5 Cara Sederhana Agar Dapat Mempengaruhi dan Disukai Orang Lain

Lihat Foto
Sumber foto: Pexels
Rujukan artikel ini:
How to Win Friends and…
Pengarang: Dale Carnegie
Penulis Lika Purnama
|
Editor: Almira Rahma Natasya

Manusia dan hubungannya dengan lingkungan sekitar memang akan selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas, khususnya berkaitan dengan komunikasi interpersonal.

Komunikasi interpersonal adalah seluruh rangkaian proses pertukaran informasi, ide, gagasan, bahkan pengalaman pribadi antara satu individu dengan individu lainnya.

Uniknya, tidak hanya tentang ucapan lisan, proses ini juga melibatkan bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan gerak tubuh.

Di era digital ini, komunikasi interpersonal menjadi salah satu hal yang wajib dikuasai agar dapat bersaing dan bertahan, entah di dunia pendidikan maupun di dunia kerja.

Bentuknya pun bermacam-macam, tak hanya proses komunikasi antar muka, namun berkat kecanggihan teknologi, proses ini dapat berpindah dan berubah menyesuaikan perkembangan zaman.

Salah satu bentuk transformasinya adalah dengan munculnya media sosial sebagai sarana komunikasi yang bahkan dapat menghubungan satu benua dengan benua lainnya.

Kini, seseorang yang memiliki kemampuan tersebut dengan baik akan mendapatkan nilai tambah dan keuntungan tersendiri, sebab dibutuhkan keahlian agar informasi dapat tersampaikan dengan baik.

Salah satu hal menarik dari komunikasi interpersonal adalah, seseorang yang menguasainya tak hanya akan pandai membangun relasi serta disukai, namun juga memiliki kemampuan mempengaruhi orang lain.

Beberapa orang biasanya memang terlahir dengan kemampuan alami, sedangkan beberapa diantaranya harus berlatih keras jika ingin bisa mempengaruhi dan disukai orang lain.

Oleh sebab itu, di bawah ini telah dirangkum 5 cara sederhana agar dapat mempengaruhi dan disukai orang lain.

5 Cara Sederhana Agar Dapat Mempengaruhi dan Disukai Orang Lain

1. Bangun Kenyamanan

Kenyamanan adalah salah satu cara paling ampuh untuk memenangkan hati orang lain.

Apabila telah berhasil membuat seseorang nyaman, pesan atau keinginan yang akan kita sampaikan pada orang tersebut akan lebih mudah diterima.

Oleh sebab itu, mengenali karakter lawan bicara sangat penting agar kamu dapat memperlakukannya dengan baik sehingga ia dapat betah berlama-lama berinteraksi denganmu.

Selain itu, membangun kenyamanan juga mengharuskan kamu menjadi sosok fleksibel yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Misalnya, ketika kamu berhadapan dengan sosok sederhana dan informal tentu harus berbeda dengan cara kamu menghadapi sosok yang glamor dan formal.

2. Hindari Perdebatan

Berdebat hampir selalu berakhir buruk. Dua orang yang terlibat dalam perdebatan bahkan terkadang tidak lagi memperdulikan fakta atau kebenaran yang ada, namun berfokus pada siapa yang memenangkan perdebatan tersebut.

Untuk membuatmu jadi sosok yang menyenangkan dan pengertian, serta agar pendapatmu lebih didengar, hindari menyalahkan seseorang secara langsung apalagi di depan umum.

Daripada mengatakan, “kamu salah”, sebaiknya katakanlah, “aku sangat mengapresiasi usaha kamu, ini hebat sekali! Menurutku agar semakin keren, baiknya ditambahkan lagi bagian ini. Menurut kamu bagaimana?”.

3. Be Positive

Ada kalanya kita merasa tidak puas atau mendapati hal-hal yang kurang menyenangkan bahkan saat sedang bersama dengan seseorang.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Terlalu banyak protes, mengkritik, dan mengeluh, dapat membuatmu terlihat menjadi pribadi yang negatif.

Padahal, menjadi orang yang lekat dengan citra diri negatif dapat menyebabkan sulitnya berinteraksi dengan orang lain, menurunkan kemungkinan disukai, serta pendapatmu mungkin tak akan didengar.

Bila situasi memang terlalu buruk, setidaknya pilihlah sesuatu yang baik untuk dikatakan atau sebaliknya menahan diri dengan tidak mengatakan apapun.

4. Buat Orang Lain Merasa Istimewa

Ada puluhan bahkan ratusan orang yang mungkin kamu kenal di dunia ini, diantaranya sahabat dekat, teman biasa, atau hanya sekedar kenalan yang kebetulan saling sapa.

Sayangnya, seringkali wajah lebih di ingat daripada nama. Padahal, dengan menyebutkan nama seseorang dapat membuatnya merasa penting, spesial, dan dihargai.

“Apa kabar, Alex?” terdengar lebih personal daripada sekadar berkata “Apa kabar?” tanpa menyebutkan namanya.

Selain menanyakan kabar dengan menyebutkan nama, berikan pula perhatian pada detail kecil yang umumnya terlewatkan orang kebanyakan, seperti memuji pakaian yang ia kenakan.

5. Terapkan Strategi Pendengar

Setiap orang pasti ingin didengar. Untuk itu, cobalah untuk belajar menjadi pendengar yang aktif dengan menunjukan ketertarikan pada apa yang mereka bicarakan.

Kamu juga dapat memberikan respon selama percakapan yang mengisyaratkan persetujuan misalnya anggukan kepala, atau kalimat-kalimat pendek seperti, “Oh iya? Wah..” , “Itu benar banget, sih.”, dan kalimat semacamnya.

Dengan begitu, ia akan semakin nyaman berbicara denganmu, dan saat itulah waktunya kamu untuk mengutarakan apa yang kamu inginkan, dan buat ia berpikir bahwa itu adalah hal yang keren, menyenangkan, dan layak untuk dilakukan.

Itu dia 5 cara sederhana agar dapat mempengaruhi dan disukai orang lain.

Nah, agar kemampuan kamu lebih berkembang, tak ada salahnya untuk menambah referensi bahan bacaan baru.

Sebagai rekomendasi, buku How to Win Friends and Influence People karya Dale Carnegie & Associates akan sangat cocok untuk menuntun kamu menuju level selanjutnya.

Salah satu buku terlaris sepanjang masa ini didasari oleh penelitian dari Carnegie tentang relasi manusia dan hasilnya menemukan bahwa manusia memang unik karena begitu tertarik dengan dirinya sendiri.

How to Win Friends and Influence People adalah buku yang tak lekang oleh zaman, berisi cara-cara luar biasa yang ditulis dengan bahasa ringan, seperti sebuah saran yang mudah dimengerti untuk membangun dan meningkatkan hubungan yang positif dengan orang-orang di semua bidang kehidupan yang kamu miliki.

Ini adalah sebuah buku yang mengajarkan bagaimana cara berkomunikasi yang baik, menebarkan kebaikan, dan memberikan keterampilan sosial untuk membina hubungan kerja yang sehat dan produktif.

Selain itu, buku The Influence Book karya Nicole Soames bisa kamu jadikan sebagai pelengkap bacaan.

Ada tujuh bab di dalamnya, dan tiga diantaranya yang paling menarik adalah tentang mengembangkan pola pikir percaya diri, menyampaikan cerita, dan mengontrol pembicaraan yang berpengaruh.

Buku ini tidak memuat trik-trik untuk memanipulasi orang lain dalam konteks yang buruk, melainkan mengajarkan untuk memperbaiki kemampuan komunikasi seperti berbicara dan mendengarkan.

Tips-tips di dalam kedua buku ini sangat praktis sehingga dapat langsung kamu praktikkan di kehidupan sehari hari.

TAG:

Terkini
Lihat Semua
Jelajahi