Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sekelumit Kisah Work From Home Dari Kacamata Fira Basuki

Kompas.com, 6 November 2021, 19:57 WIB
Sumber Foto : Pixabay
Rujukan artikel ini:
Miss B: “Di Rumah Aja,…
Pengarang: Fira Basuki
|
Editor Ratih Widiastuty

Fenomena WFH

Pernahkah kalian membayangkan bahwa dalam dua tahun ini sebagian besar masyarakat di seluruh dunia akan bekerja dari rumah? Baca selengkapnya terkait jenjang karir.

Tak sedikit gedung perkantoran sunyi karena hampir tak berpenghuni.

Mal kehilangan gairahnya dan bahkan tak sedikit yang terpaksa tutup sementara.

Beberapa moda transportasi terpaksa mengandangkan armadanya satu per satu karena penumpang tak lagi sepadat sebelumnya.

Menyisakan para pekerjanya menunggu di rumah dengan ketidakpastian nasib ke depan, mereka bisa membayangkan hidupnya akan seperti apa selama beberapa bulan ke depan.

Tak ada yang mengira dampak Covid-19 begitu besar bagi kehidupan masyarakat, terutama Indonesia.

Tahun 2020, awal wabah merebak, orang berbondong-bondong memborong hand sanitizer, masker, tisu basah, cairan antiseptik, bahkan sembako.

Masyarakat panik dan takut, hidup berjarak, memilih tak keluar rumah, serta pola hidup yang dipaksa berubah 180°.

Hingga tiba di satu titik, semua kepanikan berkembang menjadi kebiasaan baru positif sekaligus membosankan bagi sebagian orang.


Baca juga: Rekomendasi Buku Meningkatkan Produktivitas WFH Work From Home

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium


Buku Yang Terinspirasi dari WFH

Seolah ingin mewakili kegundahan orang banyak, Fira Basuki, menuangkan buah pikirannya ke dalam novel berjudul Miss B: “Di Rumah Aja, Banyak Drama!”.

Melanjutkan karya series Miss B-nya, penulis kelahiran Surabaya ini memasukkan kejadian-kejadian umum yang terjadi akibat pandemi Covid-19 ke dalam Miss B: “Di Rumah Aja, Banyak Drama!”.

Berisi tentang kisah Miss B atau Beauty, yang terpaksa dirumahkan karena situasi perusahaan yang memburuk pasca-Covid-19.

Diikuti usahanya mendapat pekerjaan baru, belum lagi drama kecil yang timbul dalam keluarga terkait protokol kesehatan, bagaimana zoom dan video call menjadi hal wajib untuk berkomunikasi.

Tak ketinggalan pula kisah cinta Miss B yang ringan dan realistis sehingga terasa relateable bagi banyak orang.

Fira, begitu dia akrab disapa, mengemas cerita Miss B: “Di Rumah Aja, Banyak Drama!” dengan banyak humor lewat beberapa karakter tokohnya.

Membuat novel satu ini menyenangkan dan menjadi pelipur gelisah pembaca.

Miss B, sedikit banyak mengajarkan orang lain untuk tetap optimis, produktif, dan realistis, meski harus di rumah saja.

“Ketika dunia sedang dikurung, aku masih bisa melihat dirimu. Tidak dengan sentuhan, tidak bertemu raga. Yuk, kita video call saja.” –Fira Basuki (2021)

Fira Basuki telah menerbitkan lebih dari dua puluh judul karya tulis. Beberapa di antaranya adalah novel series Miss B; Ms. B: "Panggil Aku B" (2004), Ms. B: "Will U Marry Me" (2004), Ms. B: “Jadi Mami” (2005), Ms. B: “Jangan Mati” (2006), dan Miss B: “You, Psycho!” (2021) yang diterbitkan oleh Penerbit Grasindo.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau