Bernarda Meteray

Bernarda Meteray


Bernarda Meteray asal Kei, Maluku Tenggara lahir di Kokonao Kabupaten Fak-Fak, 26 Oktober 1961. Menyelesaikan pendidikan sejarah pada program studi Pendidikan Sejarah di UNS tahun 1987. Mengikuti program pascasarjana S-2 Universitas Victoria, Melbourne dengan beasiswa Aus-AID pada 1993 dan menjadi mahasiswa S-2 leading ke S-3 di Universitas Indonesia pada 2007. Tahun 2011 meraih gelar doktor di bidang Ilmu Sejarah dengan disertasi yang berjudul: Penyemaian Dua Nasionalisme; Papua dan Indonesia di Nederlands Nieuw Guinea pada masa Pemerintahan Belanda 1925-1962. Pernah mengikuti beberapa seminar antara lain: ENCOMPASS Conference tentang Modernization, Performance and Meaning of State and Authority in the era of Decolonization di Medan 6-8 Januari 2009, Indonesia Towards 2025: Geopolitical and Security Challenges Focus on Economy, Natural Resources and Energy Aspects di Jakarta 17-18 Maret 2010 dan menjadi pembicara pada Dialog Kebudayaan di Makassar tanggal 16-18 Desember 2011.

Saat ini menjadi staf pengajar FKIP Universitas Cenderawasih dan mengajar pada program studi PKN S-1 dan program S-1 Sejarah. Terlibat dalam pendirian program pascasarjana S-2 PKN. Beberapa kajian yang di hasilkan antara lain: Papua dalam Kebijakan Pemerintah Kolonial Belanda (1946-1961), Keterlibatan Elit Papua dalam Memperjuangkan Status Papua (1949-1961), Dampak Nieuw Guinea Raad (Dewan Nieuw Guinea) 1961 terhadap Pembentukan Majelis Rakyat Papua (MRP) 2001 dan Mengkaji kembali Keindonesiaan di antara Kepapuaan di Papua. Menikah dengan Paul Reyaan dan dikaruniai seorang anak, Samuel Benediktus Antonius Reyaan. Alamat e-mail : bercimeterai@yahoo.co.id.

KOMENTAR

Ferry Lase

ferry.lase@gmail.com - 02-03-2016 09:45:10

Seorang wanita yg luar biasa...

Report abuse

Leave message
Your rating:



 
 Security code