Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Cara Mengolah Cumi yang Tepat Supaya Tidak Alot dan Amis

Kompas.com, 5 April 2023, 11:30 WIB
cara mengolah cumi yang tepat Sumber: Pixabay.com/axelslash7  cara mengolah cumi yang tepat
Rujukan artikel ini:
100 Resep Lezat Sebar Ikan…
Pengarang: Yuni Pradata, dkk
|
Editor Rahmad

Cumi adalah salah satu jenis seafood yang banyak digemari oleh seluruh kalangan.

Cumi sendiri dapat diolah menjadi berbagai makanan yang enak dan menggugah selera, seperti membuat resep cumi saus Padang, cumi goreng tepung, dan sebagainya.

Akan tetapi, beberapa orang mungkin masih kebingungan dalam mengolah cumi supaya tidak alot dan juga bau amis.

Tentunya, dalam memasak cumi, kamu perlu membersihkan bagian tubuh cumi dengan tepat supaya tidak meninggalkan aroma yang amis.

Lalu, bagaimana cara membersihkan cumi yang tepat supaya tidak meninggalkan bau amis? Simak tipsnya berikut ini.

Cara Mengolah Cumi yang Tepat

1. Cuci menggunakan air mengalir

Cara pertama yang harus kamu lakukan dalam membersihkan cumi adalah dengan mencucinya menggunakan air bersih yang mengalir.

Ini bisa membantu kamu dalam membersihkan bagian yang membuat cumi amis, sehingga air tersebut tidak mencemari bagian cumi lainnya.

Kemudian, gosok permukaan cumi sampai tidak berlendir lagi.

2. Beri perasan jeruk nipis

Setelah mencuci cumi menggunakan air yang mengalir, jangan lupa untuk memberi perasan jeruk nipis setelahnya.

Selain untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada cumi, jeruk nipis juga mampu menghilangkan bau amis cumi.

Caranya hanya dengan mencuci cumi, kemudian, berikan perasan jeruk nipis, lalu diamkan selama 30 menit. Setelah itu, cuci Kembali cumi sampai bersih.

3. Pisahkan antara badan cumi dengan kepalanya

Cara selanjutnya dalam mengolah cumi supaya tidak meninggalkan bau amis adalah dengan membuang bagian kepala cumi terlebih dahulu.

Caranya sangatlah mudah, kamu bisa pegang bagian ekor dan kepala cumi, kemudian Tarik dengan perlahan.

Lakukan hal ini secara hati-hati. Sebab, jika kantung tinta pada cumi pecah, maka bisa membuat proses membersihkan cumi akan semakin lama lagi.

4. Buang bagian tinta cumi

Supaya tidak amis, kamu juga bisa mencoba untuk membuang tinta cumi yang ada pada bagian kepala cumi. Jika kamu berhasil menarik bagian kepala cumi, biasanya akan terlihat bagian kantung kecil yang berisikan tinta hitam.

5. Mencuci dengan asam jawa

Kamu juga bisa mencuci cumi dengan menggunakan air asam jawa dan garam. Asam jawa ini dipercaya mampu menghilangkan bau amis yang ada pada cumi lebih cepat, dibandingkan dengan jeruk nipis ataupun cuka.

Caranya juga sangat mudah kamu hanya perlu melumuri asam jawa dan garam pada cumi, lalu kamu remas. Diamkan sampai 20 menit, lalu bilas dengan air bersih.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

6. Perhatikan durasi masak

Selanjutnya adalah cara memasak cumi. Cumi yang alot seringkali menjadi masalah tersendiri.

Oleh sebab itu, wajib untuk kamu memperhatikan durasi memasak cumi, sebab berpengaruh pada tekstur yang dihasilkan.

Pastikan memasak cumi dengan suhu tinggi-cepat atau rendah-lambat. Jika kamu memasak cumi dengan suhu yang sedang, maka biasanya tekstur dari cumi menjadi alot.

Untuk durasinya sendiri, memasaknya membutuhkan sekitar 2-3 menit saja.

Jika lebih dari ini, maka membutuhkan waktu sekitar 30-60 menit lagi untuk bisa menghasilkan tekstur cumi yang empuk.

7. Merebus selama 1 menit

Jika kamu ingin menggunakan Teknik marinasi, maka lakukanlah dengan metode blanching.

Di mana kamu bisa merebus cumi-cumi yang telah dibersihkan ke dalam panci yang sudah berisi air mendidih, selama 1 menit saja.

Jika sudah, angkat cum-cumi lalu masukkan ke dalam air es agar proses memasaknya berhenti.

Kemudian, kamu bisa melakukan marinasi pada cumi dengan menggunakan bumbu favorit kamu.

Jika kamu ingin membuat menu cumi yang berkuah, kau bisa memasukkan cumi pada saat masakan tersebut akan diangkat, barulah kamu sajikan.

Nah, itulah cara membersihkan cumi agar tidak meninggalkan bau amis serta cara memasak cumi supaya tidak alot.

Untuk kamu pecinta seafood, dan ingin mencoba memasaknya sendiri di rumah, jangan khawatir.

Kamu bisa mengikuti berbagai resep seafood beserta tips dalam memasaknya melalui buku 100 Resep Lezat Sebar Ikan & Seafood karya Yuni Pradata, dkk.

Buku ini akan mempermudah kamu yang baru pertama kali memasak seafood dan ikan. Apalagi untuk kamu yang gemar dalam menyantap makanan jenis ini.

Buku ini dilengkapi beragam tips dalam mengolah bahan baku seafood dan juga ikan.

Sesuai dengan judulnya, buku ini berisi 100 resep aneka olahan seafood dan ikan.

Semua resep di dalam buku ini bisa kamu jadikan referensi untuk menyajikan makanan untuk disantap bersama keluarga.

Buku ini bisa langsung kamu pesan dan beli melalui gramedia.com.

Rekomendasi Buku Terkait

Terkini Lainnya

Perbedaan Buying Time dan Delaying dalam Pengambilan Keputusan

Perbedaan Buying Time dan Delaying dalam Pengambilan Keputusan

buku
Peran Wall Street dalam Ekonomi Dunia dan Pengaruhnya terhadap Pasar Global

Peran Wall Street dalam Ekonomi Dunia dan Pengaruhnya terhadap Pasar Global

buku
Cara Menyeimbangkan Peran Ibu dan Ayah dalam Rumah Tangga

Cara Menyeimbangkan Peran Ibu dan Ayah dalam Rumah Tangga

buku
Unlocking Knowledge: Bahasa Inggris dan Akses Pengetahuan

Unlocking Knowledge: Bahasa Inggris dan Akses Pengetahuan

buku
Bebas dari Beban Ganda, Ini Kunci Berhenti Jadi Generasi Sandwich

Bebas dari Beban Ganda, Ini Kunci Berhenti Jadi Generasi Sandwich

buku
Skill yang Dibutuhkan Software Engineer dan Programmer: Lebih dari Sekadar Mengetik Kode!

Skill yang Dibutuhkan Software Engineer dan Programmer: Lebih dari Sekadar Mengetik Kode!

buku
Prosedur Pemeriksaan Fisik Red Line Bea Cukai dan Tahapan SPJM

Prosedur Pemeriksaan Fisik Red Line Bea Cukai dan Tahapan SPJM

buku
Proses Verifikasi Dokumen Bea Cukai: Tahapan, Fungsi, dan Faktor yang Memengaruhi

Proses Verifikasi Dokumen Bea Cukai: Tahapan, Fungsi, dan Faktor yang Memengaruhi

buku
Berapa Lama Barang Tertahan di Bea Cukai Red Line dan Cara Mempercepat Prosesnya

Berapa Lama Barang Tertahan di Bea Cukai Red Line dan Cara Mempercepat Prosesnya

buku
Mengenal Organisasi Semi Militer: Peran dan Fungsinya di Indonesia

Mengenal Organisasi Semi Militer: Peran dan Fungsinya di Indonesia

buku
Arti Yellow Line Bea Cukai dan Prosedur Pemeriksaan Dokumen Impor

Arti Yellow Line Bea Cukai dan Prosedur Pemeriksaan Dokumen Impor

buku
6 Cara Membersihkan Lumpur Vulkanik dari Rumah, Jangan Sampai Salah! 

6 Cara Membersihkan Lumpur Vulkanik dari Rumah, Jangan Sampai Salah! 

buku
Kenapa Paket Kena Red Line Bea Cukai? Berikut Penjelasannya

Kenapa Paket Kena Red Line Bea Cukai? Berikut Penjelasannya

buku
Pusat Keuangan Amerika Serikat di Mana? Ini Penjelasan Lengkapnya

Pusat Keuangan Amerika Serikat di Mana? Ini Penjelasan Lengkapnya

buku
7 Tips Menerapkan Integritas di Dunia Kerja

7 Tips Menerapkan Integritas di Dunia Kerja

buku
Berapa Biaya Kos Mahasiswa di Jepang per Bulan? Ini Rincian Lengkapnya 

Berapa Biaya Kos Mahasiswa di Jepang per Bulan? Ini Rincian Lengkapnya 

buku
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau