10 Rekomendasi Kuliner Malam Semarang yang Wajib Dicoba! 

Lihat Foto
Sumber Gambar: Pexels.com
Kuliner Malam Semarang 
Rujukan artikel ini:
25 Nuansa Soto Khas Indonesia
Pengarang: Tim Boga Gpu
Penulis Vadiyah
|
Editor: Novia Putri Anindhita

Liburan di Kota Semarang rasanya belum lengkap tanpa mencicipi ragam kulinernya.

Beragam pilihan tersedia, mulai dari makanan ringan, hidangan berat, hingga aneka jajanan yang lezat dan menggugah selera.

Bagi kamu yang gemar bepergian, Semarang bisa menjadi destinasi yang tepat untuk menikmati pengalaman wisata kuliner yang tak terlupakan, terutama saat malam hari.

Selain menunya yang beragam, kuliner Semarang juga menawarkan cita rasa khas, yakni manis, gurih, hingga pedas.

Agar tidak semakin penasaran, berikut beberapa rekomendasi kuliner malam di Semarang yang terkenal enak dan layak masuk dalam daftar kunjunganmu.

10 Rekomendasi Kuliner Malam Semarang

1. Nasi Ayam Bu Sami (Simpang Lima)

Nasi Ayam Bu Sami berada di kawasan Simpang Lima dan kerap menjadi incaran para wisatawan.

Meski tempatnya sederhana, warung ini selalu ramai pengunjung.

Seporsi nasi gurih disajikan dengan siraman kuah opor, dilengkapi suwiran ayam dan sayur labu, serta tambahan telur dan aneka sate sebagai pelengkap.

Perpaduan rasa gurih dan manisnya terasa pas, apalagi dinikmati di malam hari.

Untuk jam operasional, Nasi Ayam Bu Sami buka mulai pukul 22.30−05.30 pagi.

Setelah menyantap hidangan di sini, kamu juga bisa berjalan santai mengelilingi Simpang Lima untuk bermain atau sekadar berfoto.

2. Nasi Gandul Pak Memet (Jl. Dr. Cipto)

Meskipun berasal dari Pati, Nasi Gandul Pak Memet juga menjadi salah satu kuliner favorit di Semarang.

Sajian nasi gandulnya memiliki kuah gurih, berpadu sempurna dengan pilihan lauk seperti daging, telur, lidah, hingga jeroan.

Tak ketinggalan, tempe gorengnya yang renyah dan gurih juga menjadi pelengkap yang wajib dicoba.

Bagi kamu yang belum sempat berkunjung ke Pati, Nasi Gandul Pak Memet bisa menjadi alternatif tepat untuk menikmati kelezatan hidangan khas tersebut langsung di Semarang.

3. Gudeg Koyor Mbak Tum (Jl. MT Haryono)

Gudeg koyor Mbak Tum juga sering menjadi jujugan para wisatawan.

Menu utama di sini adalah gudeg dengan koyor (urat sapi) yang dimasak sampai super empuk dan kenyal, serta sambal goreng kreceknya yang pedas.

Rasa gudeg di sini juga cenderung lebih gurih dan tidak terlalu manis.

Porsinya mantap, pas buat kamu yang lagi lapar-laparnya setelah seharian muter kota.

4. Sego Pedes Mami (Jl. Gajahmada)

Buat kamu yang termasuk tim “nggak pedas nggak makan,” Sego Pedes Mami adalah pilihan yang tepat.

Di sini kamu bisa memilih beragam lauk pedas, mulai dari sambal paru, sambal ayam kecombrang, sambal tongkol, oseng kerang, hingga aneka menu lainnya yang menggugah selera.

Cita rasanya yang pedas dan nikmat membuat banyak pengunjung ketagihan untuk kembali lagi.

Selain itu, harganya juga tergolong terjangkau sehingga ramah di kantong.

Berlokasi di pinggir Jalan Gajahmada, suasana makan malam di sini terasa lebih hidup dan seru, cocok untuk tempat berkumpul bersama teman.

Sego Pedes Mami buka mulai pukul 19.00−01.00.

5. Angkringan Pak Gik (Jl. Gajahmada)

Bagi kamu pencinta angkringan, Angkringan Pak Gik bisa menjadi pilihan untuk menikmati suasana santai di malam hari.

Di sini tersedia menu sego kucing yang menjadi favorit, lengkap dengan aneka gorengan seperti pia-pia, mendoan, bakwan, martabak telur, hingga berbagai sate-satean.

Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin makan ringan sambil nongkrong bersama teman.

Suasananya sederhana khas angkringan dengan harga yang terjangkau sehingga ramah di kantong, terutama bagi mahasiswa

Angkringan Pak Gik buka mulai pukul 19.00.

6. Jagung Bakar/Serut Modern (Jl. Gajahmada)

Kalau kamu tidak ingin makan berat tapi ingin ngemil yang hangat, Jagung Bakar/Serut Modern di Jl. Gajahmada bisa jadi pilihan yang tepat.

Tempat ini menyediakan berbagai varian rasa, mulai dari manis, pedas, hingga asin gurih yang bisa disesuaikan dengan selera.

Jika tidak ingin repot menggigit jagung, kamu juga bisa memilih versi serut yang lebih praktis untuk dinikmati.

Selain jagung bakar, tersedia pula menu lain seperti roti bakar dan pisang bakar yang tak kalah enak.

Tempat ini cocok untuk dinikmati bersama teman maupun keluarga sambil bersantai di malam hari.

7. Es Puter Conglik (Jl. KH. Ahmad Dahlan)

Sebagai penutup kuliner malammu, Es Puter Conglik wajib masuk dalam daftar kunjungan.

Nama “Conglik” sendiri merupakan singkatan dari Kacung Cilik, dan hingga kini cita rasanya tetap otentik seperti dulu.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Tekstur es puternya sedikit kasar namun tetap lembut saat disantap, dengan rasa kelapa yang khas.

Pilihan rasanya pun beragam, mulai dari kopyor, durian, alpukat, hingga cokelat, lengkap dengan topping mutiara dan roti.

Menikmati es puter di tengah udara Semarang yang panas memberikan sensasi segar yang menyenangkan.

8. Tahu Gimbal Pak Edy (Taman KB-Pandanaran)

Tahu Gimbal Pak Edy sudah sangat ikonik di Kota Semarang, apalagi dengan banyaknya penjual bernama “Edy” di satu kawasan tersebut.

Satu porsi tahu gimbal berisi tahu goreng, lontong, kol, tauge, udang gimbal, dan telur, yang disiram dengan saus kacang petis yang kental dan gurih.

Yang membuat tahu gimbal digemari hingga sekarang adalah keseimbangan rasanya.

Perpaduan manis, gurih, dan sedikit asin dari petis terasa pas tanpa saling mendominasi.

Jika kamu penasaran, kamu bisa mencobanya sebagai salah satu menu kuliner malam khas Semarang yang wajib dicicipi.

9. Bubur Ayam dan Misoa Ayam Mas Andi (Jl. Pemuda)

Kuliner yang satu ini sedang menjadi favorit para warga Semarang.

Buburnya tipikal rasa gurih disiram kuah manis dengan topping telur, suwiran ayam, potongan cakwe, serta tambahan emping dan kerupuk yang menambah tekstur renyah.

Tak ketinggalan, aneka sate-satean juga tersedia sebagai pelengkapnya.

Selain bubur, tersedia juga menu misoa yang tak kalah enak untuk dicoba.

Namun, kamu perlu bersabar karena tempat ini biasanya ramai pengunjung.

Bubur ayam dan misoa ayam Mas Andi buka mulai pukul 21.00−02.00.

Kuliner Populer di Semarang

1. Soto Bokoran (Jl. Plampitan)

Soto Bokoran termasuk salah satu soto legendaris di Semarang yang kerap menjadi incaran para wisatawan.

Sajian soto ayamnya dikenal dengan kuah bening khas Semarang yang gurih dan segar.

Untuk pelengkap, tersedia berbagai menu pendamping seperti tempe goreng, perkedel, hingga aneka sate-satean.

Karena ramai pengunjung, kamu bisa datang awal untuk mendapatkan tempat.

2. Penyetan Pakne Heksa

Penyetan Pakne Heksa menjadi salah satu penyetan yang cukup populer di Semarang.

Menyediakan beragam menu penyetan, baik goreng maupun bakar, mulai dari ayam, bebek, udang, gurami, bawal, hingga pilihan lainnya seperti tempe dan tahu.

Salah satu menu favorit di sini adalah udang gorengnya.

Penyetan Pakne Heksa berlokasi di Jalan Sidorejo dan Taman Kuliner Ventura.

3. Nasi Goreng Babat Pak Karmin

Nasi goreng babat adalah ikon kuliner Semarang.

Babatnya empuk, tidak bau, dan dipotong cukup besar.

Nasi gorengnya dimasak dengan wajan besar hingga beraroma asap, dengan bumbu sederhana tapi nendang.

Tempat ini biasanya mulai buka sore hari dan sering ramai menjelang malam.

Cocok buat kamu yang ingin makan malam berat dan benar-benar kenyang.

Itu dia sepuluh rekomendasi kuliner malam di Semarang yang wajib masuk daftar pilihan wisata kulinermu.

Setelah kulineran, rasanya kurang seru jika kita tidak mencoba memasaknya sendiri di rumah.

Salah satu yang bisa kamu coba adalah olahan soto yang dikenal praktis dan kaya rasa.

Oleh karena itu, buku 25 Nuansa Soto Khas Indonesia bisa menjadi referensi yang tepat.

Buku ini berisi 25 resep autentik soto dan sop dengan cita rasa khas dari berbagai penjuru Indonesia.

Mulai dari soto berbahan ayam, daging sapi, kambing, hingga ikan, dengan pilihan kuah ringan sampai berbumbu pekat.

Kamu juga bisa menemukan beragam resep populer seperti Soto Lamongan, Soto Betawi, Soto Medan, hingga Soto Padang.

Resep yang dibagikan juga mudah dipahami dan dipraktikkan di rumah, dilengkapi dengan foto-foto yang menambah visual dalam buku tersebut.

Buku ini sangat cocok untuk semua kalangan yang ingin memasak soto dari dapur sendiri.

Buku 25 Nuansa Soto Khas Indonesia tersedia di Gramedia.com.

TAG:

Terkini
Lihat Semua
Jelajahi