Dari Tradisional Hingga Modern, Ini Daftar 10 Jenis Alat Musik yang Ditiup Lengkap dengan Penjelasannya

Lihat Foto
Sumber Gambar: Pixabay.com
Alat Musik yang Ditiup
Rujukan artikel ini:
Mudahnya Bermain Gitar
Pengarang: HENDRI CAHYA WIBOWO
Penulis Okky Olivia
|
Editor: Puteri

Musik merupakan suatu nada atau suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan sebuah keharmonisan.

Musik selalu menjadi salah satu hal yang menyenangkan untuk dicari tahu dan diulik lebih dalam.

Tak hanya lagu-lagu yang populer, alat musik dengan berbagai jenis juga tidak akan membuat kita bosan saat mempelajarinya.

Selain alat musik petik (gitar, ukulele, harpa) atau alat musik pukul (drum, perkusi), alat musik tiup juga masih sering digunakan sebagai instrumen pendukung pada acara-acara musik.

Secara sederhana, alat musik tiup merupakan jenis alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup untuk menghasilkan suara.

Alat musik tiup akan menghasilkan suara ketika lubang udara di dalamnya sengaja digetarkan, sementara tinggi rendahnya nada biasanya ditentukan oleh frekuensi gelombang yang dihasilkan.

Pada masa peradaban kuno, alat musik tiup biasanya dibuat dari tanduk binatang, dan digunakan sebagai sinyal peringatan akan datangnya bahaya.

Tapi saat ini, alat musik tiup sudah terdiri dari berbagai macam jenis, baik dari jenis yang tradisional sampai modern.

Dalam artikel kali ini, kita akan mengenal jenis-jenis alat musik tiup yang biasanya ada di berbagai acara musik, berikut ulasannya.

Jenis Alat Musik Tiup dan Penjelasannya

1. Seruling

Sejak berabad-abad lalu, seruling sudah menjadi salah satu instrumen musik yang pernah dibuat dengan berbagai macam bahan.

Seruling tradisional biasanya terbuat dari kayu dan tulang sementara seruling modern terbuat dari perak dan beberapa bahan logam lainnya.

Sebagian besar seruling ditiup dari bagian samping, tapi berbeda dari kebanyakan alat musik tiup, seruling tidak memiliki buluh dan hanya bergantung pada gerakan udara yang melintasi lubang untuk bisa mengeluarkan suara.

2. Rekorder

Rekorder merupakan jenis alat musik tiup yang berasal dari Eropa.

Rekorder pertama kali muncul pada abad ke-14, tepatnya pada periode aliran seni Barok dan kemudian mulai menghilang pada pertengahan abad ke-18.

Alat musik ini kemudian mulai kembali diasosiasikan di dunia pendidikan, sehingga banyak anak-anak yang menggunakan rekorder versi plastik untuk berlatih musik di sekolah.

Meski cukup memiliki kontribusi dalam pendidikan musik anak-anak, para musisi profesional pada umumnya mulai jarang menggunakan alat musik ini sejak mereka lulus dari sekolah.

3. Klarinet

Dibuat pada tahun 1700-an, alat musik yang berasal dari Jerman ini masih menjadi salah satu jenis alat musik tiup yang paling terkenal di seluruh dunia.

Sejak kelahirannya sampai tahun 1800-an, klarinet telah melewati banyak perubahan dan perkembangan, terutama dari bagian struktur dan bentuk alat musiknya.

Untungnya, struktur klarinet sudah lebih konsisten sampai saat ini, yakni memiliki buluh tunggal dan tabung yang berbentuk silinder.

Alat musik ini kerap digunakan dalam berbagai acara konser, orkestra, sampai ansambel Jazz.

4. Terompet

Selain klarinet, terompet juga termasuk salah satu jenis alat musik tiup yang populer dan masih digunakan sampai sekarang.

Memiliki kisah sejarah yang cukup panjang, terompet diperkirakan telah digunakan sebagai perangkat sinyal pada masa kebudayaan kuno.

Terompet merupakan instrumen musik yang serbaguna, suara yang dihasilkan bisa dengan mudah masuk ke berbagai genre musik, mulai dari klasik, pop, sampai jazz.

5. Harmonika

Harmonika merupakan salah satu jenis alat musik tiup yang sederhana, biasanya digunakan dalam seni pertunjukkan musik blues ataupun folk.

Harmonika terdiri dari beberapa lubang-lubang yang dapat menghasilkan nada yang berbeda.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Untuk para pemula yang ingin memiliki keahlian dalam bermusik, harmonika bisa menjadi solusi, karena alat musik yang satu ini cenderung ringan dan harga belinya tidak termasuk mahal.

6. Trombon

Trombon memiliki bentuk corong dan lonceng yang mirip dengan terompet, tapi memiliki perbedaan di beberapa bagian katup nadanya.

Nama trombon sendiri sebenarnya berasal dari Italia yang berarti ‘terompet besar’, sementara dalam sejarah Eropa, trombon juga memiliki nama lain ‘sackbut’.

Trombon merupakan jenis instrumen musik yang sangat cocok dibawakan saat festival musik Jazz atau saat pertunjukkan orkestra klasik.

7. Saksofon

Saksofon pertama kali ditemukan dan dikembangkan di Belgia pada tahun 1840 oleh pembuat instrumen alat musik bernama Adolphe Sax.

Saksofon termasuk jenis alat musik tiup yang digolongkan sebagai instrumen tiup kayu meskipun terbuat dari bahan logam, hal ini karena buluh yang digunakan pada saksofon memiliki kemiripan dengan klarinet.

Alat musik yang satu ini memiliki corong buluh tunggal dengan sekitar 22 tombol (tergantung modelnya) yang dapat dibuka dan ditutup untuk mengubah nada suaranya.

8. Suling Bambu

Suling bambu merupakan jenis alat musik tiup tradisional yang berasal dari tanah Pasundan, Jawa Barat.

Jenis suling ini terbuat dari bambu dengan bentuk yang ramping, memiliki panjang sekitar 15 sampai 30 cm dan diameter 3 sampai 4 cm.

Udara yang ditiup melalui ujung lubang suling akan membentur dinding-dinding suling dan getarannya akan menjadi resonator sehingga mampu menghasilkan nada suara yang lembut dan indah.

9. Saluang

Alat musik saluang merupakan jenis alat musik tradisional khas Minangkabau, Sumatera Barat.

Saluang terbuat dari bambu yang tipis atau bisa juga dari bahan talang, orang-orang Minangkabau percaya bahwa talang adalah bahan terbaik untuk membuat saluang.

Selain saluang, Minangkabau masih memiliki banyak alat musik tiup tradisional dengan berbagai macam bentuk, seperti pupuik batang padi, gandang, rabab, sarunai, dan gandang.

10. Serunai Banjar

Sesuai dengan namanya, serunai Banjar merupakan alat musik tradisional milik suku Banjar di Kalimantan Selatan.

Serunai Banjar biasanya dimainkan saat pentas seni Bakuntau (seni beladiri silat khas Kalimantan).

Jenis alat musik tiup ini memiliki panjang sekitar 15 cm dengan ukiran khas Banjar, bagian ujungnya berbentuk seperti lonceng sebagai tempat keluarnya suara.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai jenis alat musik tiup yang ternyata cukup penting untuk kita ketahui.

Selain alat musik tiup, masih ada banyak jenis alat musik lain yang bisa kamu pelajari sebagai seorang pemula, salah satu jenis alat musik yang saat ini populer adalah gitar.

Meski tidak mudah, kamu tetap bisa mempelajari gitar dengan berbagai macam metode, salah satunya secara otodidak melalui buku-buku panduan.

Rekomendasi buku panduan belajar gitar yang bisa kamu baca adalah buku Mudahnya Bermain Gitar karya Hendri Cahya Wibowo.

Melalui buku ini, kamu akan dituntun untuk mempelajari dasar-dasar permainan gitar, mulai dari cara membaca notasi balok, cara memetik senar gitar dengan benar, cara memainkan nada dasar satu persatu, dan masih banyak lagi.

Tak hanya itu saja, buku ini juga dilengkapi dengan profil atau biografi para gitaris dalam negeri dan luar negeri yang sepertinya bisa membuatmu lebih bersemangat untuk bisa mengikuti jejak para musisi tersebut.

Dengan kata lain, berkenalan dengan hal-hal baru yang berkaitan dengan dunia musik masih menjadi salah satu hal yang menyenangkan bukan?

Kalau tertarik, kamu bisa mendapatkan buku ini dengan membelinya melalui Gramedia.com.

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

TAG:

Terkini
Lihat Semua
Jelajahi