15 Organel Sel Tumbuhan dan Fungsinya

Lihat Foto
Sumber Gambar: Gramedia Blog
Organel Sel Tumbuhan dan Fungsinya
Rujukan artikel ini:
Biologi Sel dan Molekuler
Pengarang: Hermawan, S. Si, M.…
Penulis Adnan
|
Editor: Novia Putri Anindhita

Sel dalam biologi sering disebut sebagai unit dasar kehidupan yang dipenuhi oleh beberapa bagian yang saling terhubung.

Sel tumbuhan mengandung beberapa organel penting, yaitu struktur kecil yang memiliki fungsi khusus di dalam sel.

Dengan memahami setiap organel sel tumbuhan dan fungsinya ini, kamu bisa membayangkan bagaimana tumbuhan bisa tumbuh, menyimpan energi, melakukan fotosintesis, hingga bertahan dari tekanan lingkungan.

Mari simak artikel ini untuk mempelajari setiap nama organel sel tumbuhan dan fungsinya.

Organel Sel Tumbuhan dan Fungsinya

Berikut adalah beberapa organel sel tumbuhan yang perlu kamu ketahui, dari Nukleus, Sitoplasma, hingga Plasmodesmata.

1. Nukleus (Inti Sel)

Nukleus adalah pusat pengendali sel yang menyimpan materi genetik berupa DNA dalam bentuk kromatin dan mengatur aktivitas sel.

Di dalamnya, terdapat nukleolus dan pori nukleus yang bertugas membentuk komponen ribosom serta lalu lintas molekul inti.

Tak hanya itu bagian ini juga bertugas untuk melakukan proses transkripsi DNA menjadi RNA.

2. Sitoplasma

Sitoplasma adalah cairan kental bernama sitosol yang mengisi ruang antara membran sel dan inti sel serta menjadi medium tempat organel berada.

Bagian ini mengalami banyak reaksi metabolisme sitosolik, termasuk pemecahan dan penyusunan molekul sederhana.

Organel dapat bergerak atau tersuspensi di dalamnya untuk mendorong keberlangsungan interaksi antarbagian sel.

3. Membran Sel

Membran sel merupakan lapisan tipis berbentuk bilayer fosfolipid yang membungkus sel dan memisahkannya dari lingkungan luar.

Struktur ini dilengkapi protein integral dan kanal yang berperan untuk menjaga proses transportasi zat tertentu yang masuk dan keluar sel, seperti air, mineral, dan gas tertentu.

Selain sebagai pelindung, membran sel juga berfungsi sebagai tempat penerimaan sinyal kimia dari luar.

4. Dinding Sel

Dinding sel adalah lapisan pelindung di luar membran sel yang tersusun terutama dari selulosa dan memberi bentuk tetap pada sel tumbuhan.

Pada beberapa jaringan, dinding ini diperkuat lignin untuk menambah kekuatan mekanis dan daya tahan struktur agar tumbuhan tetap berdiri tegak dan tidak mudah berubah bentuk.

5. Kloroplas

Kloroplas adalah organel hijau yang mengandung klorofil dan menjadi lokasi utama fotosintesis pada sel tumbuhan.

Di dalamnya, terdapat struktur tilakoid dan stroma yang menjalankan dua tahap reaksi fotosintesis secara terpisah namun saling berkaitan.

Kloroplas menjadi salah satu organel sel tumbuhan yang tidak dimiliki oleh sel hewan biasa.

6. Ribosom

Ribosom merupakan organel sangat kecil yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein dari asam amino berdasarkan cetakan mRNA.

Struktur ini tersusun dari RNA dan protein yang bekerja seperti mesin perakit molekul untuk enzim, struktur sel, hormon, dan perbaikan jaringan tumbuhan.

Tanpa ribosom, sel tidak dapat membentuk komponen protein yang dibutuhkan untuk bertahan hidup.

7. Retikulum Endoplasma Kasar

Retikulum endoplasma kasar memiliki permukaan ditempeli ribosom sehingga tampak berbintik saat diamati dengan mikroskop.

Organel ini berperan untuk memproduksi dan membentuk protein baru sebelum dikirim ke bagian lain sel.

Proses ini membantu produksi protein berjalan lebih teratur.

8. Retikulum Endoplasma Halus

Retikulum endoplasma halus adalah bagian sel yang membantu membuat lemak dan senyawa sejenisnya.

Berbeda dari RE kasar, bagian ini tidak ditempeli ribosom sehingga permukaannya tampak lebih halus.

Selain membuat lemak, organel ini juga membantu mengolah beberapa zat kimia agar tidak berbahaya bagi sel.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Pada kondisi tertentu, bagian ini juga membantu mengatur keseimbangan zat mineral di dalam sel agar komposisi kimia sel tetap stabil.

9. Badan Golgi

Badan Golgi berbentuk seperti tumpukan kantong pipih yang berfungsi menyortir, memodifikasi, dan mengemas protein maupun lipid.

Ini juga merupakan tempat terjadinya proses glikosilasi, yaitu menambahkan karbohidrat ke protein atau lipid sebelum mengirimnya kembali melalui vesikel sekresi.

Setelah itu, molekul ini akan dibungkus dalam kantong kecil dan didistrubusikan ke tujuan yang tepat.

10. Mitokondria

Mitokondria dikenal sebagai penghasil energi utama bagi sel melalui proses respirasi seluler yang mengubah zat makanan menjadi energi siap pakai.

Sel tumbuhan tetap memerlukan mitokondria saat tidak ada cahaya untuk berbagai aktivitas seluler, seperti pertumbuhan, perbaikan, dan berbagai proses kerja sel.

11. Vakuola Sentral

Vakuola pada sel tumbuhan adalah ruang berukuran besar yang berisi getah sel yang mengandung air, cadangan, dan sisa metabolisme.

Organel sel tumbuhan ini berfungsi untuk menyimpan cadangan, sisa zat, dan menjaga tekanan agar sel tetap kaku dan tidak layu.

Karena ukurannya sangat besar dibandingkan organel lain, kamu bisa mengamatinya dengan lebih mudah.

12. Peroksisom

Peroksisom mengandung enzim oksidatif untuk memecah asam lemak dan menetralkan hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen.

Organel ini bertugas untuk mengolah sisa reaksi dalam ruang tertutup dengan bantuan enzim khusus sehingga sel terlindungi dari racun oksidatif.

13. Glioksisom

Glioksisom adalah variasi peroksisom yang banyak ditemukan pada biji berkecambah yang sedang tumbuh.

Organel ini berfungsi untuk mengubah cadangan lemak menjadi gula sebagai sumber energi awal ketika tanaman muda belum bisa melakukan fotosintesis.

Tanpa adanya bagian ini, pertumbuhan awal tumbuhan akan terhambat.

14. Sitoskeleton

Sitoskeleton adalah sistem rangka halus di dalam sel yang tersusun dari serat protein dan berfungsi sebagai penyangga internal.

Struktur ini bertugas menjaga bentuk sel agar tetap stabil meskipun terjadi tekanan dari dalam maupun luar.

Selain sebagai penopang, sitoskeleton juga membantu pergerakan organel dan bahan di dalam sel sehingga posisi tiap bagian tetap teratur.

15. Plasmodesmata

Organel sel tumbuhan yang terakhir adalah plasmodesmata, yaitu saluran penghubung antar sel tumbuhan yang menembus dinding sel dan memungkinkan pertukaran zat serta sinyal.

Jalur ini memungkinkan terjadinya pertukaran zat sederhana dan sinyal kimia secara langsung antar sel.

Dengan adanya plasmodesmata, sel-sel dalam jaringan tumbuhan tidak bekerja sendiri-sendiri, tetapi saling terhubung.

Dengan memahami setiap organel sel tumbuhan dan fungsinya di atas, kamu bisa melihat bahwa setiap bagian sel memiliki tugas khusus yang saling mendukung.

Selain menghafal istilah, mempelajari setiap bagian ini membuatmu lebih paham bagaimana sel ini penting disetiap proses kehidupan sebuah tanaman.

Jika kamu ingin mendalami dunia mikroskopis ini dengan penjelasan yang lebih komprehensif, buku Biologi Sel dan Molekuler karya Hermawan, S. Si, M. Pd adalah pilihan yang tepat.

Buku ini menjelaskan secara mendalam mengenai sel sebagai komponen terkecil pada tumbuhan, hewan, dan manusia.

Kamu akan diajak menyelami proses-proses rumit yang terjadi di dalam sel dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Setiap mekanisme kehidupan dibahas sedemikian rupa sehingga siswa bahkan mahasiswa penasaran ingin terus membacanya.

Buku ini menjadi jembatan ilmu yang sempurna untuk memahami dasar-dasar kehidupan molekuler secara utuh.

Segera miliki gudang ilmu biologi ini dengan membeli versi digitalnya di Gramedia Digital.

TAG:

Terkini
Lihat Semua
Jelajahi