Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Memilih Buku Read Aloud untuk Mengembalikan Perhatian Anak Ketika Membaca Buku

Kompas.com, 19 November 2021, 21:53 WIB
Sumber foto : Pixabay
Rujukan artikel ini:
Aku Sudah Besar Sekarang!
Pengarang: PINA IRACE
|
Editor Ratih Widiastuty

“Anak-anak saya mulai sering teralihkan saat membaca atau belajar di depan komputer ….”

Mempertahankan minat baca anak di tengah berjalannya sekolah daring menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua karena banyak anak merasa bosan atau kelelahan akibat kelamaan menatap layar. Baca selengkapnya terkait Waktu Tepat untuk Membaca.

Read aloud dapat menjadi salah satu trik untuk mengembalikan konsentrasi dan perhatian anak, sebab aktivitas ini merangsang partisipasi dan interaksi mereka.

Karakter Buku Read Aloud yang Ideal

Lantas, buku seperti apa yang tepat untuk dijadikan pilihan awal aktivitas read aloud?

Secara garis besar, terdapat tiga unsur penting yang perlu diperhatikan dalam memilih buku read aloud, yaitu:

  • Tema yang Disajikan dalam Cerita

Akan lebih baik memilih buku read aloud yang membahas tentang hal-hal seperti hewan, objek, maupun peristiwa sehari-hari yang sifatnya familiar bagi anak, atau bisa juga memilih yang bertema fantasi.

Pada intinya, buku read aloud yang ideal disampaikan secara jenaka, dan pada saat yang sama mampu menciptakan rasa penasaran serta mendorong adanya percakapan.

  • Ilustrasi pada Buku Read Aloud Bukan Sekadar “Pemanis”

Ilustrasi haruslah memantik ketertarikan anak dan membuat mereka fokus terhadap cerita.

  • Rima, Pilihan Kata, dan Panjang Kalimat

Buku read aloud yang ideal menyampaikan cerita serupa puisi, dengan rima-rima yang menstimulasi otak anak melalui suara.

Kata-kata berima ini akan menarik perhatian para pembaca cilik saat dibaca keras-keras karena terdengar lucu.

Selain rima, buku read aloud umumnya juga menempatkan pengulangan kata-kata pada beberapa kalimat.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Aku Sudah Besar Sekarang karya Pina Irace dapat menjadi salah satu alternatif bacaan read aloud yang tersusun atas teks-teks singkat dengan ilustrasi penuh dan menggemaskan, sehingga fokus anak pun akan terjaga dan tak mudah bosan.

Dari segi cerita, Aku Sudah Besar Sekarang membahas tema yang unik sekaligus masih familiar bagi anak-anak dimana mereka diajak mengenal keadaan diri sendiri lewat ceritanya yang lucu dan imajinatif.

Seluruh ceritanya digambarkan dalam perumpamaan sederhana yang mudah dipahami anak.

Beberapa bagian cerita mengajak anak membayangkan diri mereka ketika besar nanti, seperti bagaimana mereka tumbuh secara fisik, dan apa yang akan terjadi di sekitar mereka seiring dengan pertumbuhan tersebut.

Buku belajar membaca ini juga menceritakan perkembangan yang akan mereka alami secara mental, misalnya, timbulnya berbagai macam emosi, kata-kata, pikiran, dan perasaan.

Aku Sudah Besar Sekarang menyematkan berbagai objek pada cerita, yang sifatnya merangsang rasa penasaran sekaligus kemampuan visual anak.

Ada perahu, balon udara, dan bulan purnama, yang membuat buah hati Anda tak hanya menguasai kemampuan membaca, tapi juga mengenal banyak istilah baru sambil memahami, dan membayangkan wujud-wujud fisiknya.

Dalam buku ini, penggambaran objek-objek tersebut disusun mirip puisi dengan rima yang menggelitik.

Contohnya pada kalimat “Kedua kakiku sudah tambah besar. Sepatuku seukuran perahu, bahkan tujuh lautan ku arungi tanpa gentar.

Terdapat juga repetisi “Aku sudah besar sekarang!” pada setiap halaman, membuat pembaca cilik tidak kehilangan fokus mereka terhadap esensi dari cerita.

Aku Sudah Besar Sekarang dapat dijadikan bahan read aloud bagi anak prasekolah berusia 3-5 tahun, tapi para orangtua juga bisa membacakan buku ini untuk bayi di atas 4 bulan yang indra penglihatnya sudah sempurna.

Tertarik memulai read aloud pertama Anda dan si buah hati? Buku Aku Sudah Besar Sekarang bisa dijadikan pilihan!

Rekomendasi Buku Terkait

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau