Yuk, Simak Kiat Dalam Menulis Kata Pengantar yang Baik dan Benar!

Lihat Foto
Sumber: sevima.com
Kiat membuat kata pengantar
Rujukan artikel ini:
Cara Mudah Menulis Karya Ilmiah
Pengarang: Natanael, M.Pd
|
Editor: Rahmad

Apakah kamu pernah atau bahkan sedang mengalami kesulitan ketika menuliskan kata pengantar untuk makalah, skripsi, atau laporan ilmiah?

Kata pengantar adalah bagian yang penting pada sebuah karya tulis, karena dengan kata pengantar, seorang penulis bisa menguraikan sebuah ungkapan rasa syukurnya. Selain itu juga, penulis bisa sekaligus memberi ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah membantu dalam menyelesaikan karya tersebut.

Ada juga beberapa orang yang masih bingung dalam membedakan contoh kata pengantar dengan pendahuluan. Padahal, contoh kata pengantar sangatlah berbeda dengan pendahuluan. Pada kata pengantar, berisikan sebuah ucapan rasa syukur dan terima kasih penulis. Sedangkan pendahuluan berisikan bagian yang menjelaskan latar belakang dari topik yang dibahas dalam karya tulis.

Definisi Kata Pengantar

Kata pengantar merupakan halaman atau bagian yang ada pada sebuah karya ilmiah atau yang biasanya berisikan sebuah ucapan rasa syukur dan terima kasih dar penulis. Biasanya, kata pengantar diletakkan di awal makalah.

Contoh kata pengantar ditulis pada bagian awal agar pembaca dapat mengetahui bahwa dalam menyelesaikan karya ilmiah tersebut, penulis sudah melalui banyak hal dan dibantu oleh banyak pihak.

Cara Membuat Kata Pengantar

Setelah kamu mengetahui apa itu kata pengantar, serta fungsinya, maka saatnya kamu bisa membuat contoh kata pengantar yang sesuai dengan kebutuhan dari karya tulis yang kamu buat.

Dalam membuat contoh kata pengantar yang baik dan benar, kamu perlu memperhatikan beberapa poin penting yang wajib kamu tulis serta menghindari adanya kesalahan saat menulis kata pengantar.

Berikut adalah poin wajib yang harus ada di dalam kata pengantar yang kamu buat:

  1. Terdapat ucapan rasa syukur yang ditunjukkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Menjelaskan mengenai tugas dari karya ilmiah yang kamu buat, apakah itu skripsi, karya ilmiah, laporan ilmiah, proposal, atau lain sebagainya.
  3. Menjelaskan pelaksanaan dalam penulisan karya ilmiah yang dibuat.
  4. Menjelaskan adanya bantuan atau arahan yang didapatkan dari beberapa pihak lain.
  5. Memberikan ucapan terima kasih kepada para pihak yang sudah turut membantu serta berperan aktif dalam penulisan karya ilmiah yang kamu buat.
  6. Menyebutkan nama kota, tanggal, bulan, serta tahun, dan juga nama lengkap yang sudah kamu beri tanda tangan pada akhir dari kata pengantar.
  7. Memberikan harapan untuk kelanjutan dari karya ilmiah yang kamu buat.
  8. Menampilkan juga manfaat dari karya ilmiah yang kamu buat serta tidak lupa memberikan ruang kepada para pembaca untuk bisa memberi kritik maupun saran terhadap karya yang dibuat.

Hal yang Tidak Perlu Ada Pada Kata Pengantar

Apakah kamu pernah membaca contoh kata pengantar dengan penulisan yang kurang tepat? Pasalnya, masih ada juga yang menuliskan kata pengantar pada sebuah karya ilmiah dengan memasukkan hal yang tidak perlu.

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium

Hal tersebut pastinya hanya membuat kata pengantar menjadi kehilangan fungsinya. Padahal, adanya kata pengantar ini bisa membantu para pembaca untuk mengetahui konten karya ilmiah sebelum mereka membacanya lebih lanjut.

Untuk itu, terdapat beberapa hal yang tidak perlu kamu tuliskan dalam membuat contoh kata pengantar.

1. Jangan menulis terlalu panjang

Apa kamu pernah membaca contoh kata pengantar yang terlalu panjang? Sebetulnya kata pengantar itu usahakan untuk tidak lebih dari dua halaman, karena kata pengantar hanyalah pintu pembuka bagi para pembaca untuk bisa memahami isi dari karya ilmiah kamu. Jadi, jangan membuat pembaca berlama-lama dalam membaca kata pengantar kamu.

2. Jangan memasukkan ucapan terima kasih kepada banyak orang

Di beberapa contoh kata pengantar, biasanya penulis suatu karya ilmiah memasukkan hampir semua orang yang ia kenal. Padahal, itu tidak perlu untuk dilakukan. Cukup kepada orang yang benar-benar membantu membuat karya ilmiah kamu saja.

3. Jangan melupakan bahasa formal.

Ada kalanya saat menulis kata pengantar, seseorang menuliskannya dengan gaya yang non formal. Hal itu boleh saja, tetapi ada baiknya tidak melupakan untuk menggunakan bahasa yang formal saja.

Itulah beberapa kiat dalam menuliskan kata pengantar pada karya ilmiah yang kamu buat. Jika kamu masih kebingungan dalam membuatnya, maka kamu bisa membaca buku panduan dalam menulis karya ilmiah, seperti buku Cara Mudah Menulis Karya Ilmiah.

Buku ini berisikan tentang sebuah Langkah praktis dalam menulis karya ilmiah seperti skripsi, makalah, maupun artikel. Buku ini juga mengupas tentang bagaimana menuliskan latar belakang, metode penelitian, pengaturan daftar pustaka, serta contoh kata pengantar.

Buku Cara Mudah Menulis Karya Ilmiah ini sangat cocok untuk kamu jadikan sebagai panduan dalam menulis karya ilmiah. Kamu bisa langsung membelinya melalui https://www.gramedia.com/

Selain itu, ada gratis voucher diskon yang bisa kamu gunakan tanpa minimal pembelian. Yuk, beli buku di atas dengan lebih hemat! Langsung klik di sini untuk ambil vouchernya.

TAG:

Terkini
Lihat Semua
Jelajahi