Bayangkan jika kamu punya buku yang bisa membuat siapa pun yang namanya kamu tulis meninggal sesuai keinginanmu! Tentu terdengar hebat sekaligus menyeramkan, bukan? Itulah yang terjadi di seri komik Death Note ini, di mana buku dewa kematian jatuh di tangan pemuda jenius dengan intensi yang mulia, sekaligus mengerikan.
Sinopsis “Death Note”
“Orang yang namanya tertulis di buku catatan ini akan mati...”
Shinigami Ryuk menjatuhkan sebuah buku catatan “Death Note” ke dunia manusia.
Light Yagami, seorang siswa SMA yang menemukan buku catatan ini memulai pembersihan orang-orang jahat untuk menjadi “Dewa Dunia Baru”.
Dia kemudian disebut "Kira" dan ditakuti siapa pun juga.
Di sisi lain, kematian para penjahat satu demi satu secara misterius membuat Detektif L mengambil tindakan untuk memecahkan kasus ini.
Pertarungan hidup dan mati antara Light dan L dimulai sekarang.
Perang Otak Dua Pemuda Jenius
Dibandingkan dengan fokus pada tema supranatural seputar Death Note maupun Shinigami atau dewa kematian, seri ini cenderung menonjolkan pertarungan intelektual yang menegangkan antara dua sosok jenius yang memiliki cara pikir yang nyaris serupa, namun dengan prinsip yang saling bertolak belakang.
Light dengan idealismenya yang absolut berhadapan dengan L yang misterius dan penuh perhitungan, menciptakan duel strategi yang tak terduga di antara mereka.
Keduanya bisa saling menebak langkah satu sama lain dengan sangat tepat, juga saling melangkahi strategi satu sama lain, bahkan sebelum keduanya bisa mengungkap identitas masing-masing.
Cerita ini tidak hanya soal siapa yang lebih pintar, tetapi juga menggali sisi gelap moral manusia.
Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium
Seiring berjalannya waktu, batas antara “keadilan” dan “kejahatan” menjadi semakin kabur, membuat pembaca terus mempertanyakan siapa sebenarnya yang benar.
Ketegangan terus meningkat dari satu volume ke volume berikutnya, dengan permainan manipulasi, deduksi, dan psikologi yang kian memanas dan menguji batas kecerdikan antara Light dan L.
Setiap keputusan membawa konsekuensi besar, menjadikan alur cerita seri Death Note ini terasa padat, intens, dan penuh kejutan.
Tentang Seri “Death Note”
Death Note New Edition terbitan M&C Gramedia ini merupakan versi terbaru dari seri fenomenal karya Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata yang telah mendunia dan pastinya sudah tak asing lagi di telinga penikmat manga dan anime lawas.
Edisi ini diadaptasi dari versi bunko (bunkoban), yang diterbitkan oleh Shueisha di bawah label Jump Comics, berupa edisi cetak ulang yang mengemas keseluruhan cerita asli ke dalam 7 volume, dari total 12 volume edisi sebelumnya.
Versi bunko ini pertama kali dirilis di Jepang pada tahun 2014 untuk memperingati 10 tahun sejak debut manga Death Note.
Dengan format yang lebih ringkas dan praktis, edisi ini tetap mempertahankan keseluruhan cerita tanpa mengurangi intensitas maupun kualitas penyampaiannya sehingga cocok bagi pembaca baru maupun kolektor.
Awalnya versi ini hanya tersedia dalam bahasa Jepang, kemudian mulai diterbitkan dalam bahasa Indonesia pada tahun 2023 oleh penerbit M&C Gramedia, menjadikan Indonesia negara pertama yang mengadaptasi versi premium dari seri legendaris ini.
Ditambah dengan sampul unik yang saling menyambung dari setiap volumenya, serta cetakan gold dan silver foil pada detail-detail elemen sampul yang memberikan kesan mewah, membuatnya sangat cocok untuk kolektor dan penggemar setia seri Death Note ini.
Pada tahun 2024, penerbit M&C telah selesai menerbitkan volume terakhir, yakni volume 7, dari versi ‘New Edition’ komik Death Note ini, jadi tunggu apa lagi? Yuk, koleksi secara lengkap versi premium dari seri legendaris Death Note!
Semua seri komik ini tersedia di Gramedia.com.