
Berapa Lama Barang Tertahan di Bea Cukai Red Line dan Cara Mempercepat Prosesnya

Berapa Lama Barang Tertahan di Bea Cukai Red Line dan Cara Mempercepat Prosesnya

buku
Mengenal Organisasi Semi Militer: Peran dan Fungsinya di Indonesia

Mengenal Organisasi Semi Militer: Peran dan Fungsinya di Indonesia

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau